Delapan Saksi Bongkar Dugaan Ade Yasin Beri Fasilitas ke Auditor BPK

ade yasin kpk realease
Ade Yasin mengenakan rompi orange, saat Ketua KPK, Firli Bahuri, yang didampingi Plt Jubir KPK, Ali Fikri memberikan keterangan pers, terkait operasi tangkap tangan, Bupati Bogor Cs dan pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat. (Foto: Deddy Blue/BogorZone)

BogorZone.com – Sebanyak delapan saksi yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‘bernyanyi’ membongkar dugaan Bupati Bogor non aktif Ade Yasin memberikan fasilitas ke oknum auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

“Dikonfirmasi lebih lanjut mengenai dugaan adanya arahan tersangka AY (Ade Yasin) untuk membantu para auditor BPK dalam proses audit keuangan di beberapa SKPD Pemkab Bogor diantaranya dengan memberikan fasilitas dan sejumlah uang,” kata Pelaksana tugas Juru bicara (Plt Jubir) KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 21 Juni 2022.

Bacaan Lainnya

Ke delapan saksi yang diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 20 Juni 2022 itu adalah:

  1. Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Teuku Mulya.
  2. Sekretaris BPKAD Pemkab Bogor, Andri Hadian.
  3. Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi.
  4. PNS, Wiwin Yeti Haryati.
  5. Sub Koordinator Pelaporan Dinas BPKAD Kabupaten Bogor, Hanny Lesmanawaty.
  6. Kasubbag Penatausahaan Keuangan Setda Kabupaten Bogor, Ruli Fathurahman.
  7. Staf di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kiki Rizki Fauzi.
  8. Ajudan Bupati Bogor, Anisa Rizky Septiani alias Ica.

Meski Ali enggan merinci fasilitas dan total uang yang diberikan Ade Yasin kepada auditor BPK. Namun, keterangan ini diyakini menguatkan tudingan penyidik terhadap para tersangka dalam kasus ini.

Pemeriksa Madya BPK Dipanggil KPK

Lebih lanjut, untuk menguatkan tudingan untuk para tersangka kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2021, yang melilit Ade Yasin, Selasa, 21 Juni 2022, KPK telah memanggil Pemeriksaan Madya BPK, Dessy Amalia, untuk menjalani pemeriksaan di kantor Lembaga Anti Rasuah.

“KPK berharap Dessy hadir. Keterangan dia dibutuhkan penyidik untuk menguatkan tudingan kepada para tersangka dalam perkara ini,” ungkap Ali.

Auditor BPK Main Kotor

Sementara itu, sebelumnya juga terbongkar terkait auditor BPK Perwakilan Jawa Barat, yang main kotor, pilih-pilih data setelah menerima suap yang diduga dari Ade Yasin.

“Hasil pemeriksaan audit oleh tersangka ATM (pegawai BPK perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah) dan kawan-kawan hanya menggunakan data-data tertentu saja sehingga nantinya hasil laporan audit yang dibuat tersangka ATM bersama tim menjadi tidak ada temuan,” ungkap Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 15 Juni 2022.

Pos terkait