Waduh….Kasus Ade Yasin Intai Wabup dan Kadis PUPR Kab. Bogor

ade kpk
Bupati Bogor non aktif, Ade Yasin tersangka kasus dugaan suap jual beli WTP, usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa 10 Mei 2022. (Foto: Deddy Blue/BogorZone)

BogorZone.com – Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, yang kini menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor tak menutup kemungkinan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap Bupati Bogor non aktif, Ade Yasin.

Selain itu, KPK didesak memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis. PUPR) Kabupaten Bogor R. Soebiantoro.

Bacaan Lainnya

Untuk kedua kalinya, masyarakat Kabupaten Bogor kehilangan kepala daerahnya karena diciduk KPK, akibat jeratan suap yang diungkap KPK.

Kebetulan kedua Bupati Bogor yang digiring ke Gedung Merah Putih KPK, di Jakarta dalam rentang waktu berbeda itu adalah abang-adik, Rachmat Yasin dan Ade Yasin.

Rachmat Yasin, Bupati Bogor dua periode, 2008–2013, lalu kembali terpilih untuk periode 2013–2014 dan Ade Yasin, Bupati Bogor periode 2018-2023.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim penindakan KPK sejak 26-27 April 2022 di kawasan Bogor dan Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 12 orang ditangkap termasuk barang bukti berupa uang sebesar Rp 1,024 miliar berhasil diamankan Tim KPK. Saat OTT tersebut, termasuk Bupati Bogor, Ade Yasin yang diciduk KPK di rumah dinas Bupati Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Lantaran terjerat kasus dugaan proyek jalan Kandang Roda-Pakan Sari, terkait suap sekitar 1,9 miliar kepada anggota tim audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat untuk pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021 agar mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

Akibatnya gara-gara proyek jalan dan jual beli WTP tersebut, kini KPK mengintai Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, yang kini juga menjabat sebagai Plt Bupati Bogor. Selain itu, KPK juga didesak Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GEMPAR), untuk memanggil dan memeriksa Kadis. PUPR Kab. Bogor, R. Soebiantoro.

Penyidikan Perdana

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyebutkan, Tim Penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan perdana terhadap para tersangka pemberi suap, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa 10 Mei 2022.

Pos terkait