Ikuti Sang Abang, Ade Yasin Bupati Bogor Ke 2 yang Diciduk KPK

KPK
Ketua KPK, Firli Bahuri (Tengah) didampingi Ketua BPK, Isma Yatun (Kiri) dan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri (Kanan) saat memperlihatkan barang bukti hasil OTT Bupati Bogor, Ade Yasin dkk dan oknum BPK Perwakilan Jawa Barat. (Foto: Deddy Blue/BogorZone)

BogorZone.com – Bupati Bogor Ade Yasin mengikuti langkah sang abang, Rachmat Yasin, yang juga mantan Bupati Bogor dua periode.

Selain sama-sama menjabat sebagai kepala daerah Kabupaten Bogor, abang adik anak dari almarhum H.M. Yasin salah satu tokoh yang membidani kelahiran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten Bogor ini, keduanya juga sama-sama menduduki kursi Ketua PPP di Kab. Bogor mau pun Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Akhirnya kedua politisi PPP itu sama-sama diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan kasus yang sama, yakni kasus pidana dugaan korupsi dan suap.

Rekam Jejak RY

Rachmat Yasin, abang dari Ade Yasin itu adalah seorang politisi dari PPP. Pria kelahiran Bogor, 4 November 1963 yang sering disebut RY itu, sebelum menduduki jabatan Bupati Bogor dua periode, juga sempat menduduki kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor periode 2004-2009.

Selain itu, RY juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor periode 2006-2011.

Kemudian, saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor 2008, Rachmat Yasin maju berpasangan dengan Karyawan Fathurachman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Sehingga, pasangan itu terpilih menjadi Bupati Bogor dan Wakil Bupati untuk periode 2008-2013, yang merupakan periode pertama bagi RY.

Lalu, pada 2011, RY juga terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Jawa Barat periode 2011-2016.

Kemudian memasuki Pilkada periode berikutnya, abang dari Ade Yasin itu kembali manggung dengan berpasangan bersama Nurhayanti, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. Sehingga, pasangan Bupati Rachmat Yasin dan Wakil Bupati Nurhayanti berhasil memenangkan pesta demokrasi Kab. Bogor 2013, untuk periode 2013-2018.

Namun, Rachmat Yasin gagal merampungkan kekuasaannya sebab dicokok KPK karena tersandung kasus korupsi sebesar Rp 4,5 miliar pada 2014 silam. Sehingga, posisi Bupati Bogor dilanjutkan Nurhayanti yang resmi dilantik menjadi Bupati Bogor defenitif oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, tanggal 16 Maret 2015.

RY Diciduk KPK

RY
Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin. (Foto: Dok. Deddy Blue)

KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 7 Mei 2014 silam berhasil menciduk Rachmat Yasin yang lebih dikenal dengan sebutan RY, di rumah pribadinya, di Jalan Wijaya Kusuma No. 103, Kompleks Taman Yasmin, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Pos terkait