Ongkos Haji Tahun 2022 Rp39,8 Juta Disepakati Pemerintah dan DPR RI

jamaah haji
Ilustrasi: Jamaah haji di depan Ka'bah, yang selama ini menjadi patokan kiblat umat Islam dalam melaksanakan shalat. (Foto: Deddy Blue/BogorZone)

BogorZone.com – Ongkos ibadah haji tahun 1443H/2022M, telah ditetapkan Pemerintah bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebesar Rp39,8 juta untuk satu calon jamaah.

Penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) itu disepakati dalam Rapat Kerja antara Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Komisi VIII DPR di Kompleks MPR/DPR, Senayan Jakarta, Rabu, April 2022 malam.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya naskah kesepakatan BPIH 1443H/2022M itu ditanda tangani kedua belah pihak.

“Tidak ada selisih pendapat antara pemerintah dan DPR dalam hal ini Komisi VIII. Maka dengan begitu dapat kami simpulkan tidak ada yang perlu kita perselisihkan lagi, tidak perlu lagi kita perdebatkan, kita pertanyakan, karena antara Komisi VIII dan pemerintah sudah sepakat,” tegas Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto.

Menurut Yandri, penetapan biaya tersebut menggunakan asumsi kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M yang dijadikan dasar pembahasan BPIH adalah sebanyak 110.500 jamaah atau sebanyak 50 persen dari kuota haji tahun 2019. Dengan rincian, kuota untuk jamaah haji reguler sebanyak 101.660 dan haji khusus sebanyak 8.840 orang.

Pelayanan Ditingkatkan

Para calon jamaah haji nantinya akan tinggal selama 41 hari di Arab Saudi. Mereka akan mendapat pelayanan yang berbeda, yaitu peningkatan pelayanan volume makan jamaah haji di Mekkah dan Madinah, dari dua kali per hari menjadi tiga kali per hari.

“Pelayanan haji kita terus tingkatkan, begitu juga pelayanan di Arafah dan Mina dan diharapkan secara konsisten,” jelasnya.

Pos terkait