Connect with us

KOTA BOGOR

Wali Kota Bogor Uji Kinerja Kasatpol PP soal Adamar

Published

on

Wali Kota Bogor Bima Arya menguji kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor dalam menangani persoalan restoran Adamar Asian Bistro.

Bogorzone.com, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya menguji kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor dalam menangani persoalan restoran Adamar Asian Bistro yang diubah menjadi Tempat Hiburan Malam (THM) saat malam hari. Bima Arya juga sudah menerima surat aduan warga perihal Adamar yang menganggu ketertiban umum.

“Saya sudah terima banyak keluhan perihal Adamar, sudah diperintahkan Satpol PP Kota Bogor turun ke Adamar Asian Bistro. Nanti saya juga akan turun ke situ, kalau ada pelanggaran pasti kami akan berikan peringatan keras,” kata Bima kepada wartawan di gedung Balai Kota Bogor.

Bima menegaskan, walaupun Adamar sudah memiliki izin, tetapi izin bisa dibatalkan jika terjadi pelanggaran dalam pelaksanaannya dilapangan.

“Izin itu bisa dibatalkan dan dicabut kalau melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor. Apalagi kalau melanggar ketertiban umum, ada minuman keras (miras) dan disk jockey (DJ) akan kami tertibkan,” tegasnya.

Bima mengaku, kalau Satpol PP Kota Bogor bisa terjun dan menindaknya dengan tegas, dirinya tidak perlu menggeruduk Adamar untuk langsung menindak tegas. Dalam hal membantu Satpol PP Camat Bogor Timur dan lurah setempat diperintahkan menangani persoalan ini.

“Tidak harus selalu saya turun, kalau bisa diselesaikan cukup camat dan lurah lah. Perihal surat aduan sudah diterima oleh saya, makanya saya perintahkan,” pungkas Bima. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KOTA BOGOR

Bima Arya Hadiri Milad BBRP ke-7

Published

on

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menghadiri Milangkala atau Milad Barisan Benteng Bogor Raya Pajajaran (BBRP) ke-7 di Komplek GOR Pajajaran, Minggu (28/10/2018).

Bogorzone.com, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menghadiri Milangkala atau Milad Barisan Benteng Bogor Raya Pajajaran (BBRP) ke-7 di Komplek GOR Pajajaran, Minggu (28/10/2018). Dalam acara yang bertema “Gelora Sumpah Pemuda” yang dihadiri sekitar 20 ribu orang ini, Bima berterimakasih kepada BBRP yang telah ikut bekerjasama menciptakan Bogor yang guyub, sejuk, dan kondusif.

“Kepada pimpinan dan seluruh simpatisan kami mengucapkan selamat. Semoga BBRP semakin jaya, semakin guyub, eksis, mewarnai Bogor dan yang paling penting semakin sejahtera,” kata Bima.

Bima juga mengucapkan terima kasih karena selama ini BBRP bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merapatkan barisan, bahu membahu dan bersanding menjaga Kota Bogor tetap aman dan kondusif. “Meskipun ada Pilkada, Pileg dan Pilpres, selama BBRP guyub selama itulah Bogor tetap bersatu,” tegasnya.

Bima mengajak semua pengurus dan anggota BBRP untuk bergandeng tangan dengan Pemkot Bogor agar Bogor tetap guyub. “Apapun pilihannya, bagaimanapun dinamikanya, kalau kita semua tetap menjalin silaturahmi tidak ada yang tidak bisa di kota tercinta ini,” katanya.

Ke depan, kata Bima, perjalanan masih panjang. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Warga Kota Bogor harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Jangan sampai yang sejahtera, maju dan yang menikmati bukan tuan rumah. “Mari kita jemput peluang dan harapan di Kota Bogor,” ajak Bima.

Pada akhir sambutannya Bima juga tidak lupa meminta saran, masukan dan nasehat serta kritik dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan.

Muhammad Hafizh Siregar atau biasa disapa Ki Wulung Tunggal selaku panitia penyelenggara, menambahkan, dengan tema Gelora Sumpah Pemuda Balad Pajajaran ini bisa menebarkan energi positif. “Intinya lebih baik ke depannya, ini merupakan puncak acara perayaan milangkala BBRP ke-7 sekitar 20 ribu balad ikut memeriahkan acara ini mulai dari Sukabumi, Kabupaten/Kota Bogor,” pungkasnya. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Jogging Track Sempur Rampung, Resmi Dibuka untuk Umum

Published

on

Jogging Track Sempur Resmi Dibuka untuk Umum.

Bogorzone.com, Bogor – Pembangunan Jogging Track di kawasan Sempur, Kota Bogor, telah rampung. Pada Sabtu (27/10/2018) resmi dibuka untuk umum oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Fasilitas umum ini merupakan persembahan Pemkot Bogor agar warga lebih rajin berolahraga dan semakin mesra dengan keluarga.

“Saya titip agar dirawat baik-baik. Jangan buang sampah sembarangan, semuanya harus tertib dan beretika agar maslahat untuk semua. Jogging track ini kita rawat sama-sama,” kata Bima.

Lapangan Sempur khususnya jogging track, katanya, tidak hanya digunakan untuk berlari. Tapi boleh untuk yang lain, misalnya hanya sekadar berjalan. Tapi tetap prioritas untuk yang pelari.

“jogging track ini untuk lari, untuk olahraga. Insya Allah semua fasilitasnya kami rawat dan akan ditambah. Kita doakan semoga Kota Bogor akan memiliki tempat olahraga di setiap kecamatan nantinya,” ucapnya.

Peresmian jogging track yang diisi dengan kegiatan senam bersama dan lari bersama Wali Kota Bogor ini juga dihadiri, para unsur pimpinan Muspida, Camat, Lurah dan Kompetisi King of Sempur. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Kejari Diminta Berani dan Tegas soal Proyek R3 yang Diduga Banyak Penyimpangan

Published

on

Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor lebih berani dan bertindak tegas mengusut proyek R3.

Bogorzone.com, Bogor – Sejumlah pihak menyoroti tajam dugaan ketidakmatangan rencana pembangunan penataan Kota Bogor. Salah satunya soal proyek Jalan Regional Ring Road (R3). Karenanya, Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor lebih berani dan bertindak tegas mengusut proyek R3.

Dalam rilisnya, LPKP menyebut bahwa ada bidang tanah yang terkena jalan R3 yang diidentifikasikan merupakan tanah eks PT Graha Pakuan Permai (GPP) yang sudah diserahkan kepada PT Bank Aspac. Bidang bidang tanah tersebut belum bersertifikat. Direktur Pengelola Kekayaan Negara dan Sistem Informasi hanya menguasai dokumen berupa akta penyerahaan dan pemindahan hak dari PT GPP kepada Bank Aspac No. 79 tanggal 18 Desember 1998 dan Nomor 87 tanggal 18 Desember 1998.

“Sesuai dokumen-dokumen yang kami miliki, diketahui bahwa tanah yang telah dilepaskan haknya oleh PT GPP kepada Bank Aspac seluas 26.626 meter persegi terdiri dari 20 Surat Pernyataan Pelepasan Hak (SPPH) dan seluas 11.615 m2 yang terdiri dari 6 SPPH dan aset negara saat ini kena jalan R3 terdiri dari 9 SPPH. Kemudian yang menjadi janggal dan aneh bermula dari surat revisi permohonan P2T No.283/P2T/III/2013 tanggal 19 Desember 2013, yang semula akan dibebaskan seluas 15.807 m2 menjadi seluas 15.847 m2. yang terdiri 8.195 m2 untuk jalan R3 dan 7.652 m2 untuk Kantor Kelurahan dan Gedung Puskesmas dan jalur hijau,” beber Dorektur LPKP, Rahmat Syamsul Anwar.

Tetapi, sambung Rahmat, dalam Surat Direktur Pengelola Kekayaan Negara dan Sistem Informasi, Indra Surya, kepada Sekretaris Daerah Kota Bogor bahwa lahan negara yang kena jalan R3 hanya seluas 15.080 M. Berarti ada kelebihan luas tanah sebesar 767 m2.

“Jadi dari penjelasan di atas, kami dari LPKP menemukan adanya kelebihan dalam pembebasan tanah yang dimiliki oleh Ditjen PKNSI. maka untuk itu, LPKP meminta kepada Kejari Kota Bogor untuk segera turun dan memyidik amburadulnya pengadaan lahan jalan untuk R3. Kejari harus segera memanggil tim P2T seperti Ade Sarip Hidayat, Andi Tentri Abeng (Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor), drh Herlien Kresnaningrum (Kepala Dinas Pertanian), Dody Ahdiat (Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkot Bogor), Indra M Rusli (Kepala DCKTR), Rakhmawati (Camat Botim) dan Ida Priatna (Kabag Hukum). Jadi kami meminta Kejari selain memanggil nama nama di atas tersebut juga harus berani dan tegas,” tandasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
October 2018
M T W T F S S
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Trending