Connect with us

KABUPATEN BOGOR

Nike Stop Produksi Dibantah Kemenperin dan API, Ketum SPM : Jangan Ngomong Kalau Gak Punya Data!

Published

on

Ribuan buruh pabrik sepatu Nike di kawasan Jabodetabek terancam terkena PHK masal dan termiskinkan lantaran beberapa pabrik Nike bakal stop produksi.

Bogorzone.com, Bogor – Ribuan buruh pabrik sepatu Nike di kawasan Jabodetabek terancam terkena PHK masal dan termiskinkan lantaran beberapa pabrik Nike bakal stop produksi. Namun, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) membantah kabar tersebut.

Bantahan mereka itu pun direspons tegas Ketua Umum DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN) Iwan Kusmawan. Iwan mengungkapkan, per 12 Oktober 2018 PT Kahoindah Citragarment 2 Bekasi, Jawa Barat, sebagai salah satu pabrik Nike tutup produksi. Alasan yang dikemukan manajemen bahwa Nike mencabut ordernya. Mesin-mesin dipindahkan bertahap ke PT Kahoindah Citragarment Cakung, Jakarta. Para buruh ditawari pindah ke lokasi yang sama.

“Masalahnya, pertama, di Kaho Cakung, produksi sudah berjalan. Berarti sudah ada buruh di sana. Kedua, ternyata buruh yang tidak bersedia pindah malah dipaksa atau dikondisikan untuk mengundurkan diri. Ini masalahnya. Berarti PT Kaho 2 tidak memiliki itikad baik,” tegas Iwan Kusmawan.

Iwan menjelaskan, bahwa rata-rata buruh di PT Kaho 2 sudah bekerja lebih dari 20 tahun. Order Nike mulai masuk pada 2006. “Berarti para buruh ini sudah memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan maupun Nike. Kenapa mereka sekarang lepas tanggung jawab,” gugat Iwan.

PT Kaho 2 adalah satu dari 18 perusahaan pemasok Nike apparel. Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat. “Dari 18 pabrik itu ada empat basis SPN. Kami sudah menginvetigasi bahwa Nike memang akan mencabut ordernya. Di PT Kukdong Bekasi dan PT Dong A Decal, sudah ada informasi bahwa Nike akan mencabut ordernya,” tambah Iwan.

Dalam keterangan resminya, sejak dua tahun lalu Nike Indonesia sudah menyampaikan rencana pencabutan ordernya. “Artinya, BWI ILO, sebagai salah satu auditor buyer tahu hal ini. Pemerintah pun tahu rencana Nike. Tapi mereka diam dan pura-pura tidak tahu,” tegas Iwan.

Iwan menandaskan bahwa pencabutan order Nike akan berdampak buruk bagi buruh dan keluarganya. “Dari empat pabrik basis SPN, lebih dari 8.000 ribu buruh terancam kehilangan pekerjaan. Kalau satu buruh menanggung dua keluarga berarti 24.000 keluarga buruh akan termiskinkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kemenperin dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) membantah mengenai pencabutan order Nike dari Indonesia. Sementara pihak Nike berkelit mereka akan mencabut ordernya, tapi sekadar memotong rantai produksi.

Menurut Iwan Kusmawan, pemerintah maupun asosiasi pengusaha perlu melakukan langkah-langkah strategis. “Menurut kami, harus ada upaya melakukan verifikasi ke lapangan. Terus pemerintah akan berbuat apa untuk melindungi pekerja,” tukasnya.

Menurut Iwan investigasinya dapat dipertanggungjawabkan karena menerima informasi langsung dari pekerja. “Jangan asal bicara tanpa data. Ini soal pekerjaan. Soal hidup dan mati keluarga pekerja. Kami punya banyak saksi dan korban,” tantang Iwan.

Dalam waktu dekat, SPN akan melakukan protes dan unjuk rasa serentak. “Kami akan segera melakukan aksi unjuk rasa dan menggalang solidaritas dalam negeri dan internasional. Kami akan menuntut tanggung jawab pemerintah, asosiasi pertekstilan dan Nike,” pungkas Iwan. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Desa Pandansari Masih Dipimpin Rusli Maksum

Published

on

Rusli Maksum Kembali Pimpin Pandansari.

Bogorzone.com, Bogor – Masyarakat Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, masyoritas masih percaya akan kepemimpinan Rusli Maksum. Hasil perhitungan suara dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Minggu (28/10/2018), Rusli Maksum yang merupakan Calon Kades incumbent tetap unggul.

Rusli Maksum dengan nomor urut 2 mendapatkan suara terbanyak 1.541. Rusli unggul telak dari empat calon lainnya.

Euforia kemenangan tim sukses dan pendukung Rusli Maksum pun tak terbendung saat mengetahui jagoannya unggul. Mereka langsung konvoi mengeruduk kediaman Rusli Maksum.

Ketua Tim Sukses Rusli Maksum, Amir, mengatakan, pemungutan suara berjalan sangat kondusif dan warga sangat antusias dalam melaksanakan Pilkades. “Hal ini terlihat dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), 70 persen datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena jauh sebelumnya panitia selalu mensosialisasikan melalui RT/RW di wilayah masing-masing. Sementara yang tidak sempat datang ke TPS 30% warga mungkin bisa saja yang sedang punya kegiatan kerja di luar daerah,” ungkapnya.

Sementara Rusli Maksum mengungkapkan, keunggulan dirinya berkat kerja sama yang sangat solid dari seluruh tim tanpa terkecuali. “Tentu saja ini merupakan kepercayaan dari masyarakat yang sangat besar. Ke depannya selaku pengemban amanah, demi kemajuan Pandansari saya akan terus meningkatkan pembangunan sesuai aturan yang berlaku dengan skala prioritas,” pungkasnya. (wan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Pilkades di Kawasan Puncak Mayoritas Masih Diungguli Incumbent

Published

on

Pilkades di Kawasan Puncak Mayoritas Masih Diungguli Incumbent.

Bogorzone.com, Megamendung – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah selatan Kabupaten Bogor sukses dilaksanakan di sejumlah desa pada Minggu (28/10/2018). Di wilayah selatan yang menggelar Pilkades serentak di antaranya Desa Cinagara Kecamatan Caringin, Desa Pandansari Kecamatan Ciawi, dan tiga desa di wilayah Kecamatan Megamendung yaitu Cipayung Girang, Sukaresmi, dan Pasir Angin.

Pantauan di desa-desa di kawasan Puncak yang melaksanakan Pilkades, hasilnya mayoritas masih diungguli oleh calon kades incumbent. Kades yang mencalonkan kembali rata-rata tetap menang dan masih mendapat kepercayaan masyarakatnya.

Di Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung misalnya, incumbent Hj. Srie Budy Sayekti unggul dengan suara tipis. Begitu juga di Desa Pasir Angin, H. Endang Sulaeman unggul dengan suara cukup signifikan. Hanya saja di Desa Sukaresmi, incumbent Baehaki harus menelan pil pahit karena dikalahkan oleh Iim Inrahim yang merupakan Sekretaris Desa Sukaresmi.

Di Desa Pandansari Kecamatan Ciawi juga terjadi hal serupa. Rusli Maksum yang merupakan incumbent unggul dan berdasarkan perhitungan suara mendapatkan suara sebanyak 1.541.

Sementara itu, selama berlangsungnya Pilkades penjagaan ketat dilakukan aparat gabungan termasuk pasukan Brimob.

“Pilkades mulai dari pencoblosan hingga usai penghitungan suara berlangsung aman. Kami berharap, bagi mereka yang kalah harus menerima dengan legowo. Begitu juga, kepada para pemenang harus kembali mempersatukan masyarakat yang sempat mengalami perbedaan pilihan,” ujar Kasie Trantib Megamendung, Iwan Relawan.

Pasca Pilkades, lanjut Iwan, anggota Satpol PP akan terus melaksanakan pemantauan. “Kami tetap siaga, pasca pilkades harus benar-benar kondusif,” pungkasnya. (dang)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

700 Pemuda Nyucruk Galur Lembur Batur Didukung Aqua dan Muspika Cigombong

Published

on

Didukung Aqua dan Muspika Cigombong, 700 Pemuda Nyucruk Galur Lembur Batur.

Bogorzone.com, Bogor – Memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP), ratusan pemuda dari berbagai daerah mengikuti kegiatan lintas alam pada Minggu (28/10/2018). Lintas alam “Nyucruk Galur Lembur Batur” ini merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang ke-10.

Ratusan pemuda yang mengikuti lintas alam ini berasal dari Ikatan Pemuda Karang Taruna (Ikarta) dan enam elemen kepemudaan. Kegiatan ini total melibatkan 125 grup, kurang lebih 700 orang dari wilayah Kabupaten Bogor, termasuk Cicurug Sukabumi dan Depok.

“Kami bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan responsnya sangat luar biasa. Ini terlihat dari banyaknya peserta yang ikut. Kami berharap kegiatan lintas alam ini terus berlanjut tahun berikutnya. Selain itu kami juga berharap kegiatan ini dapat memberikan konstribusi positif. Para pemuda bisa menyaksikan langsung situasi dan kondisi masyarakat di setiap kampung yang dilintasi dan mudah-mudahan menjadi inspirasi dan motivasi bagi pemuda agar terus berkarya untuk bangsa dan negara. Kami dari pihak Aqua selalu siap membantu kegiatan positif seperti ini,” ungkap Maman Suparman dari CSR PT Tirta Investama pabrik Lido.

Selain PT Tirta Investama sebagai produsen air minum Aqua, kegiatan ini juga didukung oleh Muspika Kecamatan Cigombong. Lintas alam ini turut dilepas oleh Camat Cigombong Basrowi serta perwakilan Kapolsek dan Koramil Cigombong-Cijeruk. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
October 2018
M T W T F S S
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Trending