Connect with us

KAMPUS

Ini, Isi Surat Pelajar Kota Bogor untuk Warga Lombok

Published

on

Aksi penggalangan dana untuk membantu korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dipusatkan di Balai Kota Bogor, Minggu (2/9/2018).

Bogorzone.com, Bogor – Aksi penggalangan dana untuk membantu korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dipusatkan di Balai Kota Bogor, Minggu (2/9/2018). Aksi ini mendapatkan respons positif dari sejumlah kalangan masyarakat. Tak terkecuali para pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor yang dalam aksi kemanusiaan bertajuk #BogorUntukLombok itu mampu menghimpun dana Rp203.561.800.

Donasi dalam bentuk uang tunai itu kemudian diserahkan langsung secara simbolis oleh perwakilan pelajar SD dan SMP dari masing-masing kecamatan se-Kota Bogor kepada Walikota Bogor Bima Arya dalam Charity Run di Balaikota.

Para pelajar tidak hanya menitipkan bantuan materi, tapi juga menitipkan sebuah surat kepada Bima Arya untuk disampaikan kepada warga Lombok. Isi surat yang ditulis dan dibacakan oleh perwakilan pelajar bernama Michiko Karina Saraswati (13), pelajar SMP Negeri 1 Kota Bogor, itu mampu membuat haru suasana. Beberapa di antara warga yang hadir bahkan terlihat meneteskan air mata.

Berikut surat yang dituliskan Michiko mewakili perwakilan pelajar Kota Bogor untuk korban gempa Lombok:

“Assalamualaikum Wr. Wb.

Bagaimana kabarmu hari ini, Saudaraku? Adakah kamu lebih sehat dan lebih tenang hari ini? Kami semua saudara-saudaramu di Bogor selalu mendoakanmu, agar Tuhan bersamamu di Lombok sana untuk hari ini, besok dan nanti.

Saudaraku, masih terbayang dalam ingatanku peristiwa saat itu. Ya, tepat 6 Agustus 2018 dikeheningan malam menjelang Isya, Bundaku terpekik mengucapkan asma Allah, “Allahu Akbar!”. Aku terhenyak, gempa telah melanda Lombok dengan kekuatan 7SR. Ingatanku langsung melayang kepada saudara-saudaraku yang berada di sana.

Teriakan-teriakan kepanikan berbaur deru bukit dan rumah-rumah yang roboh, tangisan anak-anak kecil, dan takbir yang bergema dimana-mana menghiasi lamunan dalam ketegangan yang dalam. Badanku bergetar, Saudaraku. Di bibirku terselip doa-doa kecil untukmu. Aku tak bisa dan tak akan mampu membayangkan betapa kepanikan melingkupimu saat itu.

Saudaraku, siapa yang tak mengenal Lombok. Lombok terkenal akan keindahan alamnya ke seluruh penjuru dunia. Negeri elok anugerah Sang Pencipta. Negeri dengan seribu Masjid. Negeri di mana budaya mengakar dengan kuat di sanubari penduduknya, tak bergeming walau zaman melaju kencang menawarkan peradaban yang lebih menggiurkan.

Aku sangat terpesona dengan tradisi mengarak gendang belek pada setiap perayaan umat Islam, dan sangat terpukau pada tradisi menenun para gadis suku Sasak di desa Sade. Sungguh, Sang Pencipta menciptakan kalian sempurna. Keindahan alam dan budaya menjadi paduan yang harmonis di negerimu.

Saudaraku, Bagiamana kini kota Mataram kebanggaanmu, Pantai Senggigi, Gunung Rinjani? Oh, aku rindu naik cidomo, alat transportasi di daerahmu. Saudaraku, aku tahu musibah gempa ini telah melumpuhkan kegembiraanmu. Aku dapat merasakan kini kau masih menangis dalam buaian alam yang sudah berubah wujud. Aku mendengar angin tak lagi menyapamu dengan ramah di pagi hari, tidak lagi mengantarkan tidurmu di malam-malam yang damai. Saudaraku, kau tahu aku ikut menangis bersamamu.

Saudaraku, aku dan teman-temanku di Bogor masih bisa menimba ilmu dengan tenang. Terbersit pikiran seandainya engkau bersamaku di sini. Kita berlarian menyongsong pagi dengan gelak canda, kita mengucapkan salam pada guru tercinta, kita songsong ilmu sebagai bekal kita nanti dalam membangun bangsa kita ini. Kita berjuang bersama dalam membesarkan bangsa dan negeri kita tercinta, Indonesia.

Saudaraku, Aku percaya dalam keterpurukan ini engkau bisa bangkit dan berlari mengejar kami. Percayalah engkau di sana tidak sendiri. Ada doa-doa kami mengalir untuk Lombok setiap saat. Ujian tidak akan datang selamanya. Percayalah, setiap hari ini, pintu surga akan kembali terbuka di Tanah Lombok dalam pelukan cinta dan kasih-Nya. Aamiin ya Rabbal’alamin.

Untuk itu saudaraku, berhentilah menangis dan tersenyumlah. Pancarkanlah kembali pesona kecantikanmu pada kita, pada dunia.

Rupanya suratku kali ini hanya sampai di sini. Mungkin dilain waktu akan kusambung lagi. Aku sangat berharap balasanmu nanti ketika kau sudah kembali tersenyum. Kau ceritakan kepada kami keelokan Lombok dalam wajah yang baru. Aku dan teman-teman seperjuangan dari Bogor akan selalu bersamamu, Insya Allah.

Teriring salam, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

a.n Seluruh Pelajar Kota Bogor

Michiko Karina Saraswati

Dalam penggalangan dana #BogorUntukLombok, hingga Minggu (2/9/2018) jam 12.00 WIB terkumpul bantuan Rp451.137.300. Bima Arya juga mengajak warga Bogor lainnya yang ingin berpartisipasi dan berdonasi melalui https://kitabisa.com/bogoruntuklombok atau bisa melalui rekening 0089675979100 Bank BJB Cabang Bogor a/n Bogor For Lombok.

Donasi akan dibuka hingga 9 September 2018. Ditargetkan partisipasi warga Bogor untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Lombok mencapai lebih dari setengah miliar rupiah. Seluruh hasil donasi akan diserahkan langsung di Lombok oleh Walikota Bogor bersama jajaran Muspida sebagai perwakilan warga Kota Bogor yang direncanakan pada 10 September 2018. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KAMPUS

Pelajar Kota Bogor Sumbang Rp203 Juta untuk Bangunan Sekolah Rusak di Lombok

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Aktivitas warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), nyaris lumpuh total. Gempa dahsyat beberapa waktu lalu juga merusak sarana dan prasarana pendidikan. Berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), gempa Lombok merusak 3.691 ruang kelas yang ada di 770 sekolah di 10 daerah. Akibatnya, sebanyak 145 ribu siswa berbagai jenjang terganggu dalam memperoleh pelayanan pendidikan.

Mendengar kabar itu, para pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor secara spontan melakukan penggalangan dana di masing-masing sekolahnya. Mereka pun berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp203.261.800. Donasi tersebut kemudian disalurkan melalui gerakan #BogorPeduliLombok yang digagas Pemkot Bogor, komunitas pelari dan para pelaku usaha kota hujan di Balaikota Bogor. Total, hingga Minggu (2/9/2018) bantuan yang terkumpul mencapai Rp451.137.300.

Penyerahan donasi dari pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor diserahkan secara simbolis oleh perwakilan pelajar di tiap-tiap kecamatan kepada Walikota Bogor Bima Arya yang turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin.

Menurut Fahrudin, hasil donasi Rp203 juta itu merupakan sumbangan dari 150 ribu pelajar SD dan SMP se-Kota Bogor yang penggalangan dananya sudah dilakukan empat hari terakhir. “Gerakan ini spontanitas, tanpa paksaan, betul-betul inisiatif dari mereka,” ungkap Fahrudin di sela Charity Run #BogorUntukLombok di Balaikota Bogor, Minggu (02/09/2018).

Ia menambahkan, sebelum menghimpun donasi, para pelajar tersebut meminta izin terlebih dahulu kepada Disdik Kota Bogor. “Mereka menangis ketika menyaksikan kondisi para korban di Lombok. Karena tujuannya baik, ya kami izinkan,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mengaku terharu bangga atas apa yang dilakukan para pelajar SD dan SMP Kota Bogor. Partisipasi mereka, kata Bima, mungkin karena menyaksikan sendiri dari pemberitaan media massa yang menunjukan banyaknya sekolah-sekolah yang hancur di Lombok.

“Ini bentuk kepedulian sesama pelajar di Bogor untuk Lombok. Ini luar biasa. Saya terharu sekali. Ini inisiatif dari anak-anaknya karena melihat pemberitaan. Mungkin karena dampak gempa juga membuat kegiatan belajar mengajar di sana jadi terhambat, sekolahnya rusak dan lain sebagainya sehingga mereka bisa merasakan itu dan terkumpulah donasi lebih dari Rp200 juta dari mereka,” pungkasnya.

Bima Arya juga mengajak warga Bogor lainnya yang ingin berpartisipasi dan berdonasi melalui https://kitabisa.com/bogoruntuklombok atau bisa melalui rekening 0089675979100 Bank BJB Cabang Bogor a/n Bogor For Lombok.

Donasi akan dibuka hingga 9 September 2018. Ditargetkan partisipasi warga Bogor untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Lombok mencapai lebih dari setengah Miliar Rupiah. Seluruh hasil donasi akan diserahkan langsung di Lombok oleh Walikota Bogor bersama jajaran Muspida sebagai perwakilan warga Kota Bogor yang direncanakan pada 10 September 2018. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KAMPUS

Dua Atlet Taekwondo Kota Bogor Raih Beasiswa Penuh dari Kampus BSI

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) kembali membuktikan komitmennya memberikan penghargaan kepada para atlet berprestasi di seluruh Indonesia. Kali ini BSI memberikan beasiswa penuh hingga lulus kuliah kepada dua atlet Taekwondo berprestasi Kota Bogor.

Kedua atlet tersebut yakni Nurul Nadia dan Karsten Jesreel Aaron. Nurul merupakan lulusan SMAN 1 Leuwiliang Kabupaten Bogor dan Karsten lulusan SMAN 5 Kota Bogor. Baik Nurul maupun Karsten merupakan atlet taekwondo berprestasi bsik di Kejurda, Kejurnas, maupun di tingkat internasinal seperti kemarin ikut tampil di Korea.

Secara simbolis, beasiswa untuk kedua atlet tersebut diberikan oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan BSI, Suharyanto, di Gedung KONI Kota Bogor, Kamis (9/8/2018). Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Kota Bogor Bernhard Nicholas Lumowa, Ketua Pengcab Taekwondo Kota Bogor Hambali, Pengurus Pengcab Taekwondo Kota Bogor Dyan Yugo NP dari Komisi Perwasitan dan Deddy Iskandar Pelatih Poomsae Kota Bogor.

Suharyanto menjelaskan, pemberian beasiswa ini merupakan bentuk
konsistensi BSI Group dalam memberikan apresiasi kepada atlet
berprestasi. “Kami sudah lama konsisten memberikan kesempatan bagi atlet berprestasi untuk kuliah di BSI Group. Kami akan lakukan ini terus sebagai reward terhadap generasi muda,” jelas Surhayanto.

Suharyanto mengatakan, selain bagian dari program BSI hal ini juga melaksanakan amanah Kemenristekdikti untuk meningkatkan prestasi bidang nonakademik.

“Sebelumnya kami sudah lama bekerjasama dengan KONI Jawa Barat dan dengan KONI Kota Bogor baru kali ini. Kami berharap bisa memberikan kontribusi lebih banyak dan terus berlanjut. Jujur kami miris dengan masih banyaknya atlet berprestasi yang kurang perhatian padahal mereka sudah bawa brand ambassador negeri ini. Kami berharap atlet yang berprestasi bisa dapatkan ilmu akademik untuk bekal masa depan,” tandasnya.

Ketua Pengcab Taekwondo, Hambali, menyatakan sangat bersyukur dan berterimakasih atas kepedulian dan kontribusi Kampus BSI. “Selama ini masih banyak atlet yang terkendala bidang pendidikan. Jadi beasiswa dari BSI ini bisa menjadi motivasi bagi atlet untuk meraih prestasi tinggi. Kami berharap Taekwondo OK akademiknya juga OK,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap kerja sama ini terus berlanjut dengan kuota bertambah. “Mari kita saling sinergi dalam membangun generasi berprestasi. Apalagi cabang taekwondo dikejar prestasi tingkat internasional, bukan lagi lokal,” tukasnya.

Hal serupa dikemukakan Sekum KONI Kota Bogor, Bernhard Nicholas Lumowa. “Kami sangat berterimakasih sudah diberi kesempatan oleh BSI dan mudah-mudahan bisa dilakukan untuk semua cabang olahraga,” ucapnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KAMPUS

Fakultas Ekonomi Unpak Berbagi Kebersamaan dengan Warga Sekitar Kampus

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Eksekutif Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan (Unpak) menggelar acara santunan dan buka puasa bersama di Gedung Akuntansi FE Unpak Bogor, akhir pekan ini. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Acara yang mengambil tema “Membangun Kebersamaan Dalam Dekapan Ramadhan”, para peserta santunan begitu antusias mengikuti jalannya acara. Hadir pula jajaran dosen Fakultas Ekonomi bersama alumni Fakultas Ekonomi serta warga sekitar kampus.

Tilawah, tausiyah, sholawatan, akustikan dan hiburan, menambah semarak kebersamaan acara tersebut.

Yayat Sudarjat selaku Ketua Panitia, menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara tersebut.

“Ucapan terima kasih tak terhingga kepada jajajaran dosen, rekan-rekan alumni, rekan-rekan mahasiswa ekstensi Fakultas Ekonomi, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini, mudah-mudahan berkah, dan Allah membalas akan segala kebaikannya,” ujar Yayat.

Yayat mengharapkan pula, melalui kegiatan seperti ini dapat terus memupuk rasa kepedulian mahasiswa kepada sesama dan menjaga nilai-nilai persaudaraan.

“Mahasiswa harus terus memupuk rasa kepedulian, kepekaan sosial harus tetap terjaga, walau kadang mereka bukan keluarga dalam iman, namun mereka juga adalah keluarga kita dalam kemanusiaan. Dedikasi Habluminannas juga layak diejawantahkan melalui jasmani kita, maka meski berada di tengah kebhinekaan negeri, Ramadhan tetap akan indah penuh kasih dan persaudaraan,” ungkapnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
September 2018
M T W T F S S
« Aug    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Trending