Connect with us

KOTA BOGOR

PEDRO Hadir di Mal Botani Square dengan Desain Konsep Toko Baru

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – PEDRO Botani Square mengumumkan peresmian PEDRO dengan desain konsep toko baru, Rabu (9/5/2018), di Mal Botani Square, Jalan Raya Padjadjaran Tegallega, Bogor Tengah, Jawa Barat. Dengan dibukanya toko baru ini, maka saat ini PEDRO telah mengoperasikan 27 toko di Indonesia dari total 83 toko yang ada di Asia Pasifik, Timur Tengah dan RRC.

Dengan luas 134 m2, PEDRO juga menampilkan Summer 2018 Collection yang menyolok namun elegan. Tampilan terbaru toko PEDRO Botani Square memperlihatkan desain lapisan dinding yang tak hanya modern namun juga eksklusif. Hal ini selaras dengan tujuan utama PEDRO yang ingin meningkatkan pengalaman berbelanja dengan kesan yang lebih mewah.

“Konsep baru dari PEDRO merupakan bentuk janji dan penghargaan kami terhadap pelanggan setia PEDRO agar bisa merasakan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman. Tak hanya itu, Kami menyediakan ruang berbelanja yang lebih luas agar pelanggan dapat menjelajahi koleksi PEDRO yang akan datang,” ujar Janna Pek, Perwakilan Brand PEDRO.

Pedro, salah satu brand internasional yang menghadirkan sepatu, tas, dompet dan aksesoris bergengsi untuk pria dan wanita. Design yang kontemporer didedikasikan untuk Pria dan dan wanita modern serta intelektual untuk memberikan kepercayaan diri bagi pemakainya.

Untuk melihat koleksi dan konsep terbaru dari PEDRO, kunjungi segera gerai PEDRO Botani Square. (rin)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Cara Bima Arya Merawat Pemikiran Mahasiswa Bogor, Ajak Diskusi Hingga Kota Pahlawan

Published

on

Bima Arya Sugiarto menyapa sejumlah mahasiswa asal Bogor yang manimba ilmu di Kota Pahlawan.

Bogorzone.com, Bogor – Di sela mengikuti Indonesia Conference on Tobacco or Health di Surabaya, Jawa Timur, Senin (7/5/2018), Bima Arya Sugiarto menyempatkan diri untuk menyapa sejumlah mahasiswa asal Bogor yang manimba ilmu di Kota Pahlawan. Banyak hal yang dibahas dalam diskusi santai di sebuah rumah makan di sana, mulai dari isu-isu di Kota Bogor hingga memberikan pengalaman dan motivasi kepada para mahasiswa.

Sekadar informasi, paguyuban yang dinamakan Safary (Surabaya Family of Rain City) itu beranggotakan lebih dari 200 mahasiswa dan diketuai oleh Beryl Visa Ariza, mahasiswa Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Selain ITS, anggota Safary juga berkuliah di Universitas Airlangga dan beberapa perguruan tinggi lainnya yang ada di Surabaya.

Beryl mengatakan, kehadiran Bima Arya menyapa warganya yang sedang berkualiah di Surabaya ini menjadikan suntikan motivasi kepada para anggota Safary untuk terus belajar dan berkarya ke depannya. “Awalnya kami batasi kuota 40 mahasiswa, tapi kemarin antusias mahasiswa untuk bertemu dengan Pak Bima tinggi jadi yang hadir lebih dari 50 orang. Kami senang dan bangga sekali bisa bertemu dengan Pak Bima Arya. Merasa dianggap dan dihargai,” ungkap Beryl.

Pria kelahiran Bogor, 30 September 1998, itu menambahkan, banyak hal yang dibahas dalam forum santai itu. “Banyak diskusi mengenai Kota Bogor, sharing pengalaman dan cerita dari Pak Bima Arya semasa kuliah hingga akhirnya jadi Walikota Bogor saat ini. Jadi kami banyak mendapatkan ilmu serta wawasan baru,” jelasnya.

Di kalangan para mahasiswa, Bima Arya merupakan sosok muda yang sangat baik dalam hal kepemimpinan. “Lekat jiwa mudanya banyak sekali pergerakan kongkrit dan maksimal yang dilakukan olehnya. Tapi dari kacamata saya Kang Bima adalah pemimpin yang visioner dan tidak umbar janji. Itu penting. Semoga nantinya hubungan baik antara Kang Bima dengan mahasiswa ters terjalin dan selalu melibatkan mahasiswa dalam setiap kebijakan,” tandas Beryl.

Tujuan didirikan Safary, lanjut Beryl, sebagai ajang diskusi dan silaturahmi mahasiswa asal Bogor. “Biasanya kami diskusi soal program Safary ke depannya, mengenai beberapa masalah di kampus, atau mengenai masalah yang sedang hangat-hangatnya, termasuk membahas isu Kota Bogor. Terbaru sempat jadi bahasan kami mengenai kebijakan Sistem Satu Arah (SSA) diseputaran Kebun Raya,” katanya.

“Kalau dari pendapat beberapa teman di Safary ada yang tidak setuju karena alasan angkot yang jadi muter terlalu jauh.Tapi banyak juga yang sudah setuju dan merasa itu sistem yang baik untuk mengurai kemacetan. SSA satu-satunya solusi dengan kondisi keterbatasan jalan dan terus bertumbuhnya kendaraan. Untuk kesempurnaan sistemnya sendiri mungkin perlu ada jalur angkot yang lebih strategis lagi agar tidak menumpuk di jalur one way tersebut. Kalau sisanya menurut kami sudah cukup baik dan maksimal,” beber dia.

Beryl dan rekan-rekan mahasiswa lainnya berharap, Safary bisa diakui legalitasnya oleh Pemkot Bogor. “Harapannya nanti tercipta hubungan baik antara mahasiswa Bogor di sini dengan kota tercinta di mana mereka berasal. Mungkin nanti kita bisa bantu mengkaji permasalahan Kota Bogor, mengkaji kebijakan baru ataupun kebijakan lama dari Pemkot Bogor lewat kajian berbentuk tulisan yang harapannya bisa dibaca langsung oleh Kang Bima. Di mana kajian kami pasti ditinjau dari bidang teknik karena mayoritas memang mahasiswa ITS,” pungkasnya.

Usai pertemuan itu, Bima Arya Sugiarto juga sempat posting di akun sosial media instagram pribadinya. “Diskusi dengan teman-teman mahasiswa asal Bogor @safary_bogor di Surabaya. Senang liat di rantau tetap kompak dan semangat. Cepat lulus ya, Kota Bogor menanti anda,” tulis Bima. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

500 Kader TKSK Digembleng Tingkatkan Loyalitas dan Militansi

Published

on

Kementerian Sosial RI melaksanakan kegiatan Pelatihan Penguatan Kinerja TKSK di Pusdik Zeni Kota Bogor diikuti sekitar 500 peserta.

Bogorzone.com, Bogor – Kementerian Sosial RI melaksanakan kegiatan Pelatihan Penguatan Kinerja Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Acara yang berlangsung di Pusdik Zeni Kota Bogor ini diikuti sekitar 500 peserta utusan dari masing-masing daerah di seluruh Indonesia

Direktur Jendral (Dirjen) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Bambang Mulyadi, mengatakan, pembinaan ini bertujuan untuk menempa kedisiplinan. “Pertama jelas kami ingin meningkatkan kapasitas TKSK, bagaimanapun juga keberadaan mereka di lapangan sangat dibutuhkan oleh Kemensos, dinas, atau instansi sosial provinsi kabupaten, bahkan sampai level terdepan kecamatan dan lurah itu sangat dibutuhkan keberadaannya,” katanya.

Bambang juga mengharapkan setelah mereka selesai dibina para TKSK menjadi tauladan di lingkungan masyarakat.

“Nanti fungsinya adalah membantu pemetaan. Penanganan sosial di wilayah seperti bisa mengindentifikasi PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) dan masalah-masalah sosial lainnya,” ucapnya.

Sementara Letkol CZI Santi Kerso Tarigan menambahkan, sejak beberapa tahun lalu pihaknya sudah beberapa kali melakukan kerja sama untuk mendidik kader-kader dari kementerian sosial seperti kader TKSK.

“Dengan kegiatan ini kami sangat mengapresiasi dan memberikan hormat kepada Kementerian Sosial dan jajarannya karena telah memberikan kepercayaan kepada lembaga ini untuk menyiapkan kader-kader ini bisa agar bisa bekerja di lapangan,” ucapnya.

“Harapan kami dengan kegiatan ini bisa lebih terjalin sinergitas berkelanjutan tidak hanya kegiatan kali ini saja, ke depan mungkin bisa kita lanjutkan dengan kegiatan yang lain bukan hanya pelatihan dasar tapi pendidikan pemantapan,” imbuhnya. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Tujuh Pabrik Danone Aqua Dapat Penghargaan dari Gubernur Jabar

Published

on

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Achmad Heryawan menyerahkan penghargaan kepada tujuh Pabrik AQUA yang beroperasi di wilayah Jabar.

Bogorzone.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Achmad Heryawan menyerahkan penghargaan kepada tujuh Pabrik AQUA yang beroperasi di wilayah Jabar. Penghargaan yang diterima Danone-AQUA tersebut, atas konsistensi pihak perusahaan dalam menjalankan program-program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Penyerahan penghargaan juga, bersamaan dengan peresmian bersama proyek-proyek Corporate Sosial Responsibility (CSR) di Jabar yang telah dijalankan sepanjang tahun 2017, bertempat di Bandung pada 17 April 2018.

Adapun penghargaan yang diberikan Gubernur Jabar kepada perwakilan dari tujuh Pabrik AQUA yaitu, dari Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, Cianjur, dan Subang. Selain ketujuh penghargaan tersebut, Danone-AQUA juga menerima penghargaan khusus sebagai perusahaan yang secara konsisten melaksanakan program-program CSR secara berkesinambungan. Penghargaan khsusus tersebut diterima secara langsung oleh VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.

Pada 2013, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan pedoman Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan serta program Kemitraan dan Bina Lingkungan di Jabar. Dengan adanya kebijakan tersebut, 132 perusahaan BUMD, BUMN, dan perusahaan swasta bergabung menjadi mitra CSR Jabar.

Perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra tersebut semakin meningkatkan program CSR, mulai dari pemberian bantuan modal untuk usaha mikro, beasiswa pelatihan, edukasi, peningkatan mutu kesehatan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jabar memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berkontribusi dan berhasil menjalankan program kegiatan CSR-nya. Sejalan dengan program pemerintah daerah melalui Tim Fasilitas CSR Jabar. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi investasi sosial dari berbagai perusahaan. Saya mengharapkan kita dapat membangun Jabar bersama-sama,” kata Gubernur Jabar, Achmad Heryawan dalam siaran pers nya.

Salah satu perusahaan yang memperoleh penghargaan tersebut adalah pabrik-pabrik Danone-AQUA yang beroperasi di Jabar. Dalam perjalanan 45 tahun, Danone-AQUA tidak hanya memenuhi kebutuhan hidrasi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kondisi sosial dan lingkungan di wilayah tersebut.

Jabar memiliki arti khusus bagi Danone-AQUA, karena kehadiran perusahaan ini di Indonesia adalah di Jabar, yaitu dengan didirikannya pabrik pertama di Bekasi pada 23 Februari 1973. Hingga saat ini ada tujuh pabrik AQUA Grup yang beroperasi di Jabar, yaitu di Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, Cianjur, dan Subang.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan, bahwa pabrik-Danone-AQUA di Jabar menjalankan kegiatan operasionalnya dengan konsep ramah lingkungan.

“Kami menjalankan operasional dengan mendepankan nilai-nilai hak asasi manusia, mempertahankan kualitas, dan menjaga kepatuhan kepada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku. Berbagai inovasi produksi dilakukan untuk menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghematan air, energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vera .

Pabrik Danone-AQUA di Jabar bukan hanya memperhatikan produksi, melainkan juga senantiasa berkomitmen terhadap pengelolaan distribusi produk secara bertanggung jawab dan juga pelestarian lingkungan sekitarnya. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk selalu menyelaraskan keberhasilan bisnis dan kemajuan sosial serta kelestarian lingkungan.

“Kami menjalankan operasional dengan mendepankan nilai-nilai hak asasi manusia, mempertahankan kualitas, dan menjaga kepatuhan kepada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku. Berbagai inovasi produksi dilakukan untuk menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghematan air, energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vera .

Pabrik Danone-AQUA di Jabar bukan hanya memperhatikan produksi, melainkan juga senantiasa berkomitmen terhadap pengelolaan distribusi produk secara bertanggung jawab dan juga pelestarian lingkungan sekitarnya. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk selalu menyelaraskan keberhasilan bisnis dan kemajuan sosial serta kelestarian lingkungan.

“Komitmen kami adalah melanjutkan dan memperbaiki kinerja agar keberadaan kami dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan alam yang dalam hal ini sesuai dengan misi Danone One Planet One Health,” paparnya.

Pada acara ini juga ditampilkan pameran produk dari berbagai kelompok binaan Danone-AQUA di Jawa Barat. Selain itu, materi kampanye “Isi Piringku” juga ikut meramaikan pameran ini. Materi tersebut merupakan hasil kerjasama Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dan Danone Indonesia untuk mendukung pembelajaran pangan dan gizi di tingkat PAUD 4 – 6 tahun. (ris) (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
May 2018
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Trending