Connect with us

KOTA BOGOR

Tujuh Pabrik Danone Aqua Dapat Penghargaan dari Gubernur Jabar

Published

on

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Achmad Heryawan menyerahkan penghargaan kepada tujuh Pabrik AQUA yang beroperasi di wilayah Jabar.

Bogorzone.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Achmad Heryawan menyerahkan penghargaan kepada tujuh Pabrik AQUA yang beroperasi di wilayah Jabar. Penghargaan yang diterima Danone-AQUA tersebut, atas konsistensi pihak perusahaan dalam menjalankan program-program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Penyerahan penghargaan juga, bersamaan dengan peresmian bersama proyek-proyek Corporate Sosial Responsibility (CSR) di Jabar yang telah dijalankan sepanjang tahun 2017, bertempat di Bandung pada 17 April 2018.

Adapun penghargaan yang diberikan Gubernur Jabar kepada perwakilan dari tujuh Pabrik AQUA yaitu, dari Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, Cianjur, dan Subang. Selain ketujuh penghargaan tersebut, Danone-AQUA juga menerima penghargaan khusus sebagai perusahaan yang secara konsisten melaksanakan program-program CSR secara berkesinambungan. Penghargaan khsusus tersebut diterima secara langsung oleh VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.

Pada 2013, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan pedoman Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan serta program Kemitraan dan Bina Lingkungan di Jabar. Dengan adanya kebijakan tersebut, 132 perusahaan BUMD, BUMN, dan perusahaan swasta bergabung menjadi mitra CSR Jabar.

Perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra tersebut semakin meningkatkan program CSR, mulai dari pemberian bantuan modal untuk usaha mikro, beasiswa pelatihan, edukasi, peningkatan mutu kesehatan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jabar memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berkontribusi dan berhasil menjalankan program kegiatan CSR-nya. Sejalan dengan program pemerintah daerah melalui Tim Fasilitas CSR Jabar. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi investasi sosial dari berbagai perusahaan. Saya mengharapkan kita dapat membangun Jabar bersama-sama,” kata Gubernur Jabar, Achmad Heryawan dalam siaran pers nya.

Salah satu perusahaan yang memperoleh penghargaan tersebut adalah pabrik-pabrik Danone-AQUA yang beroperasi di Jabar. Dalam perjalanan 45 tahun, Danone-AQUA tidak hanya memenuhi kebutuhan hidrasi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kondisi sosial dan lingkungan di wilayah tersebut.

Jabar memiliki arti khusus bagi Danone-AQUA, karena kehadiran perusahaan ini di Indonesia adalah di Jabar, yaitu dengan didirikannya pabrik pertama di Bekasi pada 23 Februari 1973. Hingga saat ini ada tujuh pabrik AQUA Grup yang beroperasi di Jabar, yaitu di Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, Cianjur, dan Subang.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan, bahwa pabrik-Danone-AQUA di Jabar menjalankan kegiatan operasionalnya dengan konsep ramah lingkungan.

“Kami menjalankan operasional dengan mendepankan nilai-nilai hak asasi manusia, mempertahankan kualitas, dan menjaga kepatuhan kepada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku. Berbagai inovasi produksi dilakukan untuk menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghematan air, energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vera .

Pabrik Danone-AQUA di Jabar bukan hanya memperhatikan produksi, melainkan juga senantiasa berkomitmen terhadap pengelolaan distribusi produk secara bertanggung jawab dan juga pelestarian lingkungan sekitarnya. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk selalu menyelaraskan keberhasilan bisnis dan kemajuan sosial serta kelestarian lingkungan.

“Kami menjalankan operasional dengan mendepankan nilai-nilai hak asasi manusia, mempertahankan kualitas, dan menjaga kepatuhan kepada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku. Berbagai inovasi produksi dilakukan untuk menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghematan air, energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vera .

Pabrik Danone-AQUA di Jabar bukan hanya memperhatikan produksi, melainkan juga senantiasa berkomitmen terhadap pengelolaan distribusi produk secara bertanggung jawab dan juga pelestarian lingkungan sekitarnya. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk selalu menyelaraskan keberhasilan bisnis dan kemajuan sosial serta kelestarian lingkungan.

“Komitmen kami adalah melanjutkan dan memperbaiki kinerja agar keberadaan kami dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan alam yang dalam hal ini sesuai dengan misi Danone One Planet One Health,” paparnya.

Pada acara ini juga ditampilkan pameran produk dari berbagai kelompok binaan Danone-AQUA di Jawa Barat. Selain itu, materi kampanye “Isi Piringku” juga ikut meramaikan pameran ini. Materi tersebut merupakan hasil kerjasama Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dan Danone Indonesia untuk mendukung pembelajaran pangan dan gizi di tingkat PAUD 4 – 6 tahun. (ris) (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KOTA BOGOR

PBB, Pemuda Bulan Bintang, Bima Arya

Published

on

Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bogor menggelar tasyakuran milad ke-20 serta melantik Pemuda Bulan Bintang.

Bogorzone.com, Bogor – Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bogor menggelar tasyakuran milad ke-20 serta melantik Pemuda Bulan Bintang. Acara dihelat di Gedung PPIB, Jalan Pajajaran, Selasa malam (17/7/2018).

Kegiatan yang mengusung tema “bergerak bersama untuk menang” ini, dihadiri seluruh kader PBB serta Walikota Bogor terpilih Bima Arya dan Wakil Walikota terpilih Dedie A Rachim.

Ketua DPC PBB Kota Bogor, Subhan Murtadla, mengatakan, PBB sejak lahir pada tanggal 17 Juli 1998 didirikan dalam rangka ingin membentuk dan melahirkan para politisi yang memegang teguh pada kehidupan berbangsa dan bernegara yang konsensusnya pada penerapan nilai-nilai islam.

“Momentum milad PBB ke-20 ini bertepatan dengan pendaftaran terakhir bacaleg (bakal calon anggota legislatif). Dengan semangat milad ini PBB telah melahirkan 50 orang bacaleg untuk Kota Bogor, 9 orang dapil 3 kota Bogor dan Cianjur serta 3 provinsi. Sehingga ini menjadi modal dasar dalam melakukan langkah-langkah politik ke depannya,” ucap Subhan.

Subhan berharap masyarakat memberikan amanah dan simpatinya kepada PBB sehingga bisa melahirkan wakil rakyat yang amanah, bisa dipercaya dan bisa menyalurkan aspirasi rakyat khususnya Kota Bogor.

“Target dalam Pileg 2019 nanti PBB mempunyai keyakinan untuk membentuk satu fraksi artinya satu dapil satu kursi dan saya mempunyai keinginan dan sangat optimistis dalam Pileg 2019 nanti,” jelasnya. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Bupati Didesak Evaluasi Kinerja Seluruh SKPD

Published

on

Bupati Bogor, Nurhayanti. (kiri)

Bogorzone.com, Cibinong – Pilkada 2018 sudah usai dengan hasil suara terbanyak untuk pasangan Calon Bupati-Wajil Bupati, Hj.Ade Yasin dan H.Iwan Setiawan. Meski begitu, Bupati saat ini, Hj.Nurhayanti, diharapkan tetap fokus bekerja serta menjalankan roda pemerintahan daerah dengan optimal sampai akhir masa jabatannya pada 30 Desember 2018 mendatang.

Bupati Nurhayanti pun didesak untuk memperbaiki kinerja jajaran Pemkab Bogor yang akhir-akhir ini cenderung stagnan. Dimana, akibat Pilkada, banyak pejabat yang tidak fatsoen kepada Bupati dan dampaknya kinerja dinas dan badan di lingkungan Pemkab Bogor terkesan jalan sendiri-sendiri dan bahkan beberapa dinas terlihat buruk dalam melayani masyarakat.

Koalisi Masyarakat Bersih Pemantau Pemerintahan (KMBP2) Bogor Raya, Coky Pasaribu, dalam siaran persnya, Kamis (12/7/18), menilai kinerja para pejabat dan staf dinas serta badan di lingkungan Pemkab Bogor sepanjang dua tahun terakhir kepemimpinan Bupati Nurhayanti cenderung menurun akibat kehilangan motivasi serta terbawa suasana politik menjelang dan selama pelaksanaan Pilkada.

“Akibatnya berdampak buruk pada kinerja dinas dan unit kerja di Pemkab Bogor. Contoh Dinas PUPR yang banyak dikeluhkan masyarakat serta dirundung kasus dugaan fee proyek. Kemudian Dinas Pendidikan yang disorot dalam masalah penerimaan siswa baru dan proyek sekolah. Ada lagi Dinas Lingkungan Hidup yang dianggap warga tidak peka dan kurang maksimal dalam merespon aduan terkait limbah pabrik serta pencemaran sungai,” papar Coky.

Dalam kaitan itu, Coky pun mendesak Bupati Nurhayanti, Baperjakat dan BKPP segera melakukan evaluasi kinerja seluruh SKPD. “Hasil evaluasinya buka ke publik, umumkan berapa skor tiap-tiap SKPD, peringkat terendah 1,2,3 dan seterusnya harus dirombak. Copot pejabat pucuknya sampai ke bawah, terapkan punish and reward. Lalu berikan kesempatan kepada PNS lain untuk memimpin,” ujarnya.

Coky menambahkan, Bupati serta Baperjakat dan BKPP juga mesti memperhatikan masukan dari masyarakat terkait aduan kinerja SKPD. Dia menunjuk DPMPSPT Kabupaten Bogor yang dikomandani Joko Pitoyo dan Sonny Abdussukur sebagai Sekretaris, setahun terakhir sering dikeluhkan pelayanan dan sistem kerjanya.

“Terutama kaitan penerbitan izin, acapkali banyak aduan pihak DPMPSTP menerapkan standar ganda dan bahkan ada ketidakpastian hukum. Misalnya, ada beberapa investor mengajukan izin lokasi atau IPPT, sesuai Perda RT/RW lokasinya dibolehkan tapi terbentur rekomendasi dinas teknis, jadi ada kerancuan dan ego sektoral dalam pelayanan perizinan,” jelas Coky.

Dia pun menganggap petinggi DPMPSTP tidak berupaya melakukan antisipasi guna merespon keluhan tersebut, malah terkesan membiarkan karena pejabatnya tidak mau ambil pusing. Sehingga terjadi ketidakpastian yang membuat masyarakat kecewa dan banyak pelaku usaha resah karena aturan dikalahkan oleh kebijakan dinas teknis yang cenderung tidak profesional.

“Karena itu, Bupati dan Baperjakat harus mencermati aduan-aduan masyarakat dan meresponnya dengan melakukan pembenahan di dinas, badan dan unit kerja yang menjadi titik lemah dalam fungsi penyelenggaraan daerah, utamanya dalam pelayan perizinan yang sangat terkait dengan pendapatan daerah, perekonomian rakyat dan lapangan kerja. Sebaiknya ganti semua pejabat DPMPSPT,” imbuhnya. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Hj. Irawati Didapuk Jadi Ketua GTP

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Gerakan Tanam Pohon (GTP) kembali digelar. Pada acara penanaman ke-178 ini, para inisiator GTP sepakat menunjuk Hj. Irawati, SH sebagai ketua GTP menggantikan Hari Priyadi yang sudah selesai masa jabatannya yang lebih dari satu periode.

Heri Cahyono sebagai inisiator GTP, mengatakan, penunjukan itu disepakati oleh semua anggota pegiat GTP yang hadir pada kegiatan penanaman pohon ke-178 di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (08/07/18)

“Masa jabatan Ketua GTP Hari Priyadi sudah usai dua tahun memimpin GTP. Perjuangan bersama para pegiat GTP dalam membangun rasa kecintaan masyarakat Kota Bogor untuk peduli lingkungan melalui tanam pohon sangat luar biasa dan patut mendapatkan apresiasi,” ucap Heri Cahyono.

“Hari ini kami sepakat untuk memberikan kepercayaan jabatan ketua GTP kepada Hj. Irawati untuk memimpin GTP ke depan. Beliau merupakan wanita yang sangat aktif dan juga sangat memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Saya yakin kepemimpinannya ke depan akan memberikan warna baru dan semangat baru bagi GTP dalam menyebarkan rasa peduli lingkungan bagi masyarakat Kota Bogor,” ujarnya.

Sementara Ketua GTP terpilih, Hj. Irawati menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan anggota GTP. “Tanggung jawab besar yang diberikan kepada saya untuk menjalankan harapan dan cita-cita GTP untuk membangun rasa peduli lingkungan bagi masyarakat Kota Bogor,” ungkapnya kepada awak media.

“Tentunya saya akan banyak belajar dengan ketua Hari Priyadi yang sebelumnya sudah memimpin GTP, sudah banyak karyanya bersama GTP hingga mencapai giat yang ke-178 ini,” lanjutnya.

“Yang jelas sekarang, saya siap dengan tanggung jawab sebagai ketua GTP untuk masa dua tahun ke depan, segala program kedepan akan saya jalani, tentunya akan ada warna baru dalam giat tanam pohon GTP bersama saya,” imbuhnya.(dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
April 2018
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Trending