Connect with us

KABUPATEN BOGOR

Mayora Cimande Tegaskan Tidak Cemari Lingkungan

Published

on

PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Bantah adanya pencemaran yang berdampak terhadap lingkungan sekitar pabrik.

Bogorzone.com, Caringin – Manajemen PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, membantah telah melakukan pencemaran yang berdampak terhadap lingkungan sekitar pabrik.

“Kami tegaskan, tidak ada pencemaran atau bau yang ditimbulkan dari limbah perusahaan, termasuk getaran dan segala bentuk gangguan seperti yang disebutkan salah seorang warga di salah satu media massa belum lama ini,” ujar Asep Hedi, Dept. Head IRGA TFJ Cimande.

Menurut Asep, jikapun ada keluhan atau persoalan yang muncul akibat aktivitas pabrik, pihaknya membuka diri untuk mengakomodir berbagai persoalan. 

“Pastinya kami akan menampung berbagai persoalan apapun yang mungkin dianggap mengganggu, meresahkan, bahkan merugikan warga sekalipun. Namun mengenai bau yang katanya muncul dari area pabrik, saya pikir itu tidak ada. Karena kami selalu berupaya merespons apapun keinginan atau keluhan warga,” terangnya.

Selain itu, lanjut Asep, pihak TFJ sejak beberapa tahun terakhir telah melakukan berbagai perhatiannya terhadap lingkungan sekitar melalui penerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di antaranya, program bedah rumah, pengobatan gratis, pembuatan sumur dan berbagai kegiatan sosial lainnya yang dilakukan secara berkala.

“Setiap tahun kita terapkan CSR melalui berbagai kegiatan sosial untuk warga. Dan itu sebagai bentuk perhatian riil kami kepada warga. Jika ada yang menyebutkan kami tidak responsif, silakan kroscek lagi,” tambah Asep.

Namun demikian, Asep memahami, jika pihaknya masih harus terus melakukan evaluasi secara internal terkait kebijakan ataupun persoalan lainnya yang berkaitan dengan warga sekitar.

“Intinya, kami selalu berupaya memberikan perhatian bagi warga dan melakukan berbagai evaluasi agar tercipta kondusifitas antara perusahaan dengan lingkungan sekitar,” tandasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Sekda : Jadikan Hari Otda Momentum Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Published

on

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 22 di lapangan Sekretariat Daerah, pada Rabu 25 April 2018. Hadir seluruh pejabat eselon II di lingkup Pemkab Bogor.

Bogorzone.com, Cibinong – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar menjadi Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 22 di lapangan Sekretariat Daerah, pada Rabu 25 April 2018. Hadir seluruh pejabat eselon II di lingkup Pemkab Bogor.

Dalam sambutannya, Adang mengatakan, buah positif dari otonomi daerah yang dirasakan bersama adalah hadirnya pemerintahan yang lebih responsif akan kebutuhan masyarakat. Peran aktif masyarakat juga turut mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

 “Banyak hal positif selama 22 tahun terakhir dari implementasi otonomi daerah. Ada juga inovasi-inovasi yang bermunculan dalam upaya membangun dan mensejahterakan masyarakat, termasuk di Kabupaten Bogor,” ujar Adang

Adang juga menambahkan, agar para aparatur sipil negara yang ada di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kapasitasnya dan secara bersama-sama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance). Selain itu Adang juga mengajak seluruh jajarannya untuk selalu mengedepankan nilai dasar revolusi mental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong.

“Point-point inilah yang sangat penting untuk bersama-sama kita tuntaskan, agar hasil dari upaya tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatknya kualitas pelayanan publik serta meningkatnya daya saing perekonomian di Kabupaten Bogor,” tambah Adang

Terakhir Adang juga berharap, peringatan hari Otonomi Daerah bukan sekedar seremoni belaka, akan tetapi menjadi momentum bagi semua untuk mengevaluasi, sudah sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah bermuara pada kesejahteraan masyarakat di setiap jengkal wilayah NKRI. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Pemdes Batulayang Bagikan Ribuan Akta Lahir

Published

on

Pemdes Batulayang saat membagikan 1200 akta lahir warga. Pembagian akta lahir itu dilakukan secara gratis kepada warga.

Bogorzone.com, Cisarua – Pemerintah Desa (Pemdes) Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, membagikan 1200 akta lahir warga. Pembagian akta lahir itu dilakukan secara gratis kepada warga.

Kepala Desa (Kades) Batulayang, Iwan Setiawan mengatakan, akta lahir yang dibagikan dengan jumlah sebanyak 1200 itu, dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, sudah dibagikan kepada warga sebanyak 700 akta lahir.

“Nah sekarang kami bagikan sisanya sebanyak 500 akta lahir,” ujarnya kepada Bogorzone.com, Kamis (26/4/2018).

Menurutnya, akta lahir yang dibagikan kepada warga, diprioritaskan untuk warga yang memasuki usia sekolah, baik tingkat dasar atau SD, SMP dan SMA atau sederajat.

“Sebentar lagi mau memasuki pendaftaran sekolah, jadi kami prioritaskan dulu,” jelas Iwan.

Pemdes Batulayang, lanjutnya, membantu warga yang belum memiliki akta secara sukarela dan tidak diminta biaya. Hanya saja, untuk kelancaran administrasi seperti pembelian materai dan lainnya itu dibebankan kepada warga.

“Kami dari desa yang mengurus nya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor,” papar Iwan.

Terkait jumlah warga yang belum memiliki akta lahir, Iwan mengakui masih banyak warga di wilayah Batulayang belum mempunyai surat yang sangat penting dimiliki tersebut.

“Kalau untuk data secara rinci sih belum kami miliki. Tapi yang jelas, masih banyak warga yang belum memiliki akta lahir. Dan kami akan terus membantu warga agar segera membuat akta lahir itu,” tegasnya.

Sementara, Diana, warga Kampung Batu Kasur mengungkapkan rasa terimakasih kepada pihak desa yang sudah membantu dalam pembuatan akta lahir. Sehingga, untuk salah satu persyaratan anaknya masuk sekolah, sudah dimiliki.

“Alhamdulillah saya tidak pusing lagi saat anak mau masuk sekolah. Karena akta lahirnya sudah selesai diproses,” imbuhnya.

Ia pun berharap, Pemdes Batulayang terus membantu warga yang belum memiliki akta lahir.

“Kasihan warga bila harus ke Cibinong, selain harus mengeluarkan biaya transportasi besar, juga prosesnya tidak akan cepat selesai,” tukas Iwan. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Pemkab Bogor Tidak Hiraukan Nasib Ribuan Warga Batulayang

Published

on

Jembatan Arroudoh, sebagai akses utama warga belum ada penanganan perbaikan paska bencana longsor beberapa pekan lalu.

Bogorzone.com, Cisarua – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dianggap tidak menghiraukan nasib ribuan warga yang ada di 2 RW di Desa Batu Layang, Kecamatan Cisarua. Sebab, hingga saat ini keberadaan Jembatan Arroudoh, sebagai akses utama warga belum ada penanganan perbaikan paska bencana longsor beberapa pekan lalu.

Jajang, warga Kampung Batu Sapi merasa kesal dengan Pemkab Bogor yang dinilai tidak pro rakyat. Karena, sudah melakukan pembiaran terhadap kondisi jembatan yang ambruk di Kampung Batu Kasur.

“Jembatan Arroudoh sebagai penghubung ke empat kampung, dan itu akses utama warga beraktivitas. Jadi saya dan warga lainnya kesal dengan pemerintah yang belum melakukan penanganan apapun,” tegasnya kepada Bogorzone.com di Kantor Desa Batulayang, Kamis (26/4/2018).

Menurutnya, saat ini mobilisasi warga terganggu, baik aktivitas kerja, belanja maupun anak-anak yang akan berangkat ke sekolah.

“Kalau dulu warga bawa belanjaan sampai ke rumah dengan roda empat, sekarang hanya menggunakan sepeda motor dan diangkut bisa sampai dua kali. Itukan menambah besar biaya transportasi,” jelas Jajang yang juga penjual sembako di kampung nya.

Sementara, Iwan Setiawan, Kepala Desa (Kades) Batulayang merasa prihatin dengan aktivitas warganya yang terganggu paska belum dilakukan penanganan perbaikan jembatan tersebut.

“Saya sangat kasihan sekali dengan warga. Makanya, untuk kelancaran beraktivitas, saya beserta warga membangun jembatan sementara dengan bambu,” paparnya.

Iwan mengungkapkan, ada empat kampung yang terganggu aktivitasnya, yakni Kampung Batu Kasur, Batu Sapi, Malaningan dan Kubang.

“Jumlah jiwanya pun ribuan,” jelasnya.

Iwan berharap, adanya peran serta dari Pemkab Bogor untuk segera membangun jembatan sementara atau Belly. Sehingga, warga bisa beraktivitas seperti biasanya dan masuk kendaraan roda empat.

“Saya sudah meminta bantuan ke Pemkab Bogor dalam hal ini dinas terkait, sayang nya sampai sekarang belum juga ada penanganan,” imbuhnya.

Ia pun mengaku, jika paska bencana alam yang terjadi beberapa minggu lalu di wilayah Batulayang, ada empat jembatan yang ambruk. Namun, untuk tiga jembatan akan dimasukan kedalam program pembangunan dengan anggaran dari Dana Desa (DD).

“Tiga jembatan akan dimasukan kedalam Dana Desa (DD) dan sudah masuk kedalam program pembangunan. Saya hanya minta bantuan ke pemerintah itu satu jembatan saja, Jembatan Arroudoh,” tukas Iwan. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
April 2018
M T W T F S S
« Mar    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Trending