Connect with us

PILKADA

Bima-Dedie Komitmen Jaga Kondusifitas Kampanye

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A Rachim inginkan kontestasi pemilihan kepala daerah di kota hujan ini berjalan dengan damai. Hal itu dikatakan lantaran belakangan kerap terjadi peristiwa ujaran kebencian (hate speach) melalui media sosial.

Menurut mantan pejabat Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) itu, sejak awal ia bersama pasangannya, Bima Arya telah berkomitmen untuk menjaga kondusifitas selama proses kampanye berlangsung. Dedie memaklum jika masayarakat mempunyai pandangan tersendiri terhadapa paaangan calon kepala daerah. 

Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh warga Kota Bogor tetap menjaga kerukunan selama proses kampanye yang berlangsung hingga akhir Juni mendatang. 

“Saya dan Pak Bima menginginkan proses Pilkada berjalan dengan damai. Memang pencoblosan masih lama, yaitu tanggal 27 Juni. Selama proses ke pencoblosan ada kampanye, nah mudah-mudahan semua warga Kencana RW 09 melaksanakan kegiatan itu dengan damai, meskipun berbeda pilihan namun harus tetap rukun dan kondusif untuk menjaga silaturahmi,” ucap Dedie dihadapan puluhan warga Kencana, RW 9, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (28/3/2018) petang. 

Menurut Dedie, dirinya bersama pasangannya yakni Bima Arya sejak awal telah membuat komitmen kesepakatan selain dari pada kampanye damai. Untuk melancarkan proses tersebut, ia tak ingin warga masyarakat terpengaruh oleh ujaran-ujaran kebencian yang belakangan ini muncul di media sosial.

“Saya dan Pak Bima sudah menandatangani kesepakatan-kesepakatan. Selain proses kesepakatan kampanyenya yang damai, kami memqng tidak saling membuat hatespech (ujaran kebencian). Jadi ini yang paling penting. Pimpinan itu harus bisa menjaga kondusifitas seluruh warga. Tentu harus juga bisa diikuti oleh pasangan calon lain. Saya mengimbau kepada semuanya udah, jangan ada ujaran-ujran kebencian. Karena perbedaan itu merupakan karunia. Jangan gara-gara berbeda warga jadi gak rukun,” papar Dedie.

Selian ujaran kebencian, Dedie juga mengimbau kepada warga agar tidak terayu oleh politik uang, berbagi sembako, atau sogokan lainnya. Sebab, hal itu tentu akan mencederai proses daripada pesta demokrasi di Indonesia.

“Nah kebetukan ada dari Panwaslu. Jadi dalam proses kampanye saat ini telah diatur oleh pemerintah dengan sedemikian rupa agar tidak terjadi adanya politik uang. Jadi semua Paslon kita harapkan hanya menjelaskan tentang visi misinya, tentang prestasinya. Jadi bukan karena ada sesuatu imbalan dibalik itu,” tandasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PILKADA

Paslon HADIST Unggul Di Survei Dan Pooling

Published

on

Paslon HADIST cabup bogor Hj.Ade Yasin dan Cawabup H.Iwan Setiawan.

Bogorzone.com, Cibinong – Hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, tanggal 27 Juni 2018, tinggal beberapa hari lagi, hasil survei terkini yang dirilis oleh beberapa lembaga survei dan hasil pooling di media massa menempatkan Cabup Hj.Ade Yasin dan Cawabup H.Iwan Setiawan (HADIST) sebagai pasangan pilihan utama masyarakat calon pemilih. Namun begitu, tim pemenangan HADIST tidak lantas terbuai.

Malahan, kubu HADIST mengaku kuatir potensi kemenangan Cabup-Cawabupnya terancam oleh upaya kecurangan yang sudah mulai terendus. Karenanya, kubu HADIST kini tengah menyiapkan langkah khusus untuk mengantisipasi upaya pihak tertentu melakukan kecurangan, yaitu dengan mengerahkan ribuan orang saksi dan relawan yang bertugas memonitoring aksi-aksi curang yang dilakukan orang-orang tak bertanggungjawab.

Menurut Wakil Direktur Tim Pemenangan HADIST, Dr.David Rizar Nugroho, pihaknya sudah mendapatkan informasi awal bahwa ada pihak yang hendak mengacaukan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bogor dengan melakukan upaya kecurangan untuk meminimalisir suara pemilih HADIST dengan berbagai cara, yaitu dengan aksi money politic dan bahkan upaya memanipulasi suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Informasi ini walau belum akurat, harus disikapi serius. Maka itu kami langsung putuskan siagakan saksi dan relawan khusus memantau situasi dan kondisi di lapangan. Kalau ditemukan ada oknum yang mengarahkan pemilih memilih calon tertentu dengan imbalan uang, diinstruksikan tangkap di tempat lalu bawa ke Panwaslu dan Penegakan Hukum Terpadu Pilkada,” jelas David kepada wartawan di Cibinong, Rabu (20/6/2018).

Tindakan pencegahan upaya kecurangan saat pencoblosan tanggal 27 Juni mendatang juga akan dilakukan ormas sayap Partai Gerindra, Satria Indonesia Raya dan Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR). Menurut Ketua PC Satria Kabupaten Bogor, Ade Kurniawan, pihaknya akan mengerahkan minimal 30 orang kadernya di tiap kecamatan se-Kabupaten Bogor untuk mengawasi oknum-oknum yang hendak berbuat curang sekaligus menjaga TPS-TPS.

“Ribuan kader dan simpatisan Satria siaga penuh untuk digerakkan ke wilayah yang ditemukan upaya penggembosan suara. Tapi ujungtombak pengawasan dilakukan oleh anggota di tiap-tiap kecamatan bersama kelompok relawan HADIST yang lain. Jadi jangan coba-coba money politic dan berbuat kecurangan di TPS, pasti akan berhadapan dengan kami dan relawan HADIST,” tegas politikus muda yang akrab dengan sapaan Aji Codet ini.

Aji menyebutkan pihaknya juga sudah mencermati akan adanya pihak tertentu yang hendak berbuat curang. Rangkaian kecurangan itu sudah terendus dari adanya kampanye hitam yang menyerang kredibilitas Cabup Ade Yasin di media sosial dan spanduk.

“Beberapa hari terakhir, kita menerima informasi akan ada upaya kecurangan pada saat maupun sesudah pencoblosan. Karena itu, belasan ribu anggota Satria kita kerahkan untuk mengawal TPS-TPS,” imbuhnya.

Demikian juga halnya dengan PPIR, dipastikan bakal mengerahkan kurang lebih 10.000 anggota aktif dan simpatisannya untuk mengawasi dan mengawal ribuan TPS di 40 Kecamatan.

“Kami para purnawirawan pantang berbuat curang. Karena itu, kami akan sangat marah jika ada pihak yang mau merusak suasana kondusif di Pilkada kali ini dengan berbuat curang,” tandas Herman, Ketua PC PPIR Kab.Bogor.

Menurutnya, pengurus dan anggota PPIR tak akan membiarkan para oknum leluasa melakukan hal-hal yang berpotensi merebut suara pemilih HADIST.

“Di PPIR ada banyak purnawirawan yang semasa aktif bertugas di intelijen, mereka sudah bergerak memonitor dan mengantisipasi di lapangan. Yang pasti, PPIR akan tegas terhadap pihak-pihak yang hendak melakukan upaya memengaruhi pemilih dengan imbalan uang maupun upaya memanipulasi suara di TPS-TPS,” pungkasnya. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PILKADA

Terkait Kampanye Ilegal, Penyidik Gabungan Cecar Usmar Hariman

Published

on

Plt Walikota Bogor, Usmar Hariman.

Bogorzone.com, Bogor – Plt Walikota Bogor Usmar Hariman diperiksa penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kantor Panwaslu Kota Bogor, Jalan Ismaya, Bantarjati, Bogor Utara, Selasa (19/6/2018). Diperiksanya Usmar terkait dugaan pelanggaran Undang Undang Pilkada serta etika sebagai pejabat negara.

Dari pantauan, Usmar tiba di Kantor Panwaslu sekitar jam 10.00 WIB dengan mengenakan kemeja abu-abu. Ia datang mengendarai mobil pribadinya Honda CR-V seorang diri tanpa didampingi siapapun.

Kedatangannya ditemui langsung oleh Ketua Panwaslu Kota Bogor Yustinus Elias Mau. Usai berbincang singkat, ia lalu diarahkan menuju ruangan pemeriksaan yang terletak di lantai 2 kantor tersebut. Selain penyidik Panwaslu, terlihat juga dua orang penyidik lain dari unsir kepolisian dan kejaksaan. 

Mantan politisi Partai Demokrat yang kini berlabuh di Partai Gerindra itu mengaku dicecar 25 pertanyaan oleh penyidik dengan waktu pemeriksaan sekitar 2 jam.

“Tadi saya klarifikasi di dalam 25 pertanyaan yang diajukan penyidik. Saya di sini ngobrol. Lebih banyak ngobrolnya tadi. Substantifnya tanya ke penyidik ya. Saya coba jawab sesuai dengan sumpah janji,” ungkap Usmar di lokasi.

Ditanya soal rekaman yang beredar yang terdengar memihak kepada salah satu paslon, Usmar tidak membantahnya. Hanya saja dirinya menyampaikan bahan apa yang diberikan oleh seseorang yang ia tidak sebutkan.

“Nggak tahu saya juga ya. Kenapa ada (hasil survei) itu ya. Obrolannya kalau boleh saya sampaikan, kondisinya lesehan sangat informal. Sehingga bahasanya juga silaturahmi dan buka bersama, kan? Semua prosesnya berjalan dengan begitu saja. Tidak ada maksud lain. Ada penyampaian beberapa poin bahan bagi kawan-kawan yang hadir saat itu, iya. Jadi informasi yang saya dapatkan, saya sampaikan apa adanya. Nggak ditambah, nggak dikurang. Dan tidak ada maksud lain kaitan dengan tendesius ke satu, tidak ada,” jelasnya.

Lantas, apa yang dimaksud ‘Kita Menang’ dalam penyampaian materi oleh Usmar kepada LPM? “Ha ha ha. karena sifatnya menerima bahan itu ya bahan yang mereka berikan ke saya. Saya rasa seperti yang sudah dirilis sebelumnya ya,” tambahnya.

Sayangnya, Usmar tidak secara gamblang menyebutkan dari mana bahan materi pertemuan dengan LPM itu ia terima. “Banyak informasi dari berbagai sumber. Melalui WA tanpa identitas. Jadi itu sebagai bahan. Kebetulan itu ngalir saja. Ada juga informasi dari beberapa lembaga survei yang lembaganya juga tidak disampaikan ke saya. Ada informasi survei hasilnya begini-begini, ya sudah saya sampaikan. Toh itu untuk wacana saja. Tidak ada tendensi untuk pasangan lain. Bahwa ada dinamika di lapangan, dipersepsikan lain-lain itu sah-sah saja,” terang dia.(cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PILKADA

Bawaslu : Kalau Tidak Ada Surat Cuti, Usmar Masuk Pidana

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) membidik pelanggaran pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh Plt Walikota Bogor Usmar Hariman. Saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (19/6/2018), Komisioner Bawaslu RI Divisi Penyelesaian Sengketa, Rahmat Bagja menegaskan, jika tidak ada pemberitahuan ke KPUD Kota Bogor terkait aktivitas Usmar Hariman di luar kedinasan, maka jabatannya tetap melekat sebagai Plt Walikota Bogor.

“Kalau cuti untuk kampanye harus ada pemberitahuan ke KPUD. (Cuti nasional) tidak bisa digunakan karena jabatannya tetap melekat,” ungkap Rahmat kepada wartawan.

Mantan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia itu juga menekankan, Usmar berpotensi melanggar aturan Pilkada karena bersikap tidak netral. “Sanksinya bisa administrasi dan pidana,” tegas alumni SMP dan SMA Negeri 2 Bogor itu.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ikatan Senat Mahasiswa Hukum seluruh Indonesia (ISMAHI) itu menambahkan, sanksi pidana pada UU Pilkada dan UU Pemilu bisa diberlakukan untuk Plt Walikota Bogor ketika memang terbukti melakukan keberpihakan kepada salah satu paslon dalam posisi Ismar masih duduk sebagai Pejabat Negara. “Bisa (dipidana) jika terbukti,” imbuhnya

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bogor angkat bicara soal pelaporan sejumlah pihak ke Panwaslu atas dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman. Partai Gerindra beranggapan bahwa pernyataan yang disampaikan Usmar kepada pengurus LPM beberapa hari lalu merupakan hal wajar dan biasa saja.

Sebab, acara yang dilakukan Usmar dengan para pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyrakat (LPM) dilaksanakan saat masa cuti nasional. “Kami rasa Us¬mar sebagai kader Partai Gerindra berhak menyuarakan kepentingan partai,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bogor Sopian Ali Agam.

Sopian yang juga Ketua Steering Committee (SC) Tim Paslon Nomor urut 1 Ruyat-Zaenul ini meyakini bahwa kemungkinan Usmar berkata demikian karena sebagai pribadi kader Gerindra. “Kalau di luar dinas, sebagai kader partai, saya rasa punya hak untuk itu dan dikembalikan kepada LPM,” ucapnya seraya mengaku bang¬ga memiliki kader militan.

Kasus ini bermula saat Usmar Hariman yang sedang menggelar pertemuan dengan Lembaga Pemberdayaan Masyrakat (LPM) se-Kota Bogor di Hotel Savero Bogor pada Senin (11/6/2018) lalu.

Acara yang bertajuk ‘Buka Puasa bersama Asosiasi LPM dengan Plt Walikota Bogor’ itu berbalut pembagian THR dan parsel lebaran. Acara juga dimanfaatkan Usmar untuk berkampanye. Bahkan, Usmar terdengar mengajak, mengarahkan dan memihak kepada salah satu paslon. Sesekali dirinya juga menjatuhkan pasangan lain.

Dalam rekaman berdurasi 14 menit yang beredar, Usmar mulai terdengar berpihak kepada salah satu paslon saat memasuki rekaman menit ketujuh. “Dari empat pilihan pasangan (calon) yang ada, kita tidak mungkin memilih walikotanya dua. Pasti kita pilih satu. Walikota dimana-mana juga satu, wakil juga satu. Nggak ada walikota tiga,” ungkap Usmar.

Usmar kemudian melanjutkan dengan membahas hasil survei. Ia juga menyatakan telah melakukan survei terbaru. “Dan per tanggal 1-5 Juni, kita melakukan survei lagi. Ingin tahu hasilnya? Kasih tahu nggak ya? Jadi, tanggal 1-5 Juni kita melakukan survey, Alhamdulillah… kita menang 3,08 persen. 1-5 Juni kita unggul 3,08 persen. Kalau teman-teman dengar dari kubu sebelah mereka yang menang biarin saja, itu shock terapi yang penting kita terus komunikasi,” tegas Usmar.

Tidak itu saja, dalam kesempatan tersebut juga Usmar mengaku membantu pasangan calon nomor urut 1 Ruyat-Zaenul dengan menyalahgunakan jabatannya sebagai Plt Walikota. “Sungguh luar biasa teman-teman (paslon) nomor satu dengan keterbatasan yang ada, tergopoh-gopohlah. Saya juga nggak bisa bantu banyak, kecuali memberikan beberapa program yang bisa disahkan,” jelasnya.

“Jadi itu sebagai parameter untuk bapak-bapak sekalian. Poin utamanya, kita unggul. Kita itu maksudnya nomor satu unggul di 3,08 persen. Mungkin pembicaaraan kita stop disitu, sebentar lagi adzan dan berbuka puasa. Harus kita viralkan ke teman-teman di bawah,” pungkasnya.(cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
March 2018
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Trending