Connect with us

PILKADA

Bima Arya : Jangan Harap Investor “Nakal” dapat Tanda Tangan Wali Kota

Published

on

Bima Arya – Dedie Rachim.

Bogorzone.com, Bogor – Pasangan calon nomor urut 3, Bima Arya Sugiarto, menyatakan bahwa Kota Bogor sangat membuka diri untuk pengusaha yang ingin berinvestasi. Namun, jangan harap investor ‘nakal’ bisa dengan mudah mendapatkan tanda tangan sang Walikota. 

Dalam ‘Dialog Politik Membedah Visi Misi Calon Walikota Bogor’, Selasa (13/3/2018), Bima menegaskan bahwa ‘Bogor Is Not For Sale! (Bogor tidak untuk dijual, red)’.

“Kalau ada yang bilang saya mengobral izin, silahkan lihat datanya. Sangat ketat, Bogor is not for sale. Dari 20.866 permohonan perizinan yang masuk, yang disetujui 13.636 atau yang ditolak sekitar 40 persen. Ini data tiga tahun terakhir,” ungkap Bima di hadapan panelis dan ratusan penonton.

Menanggapi itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB Aji Hermawan, balik bertanya kepada Bima Arya. “Setiap keputusan investasi tentu memiliki beragam dampak, baik positif maupun negatif. Kenapa bisa ada investor ini mendapatkan izin cepat, yang satunya tidak? Lalu, apa yang menjadi prioritas investasi di Bogor ini? Kemudian saya ingin melihat ketika kebutuhan investasi semakin besar, bagaimana kemudian Kota Bogor menyisiati pembiayaan investasinya? Bagaimana pola itu dijalankan?,” beber Aji, bertanya.

Bima Arya kemudian menjawab satu per satu pertanyaan yang diajukan panelis. Bima menyatakan, untuk menyiasati kebutuhan pembiayaan investasi  yang dibutuhkan Kota Bogor, pemerintah tidak bisa mengandalkan dana APBD saja, untuk itu setiap tahunnya ia pernah menggelar forum CSR.

“Yang pertama seluruh invetasi harus kita kaitkan dengan program prioritas. Jadi, setiap tahun itu ada forum CSR. Kita undang para pengusaha yang ingin mengucurkan dananya. Kita sodorkan menunya ke mereka, silahkan mereka mau pilih apa. Jangan sampai mereka mengucurkan sesuatu tapi bukan prioritas atau bukan yang dibutuhkan Kota Bogor,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Bima, program-program kolaborasi akan terus dilakukan ke depannya untuk menentukan arah Kota Bogor. “Setiap tahun ada Bogor Economic Summit. Biasanya dengan Kabupaten Bogor. Nah, disitu kita siapkan apa saja yang kita butuhkan terkait program prioritas. Untuk trasportasi apa, untuk kemiskinan apa, untuk PKL apa, dan untuk tata ruang apa,” terang dia.

“APBD kita terbatas hanya Rp2,3 triliun. Tidak cukup untuk membiayai semua. Tentunya sumber lain dari CSR swasta, bantuan provisni maupun nasional, dan yang terakhir adalah yang sekarang banyak dijajaki adalah public private partnership. Ini agak ribet, agak panjang tapi sudah ada yang menerapkan. Untuk RSUD ke depan kita butuh anggaran yang cukup besar. Pusat dan provonsi mungkin ga cukup dananya. Karena itu sekarang kita melihat kemungkinan mendanai RSUD melalui pola public private partnership yang sukses dilakukan di Buleleng, Bali,” tambahnya.

Bima juga menjawab pertanyaan panelis soal adanya investor yang mendapatkan izin yang cepat dan tidak. “Setiap permohonan investasi yang masuk harus melalui proses. Karena akan terkait juga dengan tata ruang Kota Bogor. Ada badan koordinasi untuk pengaturan tata ruang. Ada ahli tim bangunan dan gedung di situ untuk mengkaji dari aspek kelayakan bangunan, dan sebagainya. 

Di situlah bisa menjelaskan, kalau prosesnya lama, berarti ini ada masalah. Ada masalah dengan tata ruang, ada maslah dengan desain bangunan, ada masalah dengan lingkungan, mungkin ada masalah dengan warga. Nah itu menjawab pertanyaan bapak tadi kenapa yang satu bisa cepat dan kenapa yang satu tidak. Cepat, kalau sesmuanya sesuai,” pungkasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PILKADA

Balad AY Tasyakuran Atas Kemenangan Paslon HADIST

Published

on

Bogorzone.com, Cijeruk – Potong tumpeng dan mendengarkan tausiyah menjadi rangkaian kegiatan tasyakuran Balad Ade Yasin (AY) untuk kemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan (HADIST), di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang dilaksanakan tanggal Rabu (27/6/2018) lalu.

Kegiatan tasyakuran tersebut, dihadiri para pengurus kordinator wilayah (Korwil) di enam daerah pemilihan (Dapil), 40 perwakilan pengurus koordinator tingkat kecamatan (Korcam) dan tingkat desa serta rukun warga se Kabupaten Bogor, di Vila Wasil Kampung Cibadak, RT 01/01, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Rabu (19/7/2018).

Wakil Bupati Bogor terpilih H. Iwan Setiawan dan juga Ketua Umum Balad AY, Edi Kusmana serta para pengurus Balad AY tingkat DPP pun nampak hadir dalam acara tasyakuran tersebut.

Ketua Umum Balad AY, Edi Kusmana mengatakan, kegiatan ini bentuk rasa terimakasih kepada Allah SWT yang sudah menjadikan Paslon HADIST sebagai pemenang dan menjadi pemimpin Kabupaten Bogor lima tahun kedepan.

“Kami bersyukur dengan hasil Pilkada, karena masyarakat memberikan amanah kepada Paslon HADIST untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor,” ujarnya saat pemotongan tumpeng kepada Bogorzone.com.

Selain itu, melalui kegiatan tasyakuran ini, keberadaan Balad AY yang sudah terbentuk di semua dapil dan kecamatan hingga tingkat desa, rukun warga maupun rukun tetangga, tetap terjalin silaturahmi.

“Biar Balad AY terus kompak dan tetap solid, makanya kami adakan tasyakuran ini,” jelas Edi Kusmana.

Wakil Bupati Bogor terpilih, H. Iwan Setiawan mengucapkan rasa terimakasih kepada para pengurus Balad AY yang sudah berjuang untuk memenangkan Paslon HADIST.

“Hanya ucapan terimakasih yang bisa saya sampaikan kepada seluruh jajaran pengurus Balad AY. Saya juga berterimakasih pada semua relawan Paslon HADIST yang sudah mendukung dan bekerja keras di Pilkada Bogor,” tukasnya. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PILKADA

KMBP3 Yakin Dikepemimpinan Ade Yasin – Iwan Setiawan Kabupaten Bogor Menjadi Termaju

Published

on

Pasangan Hadist saat menghadiri acara Panca Karsa atau lima program strategis untuk mengebut pembangunan di berbagai bidang.

Bogorzone.com, Cibinong – Pilkada Kabupaten Bogor 2018 telah berlalu dengan hasil suara tertinggi diraih oleh pasangan Hj.Ade Yasin – H.Iwan Setiawan (HADIST). Duet pemimpin pilihan rakyat itu pun disambut antusiasias oleh berbagai kelompok masyarakat, lantaran HADIST diketahui memiliki Panca Karsa atau lima program strategis untuk mengebut pembangunan di berbagai bidang.

Optimisme kalangan aktivis LSM dan mahasiswa pun mulai mengemuka, kebanyakan menilai duet HADIST kelak akan membawa perubahan signifikan, setidaknya menghasilkan banyak terobosan seperti yang pernah dilakukan oleh Rahmat Yasin semasa menjabat Bupati Bogor, seperti pembangunan Stadion Pakansari, Gelanggang Olahraga di Kecamatan-Kecamatan dan peningkatan infrastruktur.

Koalisi Masyarakat Bersih Pemantau Pemerintahan dan Pembangunan (KMBP3) menilai duet Bupati Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan memunculkan harapan dan optimisme masyarakat luas. “Saya yakin beliau berdua akan melanjutkan target Bogor menjadi Kabupaten Termaju. Tapi untuk mencapai hal itu, harus mendapat dukungan masyarakat luas,” jelas Koordinator KMBP3, Coky Pasaribu, kepada wartawan di Cibinong, Rabu (18/7/18).

Menurutnya, selain figur Ade Yasin dan Iwan Setiawan yang kompeten dan bervisi maju, program Panca Karsa yang digagas HADIST sangat relevan dengan situasi dan kondisi saat ini.

“Seperti pembangunan dan peningkatan infrastruktur di pelosok dan wilayah perbatasan, pengembangan obyek pariwisata menjadi andalan PAD, dan perluasan lapangan kerja dengan menggenjot investasi,” paparnya.

Selain hal-hal tersebut, Coky juga memuji program Bogor Beradab, Bogor Sehat dan Bogor Cerdas yang dinilai sangat relevan serta memang dibutuhkan oleh warga Kabupaten Bogor. Tak cuma itu, visi maju lain HADIST ialah menempatkan figur-figur yang kompeten, kredibel dan berintegritas di dinas/badan atau unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Komitmen HADIST untuk menjadikan figur-figur terbaik sebagai lokomotif kerja Pemkab Bogor tentu patut diapresiasi, sebab saat ini yang dirasa kurang memenuhi harapan ialah rendahnya kualitas pelayanan dan buruknya kinerja dinas yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, seperti dinas perizinan, dinas PUPR, dinas tenaga kerja, dinas pertanian, dinas pemuda dan olahraga serta kecamatan- kecamatan,” imbuh Coky.

Oleh karena itu, KMBP3 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kepemimpinan HADIST serta berperan aktif dalam setiap program dan kebijakan Pemkab Bogor.

“Tentunya LSM, mahasiswa dan unsur masyarakat lain harus peduli dengan pro aktif memberikan masukan dan informasi kepada Bupati dan Wabup kedepannya. Jangan pasif, karena duet Ade Yasin dan Iwan Setiawan adalah pemimpin kita bersama,” pungkas Coky. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PILKADA

Perolehan Suara Bima-Dedie Naik Dibanding Pilkada 2013

Published

on

Acara Gerakan Tanam Pohon (GTP) ke-179 di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal.

Bogorzone.com, Bogor – Perolehan suara Bima Arya-Dedie (Badra) Rachim pada Pilkada 2018 naik atau lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan suara pada Pilkada 2013. Demikian dikatakan Ketua Tim Pemenangan Badra yang sekaligus Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor.

Tagor menjelaskan, perolehan suara Badra pada 2018 mencapai target dengan jumlah 43 persen. “Itu meningkat dibandingkan perolehan Bima pada Pilkada tahun 2013 sewaktu berpasangan dengan Usmar Hariman. Artinya selama empat tahun memimpin Kota Bogor ada perubahan. Mudah-mudahan sekarang berpasangan dengan Dedie A Rachim ini bisa menutup kekurangan-kekurangannya,” ungkapnya usai menghadiri acara Gerakan Tanam Pohon (GTP) ke-179 di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (15/07/18).

Dengan kemenangan Badra, kata Tagor, pihaknya mengucapkan terima kasih atas pengorbanan dan kerja keras tim koalisi dan relawan selama proses pemenangan Pilwalkot Bogor 2018.

“Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya bahwa kami dengan dengan pasangan Bima Arya – Dedie A Rachim masih diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk meneruskan ikhtiar pembangunan di Kota Bogor, dan itu sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Kemenangan tersebut, lanjutnya, adalah kemenangan bersama seluruh masyarakat Kota Bogor yang di-promote oleh partai koalisi dan relawan. “Kami berusaha semaksimal mungkin mengerahkan segala daya upaya dan kemampuan dari masing-masing stakeholder pengusung Badra. Alhamdulillah sampai saat ini bahkan sampai penetapan pun kami masih tetap komunikasi, tetap bertemu, walaupun memang pada tahun 2019 masing-masing dari koalisi akan saling berhadapan. Saya yakin dengan suasana yang sangat kondusif dan kebesaran hati dari masing-masing pimpinan partai politik baik pengusung Badra maupun non pengusung maupun pengusung yang lain, Insya Allah saya yakin Pemilu tahun 2019 ini akan tetap terjaga kondusifitasnya,” ujarnya. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
March 2018
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Trending