Connect with us

KABUPATEN BOGOR

18 Warga Desa Wirajaya Laporkan HN “Biong Nakal” ke Polres Bogor

Published

on

Bogorzone.com, Cibinong – Sebanyak 18 warga Kampung Barangbang, Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, mendatangi Polres Bogor, Rabu (14/3/2018). Mereka melaporkan HN, biong nakal yang telah menipu warga dengan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Pelaporan ke Polres Bogor dilakukan oleh Rasidi, salah satu korban yang didampingi langsung oleh lima pengacara dari Kantor Hukum Sembilan Bintang & Patners, yaitu Anggi, Mogi, Sam, Egi, dan Rudi.

Pelaporan diterima baik oleh Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro, yang telah tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / B / 247 / III  / 2018 / JABAR / RES . BGR, tertanggal 14 Maret 2018. 

“Langkah awal dalam penjemputan keadilan cukup baik. Selain disaksikan langsung oleh pimpinan reserse langsung (Kasat Reskrim), tetapi juga negara benar-benar telah melindungi korban sebagaimana amanah konstitusi,” kata Anggi Triana Ismail, kuasa hukum warga.

Namun, kata Anggi, laporan ini tidaklah selesai sampai meja para penyelidik Polres Bogor. Hal ini akan berlanjut sampai terlapor (HN) bisa dijerat sampai palu hakim menggetarkan jiwa para pencari keadilan (justitia ballen). 

“Semoga langkah penyelidik dan atau penyidik bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun sebagaimana kittohnya Perkapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang manajemen penyidikan serta Perkabareskrim No. 3 Tahun 2014 tentang SOP Penyidikan. Sehingga para biong yang berniat jahat pada orang-orang tak berdosa berkurang dari pandangan mata masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Anggi.

Anggi mengungkapkan, kasus ini bermula pada awal tahun 2016 di mana HN menyambangi kediaman ke 18 warga Desa Wirajaya guna menawarkan proses jual beli tanah.

“Dalam hal ini HN selaku perantara atau biong. Adapun pembelinya adalah perusahaan. Mendengar kabar baik, 18 warga Kampung Barambang Desa Wirajaya merespons positif tawaran HN. Tanpa berpikir panjang, warga langsung menyerahkan sertifikat hak milik asli berikut SPPT asli kepada HN,” ungkap Anggi.

Akan tetapi di dalam proses jual beli tersebut ada banyak kejanggalan, kata Anggi. Di antaranya, penjual dan pembeli tidak pernah dipertemukan serta tidak dilakukan di hadapan pejabat berwenang yakni Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau notaris. 

Namun naas, selama dua tahun lamanya penjual tidak pernah menerima uang seperak pun dari HN terkecuali janji dan janji. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Rumah Pensiunan Koramil Terancam Ambruk Gara-gara Ternak Ayam Bangkok

Published

on

Bangunan rumah milik H.M. Kamso di RT 5/2 Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terancam ambruk.

Bogorzone.com, Ciawi – Bangunan rumah milik H.M. Kamso di RT 5/2 Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terancam ambruk. Kondisi rumahnya sudah terbelah dan retak-retak yang diduga akibat pekerjaan alat berat di lokasi peternakan ayam bangkok milik Sunyoto alias Ipong.

Lokasi peternakan ayam bangkok tersebut persis bersebelahan dengan rumah H.M. Kamso, hanya beberapa meter dari SDN Banjarsari 01 dan dekat Kantor Desa Banjarsari.

H.M Kamso yang ditemui pada Selasa (27/11/2018) siang, langsung menunjukkan kondisi rumahnya. Nampak tembok dan lantai bagian dapur dan kamar serta lantai atas rumahnya sudah belah-belah memanjang di setiap sudut menunggu ambruk. Penguni rumah pun terus dihantui rasa was-was kuatir ambruk tiba-tiba.

“Sebetulnya kejadian ini sudah dua tahun lamanya. Pada waktu itu gara-gara ada alat berat melakukan penggalian dan perataan tanah di peternakan ayam bangkok yang pekerjaannya persis di belakang rumah. Saya sudah beberapa kali komplain dan mengadukan hal ini ke pemilik maupun ke Pemerintah Desa hingga Satpol PP Kecamatan Ciawi. Tapi sampai hari ini tidak ada tanggapan apa-apa. Boro-boro diganti rugi,” ungkap H.M. Kamso.

Pria yang berusia 89 tahun pensiunan TNI dan terakhir bertugas di Koramil Ciawi ini menjelaskan, pertama berdiri perternakan ayam dirinya tidak oernah komplain bahkan ikut menyetujui. “Bahkan saya sebagai tetangga pernah dapat kompensasi Rp200 ribu. Namun gara-gara rumah saya hancur, sejak dua tahun lalu saya protes. Sayangnya tidak pernah digubris oleh pemilik. Warga juga sudah tiga kali mengundang pemilik tapi tak pernah hadir. Dari pihak desa dan Satpol PP kecamatan juga tidak ada tindak lanjut. Selain merusak rumah juga warga merasakan polusi bau,” tegasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Desa Pandansari Masih Dipimpin Rusli Maksum

Published

on

Rusli Maksum Kembali Pimpin Pandansari.

Bogorzone.com, Bogor – Masyarakat Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, masyoritas masih percaya akan kepemimpinan Rusli Maksum. Hasil perhitungan suara dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Minggu (28/10/2018), Rusli Maksum yang merupakan Calon Kades incumbent tetap unggul.

Rusli Maksum dengan nomor urut 2 mendapatkan suara terbanyak 1.541. Rusli unggul telak dari empat calon lainnya.

Euforia kemenangan tim sukses dan pendukung Rusli Maksum pun tak terbendung saat mengetahui jagoannya unggul. Mereka langsung konvoi mengeruduk kediaman Rusli Maksum.

Ketua Tim Sukses Rusli Maksum, Amir, mengatakan, pemungutan suara berjalan sangat kondusif dan warga sangat antusias dalam melaksanakan Pilkades. “Hal ini terlihat dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), 70 persen datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena jauh sebelumnya panitia selalu mensosialisasikan melalui RT/RW di wilayah masing-masing. Sementara yang tidak sempat datang ke TPS 30% warga mungkin bisa saja yang sedang punya kegiatan kerja di luar daerah,” ungkapnya.

Sementara Rusli Maksum mengungkapkan, keunggulan dirinya berkat kerja sama yang sangat solid dari seluruh tim tanpa terkecuali. “Tentu saja ini merupakan kepercayaan dari masyarakat yang sangat besar. Ke depannya selaku pengemban amanah, demi kemajuan Pandansari saya akan terus meningkatkan pembangunan sesuai aturan yang berlaku dengan skala prioritas,” pungkasnya. (wan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Pilkades di Kawasan Puncak Mayoritas Masih Diungguli Incumbent

Published

on

Pilkades di Kawasan Puncak Mayoritas Masih Diungguli Incumbent.

Bogorzone.com, Megamendung – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah selatan Kabupaten Bogor sukses dilaksanakan di sejumlah desa pada Minggu (28/10/2018). Di wilayah selatan yang menggelar Pilkades serentak di antaranya Desa Cinagara Kecamatan Caringin, Desa Pandansari Kecamatan Ciawi, dan tiga desa di wilayah Kecamatan Megamendung yaitu Cipayung Girang, Sukaresmi, dan Pasir Angin.

Pantauan di desa-desa di kawasan Puncak yang melaksanakan Pilkades, hasilnya mayoritas masih diungguli oleh calon kades incumbent. Kades yang mencalonkan kembali rata-rata tetap menang dan masih mendapat kepercayaan masyarakatnya.

Di Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung misalnya, incumbent Hj. Srie Budy Sayekti unggul dengan suara tipis. Begitu juga di Desa Pasir Angin, H. Endang Sulaeman unggul dengan suara cukup signifikan. Hanya saja di Desa Sukaresmi, incumbent Baehaki harus menelan pil pahit karena dikalahkan oleh Iim Inrahim yang merupakan Sekretaris Desa Sukaresmi.

Di Desa Pandansari Kecamatan Ciawi juga terjadi hal serupa. Rusli Maksum yang merupakan incumbent unggul dan berdasarkan perhitungan suara mendapatkan suara sebanyak 1.541.

Sementara itu, selama berlangsungnya Pilkades penjagaan ketat dilakukan aparat gabungan termasuk pasukan Brimob.

“Pilkades mulai dari pencoblosan hingga usai penghitungan suara berlangsung aman. Kami berharap, bagi mereka yang kalah harus menerima dengan legowo. Begitu juga, kepada para pemenang harus kembali mempersatukan masyarakat yang sempat mengalami perbedaan pilihan,” ujar Kasie Trantib Megamendung, Iwan Relawan.

Pasca Pilkades, lanjut Iwan, anggota Satpol PP akan terus melaksanakan pemantauan. “Kami tetap siaga, pasca pilkades harus benar-benar kondusif,” pungkasnya. (dang)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
March 2018
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Trending