Connect with us

KABUPATEN BOGOR

Gempa, Ratusan Rumah di Selatan Kabupaten Bogor Rusak

Published

on

Bogorzone.com, Megamendung – Bencana alam gempa bumi berskala 6,4 SR yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1/2018) sekira pukul 13.35 Wib, berdampak pula terhadap wilayah Kabupaten Bogor. Laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sedikitnya terdapat 82 unit rumah termasuk satu masjid dan satu sekolah yang rusak akibat guncangan gempa.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo, merinci, berdasarkan laporan yang diterimanya wilayah yang terdampak akibat gempa antara lain di Desa Sukamaju, Cintamanik, Warga Jaya, Kecamatan Cigudeg, terdapat 11 bangunan rumah rusak sedang hingga berat. Di Desa Malasari dan Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung 57 bangunan rusak ringan hingga berat. Di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan terdapat 5 bangunan rusak. 

Di Desa Pasir Muncang, Desa Lemah Duhur dan Pasir Buncir Kecamatan Caringin ada 4 bangunan rumah rusak serta 1 bangunan atap Sekolah Dasar Cimande 2 rusak parah. Di Desa Cijeruk dan Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk terdapat 2 bangunan rusak. Di desa Kuta, kec. Megamendung, terdapat 2 rumah berlantai dua roboh.

Informasi lain yang dihimpun, akibat rumah roboh di Kampung Pakancilan,  Legok Oncom RT 01/04, Desa Kuta Kecamatan Megamendung, ada satu orang korban bernama Raihan (5 tahun). Putra warga setempat bernama Latif ini mengalami luka ringan di bagian kepala.

Sementara itu, pantauan di Kampung Tarikolot dan Pakancilan Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, sedikitnya 80 unit rumah mengalami kerusakan berkategori sedang dan berat. Rumah-rumah warga yang berada di kawasan tersebut, selain berdiri di tepian tebing, juga struktur bangunannya tidak memiliki daya untuk menahan gempa  bumi.

Pihak Kecamatan, Pemdes, ormas, relawan, dan berbagai elemen masyarakat baik dari Kecamatan Megamendung dan Cisarua sudah turun ke lokasi untuk membantu evakuasi serta memberikan bantuan tanggap darurat.

“Setelah mendapat laporan dari Sekdes Desa Kuta, RAPI/ SSBH langsung merespons dengan segera menurunkan tim. Alhamdulilah korban jiwa nihil, ada satu anak umur 5 tahun korban luka ringan. Ini suatu kemajuan buat masyarakat yang sudah paham apa yang harus dilakukan upaya penyelamatan diri ketika terjadi bencana gempa bumi,” ujar Pimpinan Satuan Siaga Bencana dan Harkamtibmas (SSBH) Cisarua dan Megamendung Dillah Holik. (dang/cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KABUPATEN BOGOR

Hore Tol Bocimi Sudah Bisa Dilalui

Published

on

Bogorzone.com,Ciawi – Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi menjelang hari raya lebaran, dipastikan tidak akan terjadi lagi. Sebab, Tol Bocimi (Bogor, Ciawi, Sukabumi) seksi 1 sepanjang 15,3 KM telah dibukan secara fungsional tanpa tarif pada Jumat (8/6/2018) kemarin siang, tepatnya sejak pukul 13.00 WIB hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1439 hijriah.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada Kamis (7/6/2018), meninjau kondisi Tol Bocimi Seksi I Ciawi-Cigombong.

“Tol Bocimi seksi I dari Ciawi ke Cigombong dengan panjang sekitar 15,3 km ini akan kita fungsikan mulai besok usai Shalat Jumat. Kondisi jalannya sudah mantap dan tengah penyelesaian pemasangan kelengkapan berupa rambu dan marka jalan. Saat ini progres Seksi I telah mencapai 89%,” kata Menteri Basuki.

Untuk mengoptimalkan arus lalu lintas, kendaraan yang diperbolehkan melintas, hanya kendaraan pribadi dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Selain itu juga dilakukan pengaturan dimana untuk tanggal 8-14 Juni 2018, tol fungsional diperuntukan bagi kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi.

“Sedangkan pada hari Idul Fitri, Jumat-Minggu (15-24 Juni 2018) hanya bisa dilewati kendaraan dari arah sebaliknya,” papar Basuki.

Dengan fungsionalnya ruas tol tersebut, akan signifikan mengurangi waktu tempuh Ciawi-Cigombong dari sekitar 1-2 jam menjadi sekitar 20 menit. Selama fungsional, telah disiapkan tiga pintu tol, yakni di pintu Tol Ciawi, kilometer 6+300 Cimande/Caringin, dan kilometer 15+300 Cijeruk/Cigombong.

“Antisipasi kemacetan dilakukan dimana Pintu Tol Caringin akan dibuka jika kepadatan panjang terjadi di pintu tol Cigombong,” ungkap Menteri PUPR tersebut.

Untuk memberikan kenyamanan, lanjut Basuki, pihak pengelola menyediakan tempat perhentian (rest area) sementara bagi pemudik, yakni di kilometer 10+700 yang dilengkapi parkir kendaraan, toilet, dan mushola.

Pembangunan Tol Bocimi dibagi menjadi empat seksi, antara lain Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 km, Seksi II Cigombong- Cibadak 11,9 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 km, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 km.  

“Pembangunannya menggunakan dana investasi badan usaha jalan tol (BUJT)  PT Trans Jabar Toll dengan saham mayoritas dimiliki oleh PT Waskita Toll Road dengan nilai investasi sebesar Rp 15,95 triliun,” jelas Basuki.

Kehadiran Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 54 km ini, sambungnya, dapat menjadi jalan alternatif menuju Jawa Barat bagian Selatan, terutama bagi angkutan logistik yang selama ini harus berhadapan dengan kemacetan pada ruas jalan Ciawi-Cigombong-Cicurug-Cibadak.

Tol Bocimi juga akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang sekitar 67 km bila melalui jalan arteri, dari semula sekitar 5 jam menjadi sekitar 1-2 jam saja.

“Semakin lancarnya konektivitas diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah Sukabumi serta mendukung kawasan wisata di selatan Jawa seperti Pelabuhan Ratu,” tukas Menteri Basuki. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Sekda Lantik Ratusan Pejabat Eselon IV

Published

on

Suasana pelantikan 338 Pejabat Administrasi Pengawas (Eselon IV) di Gedung Tegar Beriman, Selasa (15/4/2018).

Bogorzone.com, Cibinong – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar melantik 338 Pejabat Administrasi Pengawas (Eselon IV) di Gedung Tegar Beriman, Selasa (15/4/2018). Adang ditemanin Kepala BKPP Dadang Irfan dan Inspektur Kabupaten Bogor Kabupaten Bogor Benny Delyuzar.

Dalam sambutannya, Adang berpesan agar para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah jabatan dengan baik dan penuh tanggung jawab, sebagai wujud komitmen untuk memberikan pelayanan publik terbaik.

“Berikan pelayanan yang terbaik agar masyarakat merasakan keberadaan Pemerintah, karena posisi kalian berhadapan langsung dengan masyarakat, dengan peran dan tugas yang berkaitan dengan aspek teknis, perencanaan awal dan kontrol terhadap kinerja pegawai yang berada di dalam tanggung jawab kalian,” ujarnya.

Disamping itu, Adang mengingatkan, dalam kontestasi pilkada yang sedang berlangsung di Kabupaten Bogor, agar para ASN bersikap netral atau tidak berpiihak kepada pasangan calon sesuai dengan yang diamanatkan undang-undang. Dirinya juga meminta para pejabat yang dilantik untuk mensosialisasikan aturan ini kepada pegawai di unit kerjanya masing-masing.

 “Prinsipnya jaga netralitas kita sebagai ASN melalui sikap, ucapan, perbuatan maupun tindakan yang mengarah kepada dukungan ke salah satu calon. Saya ingatkan bahwa sudah ada beberapa pejabat maupun staf di lingkup Pemkab Bogor yang sudah diberikan sanksi. Jadi saya minta sekali lagi, untuk jaga netralitas kalian,” tukas Adang. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Ganti Untung Lahan Tol Bocimi, Warga Cimande Hilir Minta Keadilan

Published

on

Bogorzone.com, Caringin – Warga Kampung Tenggek, RT 01/2, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, meminta keadilan kepada pemerintah. Hal itu terkait adanya dugaan intimidasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembayaran ganti untung lahan Tol Bocimi.

Apid (30), pemilik lahan yang saat ini belum dilakukan ganti untung PUPR mengatakan, pihaknya merasa terintimidasi oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR. Sebab, lahan miliknya seluas 164 meter, dibayar tidak sesuai yang diinginkan.

“Kami minta ganti untung lahan yang terkena pembebasan pembangunan Tol Bocimi sebesar Rp.500 juta. Tapi pihak PUPR hanya akan membayar sebesar Rp.351 juta,” ujarnya kepada Bogorzone.com, Senin (7/5/2018) siang.

Menurutnya, permintaan ganti untung lahan berikut bangunan yang sudah ditempati keluarganya selama puluhan tahun itu, sangat berasalan. Karena, dari awal pembebasan lahan untuk mega proyek tol tersebut, dinilai telah terjadi kejanggalan.

“Masa di satu hamparan lahan yang sama, harga ganti untung kepada pemilik berbeda-beda. Bahkan ada yang lebih tinggi harganya daripada lahan milik kami,” papar Apid.

Selain itu, ketidak adilan yang dilakukan pihak PUPR atau tim pembebasan lahan dari pemerintah, saat pihaknya mengajukan keberatan dengan harga yang sudah ditentukan.

Harusnya, lanjut Apid, baik itu pihak pemerintah desa, kecamatan, kabupaten hingga pemerintah pusat, melakukan musyawarah dengan para pemilik lahan yang keberatan.

“Saat ini ada tiga bidang di Desa Cimande Hilir yang lahannya belum dilakukan pembayaran ganti untung. Semuanya termasuk kami ingin ada perubahan harga ganti untung, sayang nya tidak ada upaya musyawarah, malah melakukan konsinyasi,” ungkapnya.

Apid menegaskan, pihaknya tidak akan menyerah dengan permasalahan tersebut. Terlebih, dari awal pihaknya sudah mengajukan keberatan dengan ganti untung yang diberikan pemerintah.

“Kami sebagai warga awam yang tidak tahu hukum, hanya minta keadilan. Ini lahan kami ko, kenapa harus dipaksa di jual tidak sesuai keinginan. Parahnya lagi, kami diminta untuk keluar dari rumah oleh pihak pengadilan negeri (PN) Cibinong sampai tanggal 9 Mei, sedangkan pembayaran ganti untung belum diterima kami,” tukasnya.

Pantauan di lokasi pembangunan Tol Bocimi, dari ketiga bidang lahan yang belum dibayar ganti untung, masih berdiri kokoh bangunan rumah dan ditempati beberapa kepala keluarga (KK). (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
January 2018
M T W T F S S
« Dec   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Trending