CBA Sikapi Penyerapan Bankeu Kabupaten Bogor

Bogorzone.com, Cibinong – Adanya kekecewaan warga terkait janji yang tidak ditepati oleh Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti soal bantuan keuangan, dinilai Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman sangat aneh.

“Padahal sampai september saja anggaran Bankeu yang bisa disalurkan ke warga jauh dari kata cukup,” paparnya kepada Bogorzone.com.

Jajang pun menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di tahun anggaran 2017, mengalokasikan anggaran belanja Bankeu sebesar Rp856.123.552.000, dimana salah satunya bisa disalurkan ke pemerintah desa.

Namun, sambungnya, sampai semester 1 atau September akhir, pos anggaran tersebut baru direalisasikan senilai Rp425.544.792.315 atau 50 persen saja alias setengahnya.

“Hal ini juga berarti Pemkab Bogor menggenjot pos anggaran Bantuan keuangan sisa sebesar Rp430.578.759.685 dalam 3 bulan terakhir, ini jelas riskan dan tidak tepat sasaran,” tukas Jajang.

Sementara, Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti, pemimpin yang anti kritik dan tidak mau disalahkan. Setelah janjinya ditagih warga di empat desa, terkait dana bantuan keuangan (Bankeu) dan diberitakan janji bupati hanya angin surga, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman malah sewot.

Melalui wachtapp nya, Bupati Bogor membalas kiriman portal berita dan menyudutkan penulis. “Kalau ngga tau persoalannya harusnya konfirmasi ke DPMD,” katanya singkat melalui wachtapp.

Sebelumnya saat kegiatan launching pelayanan Paten online di Kecamatan Megamendung, Minggu (7/1/2018) lalu, Bupati Bogor ditanya soal dana Bankeu yang sampai saat ini belum juga cair. Namun, bupati tidak menjawab pertanyaan awak media dan memilih untuk pergi menaiki kendaraan dinasnya. (ris)