Pengemis Asal Cianjur dan Sukabumi Digelandang TRC Dinsos

Bogorzone.com, Cisarua – Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, berhasil mengelandang para pengemis yang setiap hari beraksi di kawasan wisata Puncak, Cisarua. Kedok komplotan ini terbongkar, setelah petugas membututi alur kedatangan pengemis. 

Petugas TRC Dinsos Kabupaten Bogor, Nurul Sulisfarini mengatakan, para pengemis yang digelandang kali ini, diciduk saat mengemis disekitar lokasi Warung Kaleng, Desa Tugu Selatan. Para pengemis, merasa ke enakan karena selalu mendapatkan uang dari para turis timur tengah.

“Jadi mereka ini didrop di sini pakai mobil. Dan petugas langsung mengikuti aktifitas mengemisnya,” ujarnya kepada Bogorzone.com saat mendata para pengemis di ruangan Satpol PP Kecamatan Cisarua, Senin (11/12/2017).

Nurul menjelaskan, kasus ini bukan pertama kali. Pasalnya, pada razia sebelumnya di kecamatan lain, identitas pengemis berasal dari wilayah yang sama, yakni Cianjur dan Sukabumi. 

“Yang terjaring adalah kelompok asal Cianjur paling banyak. Tapi untuk warga Sukabumi hanya ada satu orang,” paparnya.

Untuk menyakinkan calon pemberi sedekah, lanjut Nurul, para pengemis yang beroprasi berusia di atas 50 tahun. Pakaian pun dipersiapkan untuk menarik rasa iba warga. Bahkan, tak sekedar pakaian, kelompok ini juga melibatkan pengemis disabilitas. 

“Ya dari Satpol PP bersama kami ada yang membuntuti. Saat meminta-minta kami bawa untuk didata,” katanya. 

Setelah didata, sambungnya, para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini akan dikirim ke Balai Kesejahteraan Sosial, Citereup, Kabupaten Bogor. Dalam oprasi pengemis ini, sebanyak 7 orang Lansia 6 perempuan, satu Lansia laki-laki, serta dua anak balita berusia 2 dan 6 tahun. 

“Kalau yang muda disana dikasih pelatihan. Biasanya Lansia lama dibina dan diam di sana sampai ada keluarga yang menjemput,” tukasnya. (ris)