Indak Komisi 3, Pemborong DI Cilimus Diberikan Toleransi

Bogorzone.com, Ciawi – Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi memberikan toleransi terhadap pelaksana rehabilitasi saluran Irigasi DI Cilimus, di Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, karena tidak tepat waktu atau terlambat dari batas pelaksanaan sesuai dengan kontrak kerja.

Menurut politisi Partai Golkar, alasan memberikan toleransi ke PT. Syaira Mahadaya Abadi, selaku pelaksana proyek yang bersumber biaya dari Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor senilai Rp3.632.046.000 itu, karena bukan murni kesalahan pemborong.

Wawan menjelaskan, ada beberapa faktor yang mengakibatkan proyek tersebut tidak tepat waktu, mulai dari adanya perubahan gambar dan juga faktor cuaca.

“Makanya saya berikan waktu sampai tanggal 27 Desember atau sebelum akhir tahun, pekerjaan sudah harus selesai,” ujarnya kepada Bogorzone.com saat meninjau lokasi proyek rehabilitasi saluran DI Cilimus, Selasa (19/12/2017) siang.

Adapun sanksi tegas yang akan diterima rekanan ketiga atau pemborong, apabila akhir tahun tidak selesai pembangunan saluran irigasi tersebut, yakni berupa denda pekerjaan yang ditetapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Tak hanya sanksi administrasi saja yang akan diterima pelaksana, mungkin juga bisa ketahap lebih berat lagi, seperti mencoret hitam perusahaannya,” tegas Wawan.

H. Selamet, anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor yang saat itu ikut melakukan inspeksi mendadak (Indak) pun meminta kepastian kepihak pelaksana agar pembangunan bisa diselesaikan sebelum akhir tahun.

“Saya akan meninjau ulang seminggu lagi ke lokasi ini. Kalau belum selesai sesuai yang dijanjikan dan disepakati pemborong, maka saya akan tindaklanjuti ke dinas terkait,” singkatnya.

Perwakilan PT. Syaira Mahadaya Abadi, Muha mengakui jika terlambatnya pengerjaan rehabilitasi saluran Irigasi DI Cilimus ini, karena adanya perubahan gambar dan faktor cuaca yang sudah memasuki hujan.

“Tapi saya targetkan dalam waktu seminggu ini, pekerjaan sudah selesai dilaksanakan,” tukasnya.

Indak yang dilaksanakan Komisi 3 dan juga dewan asal daerah pemilihan (Dapil) selatan Kabupaten Bogor itu, didampingi Kepala UPT Pengairan IV, Eka Sukarna dan juru air Dedi Junaedi, PPK DPUPR Bobby serta Kepala Sub Bagian (Kasubag) TU Jalan UPT wilayah 2, Karlan. (ris)