Berdiri Di Halaman Kantor Desa Tugu Selatan, Tower Mitratel Diprotes Warga

Bogorzone.com, Cisarua – Keberadaan menara telekomunikasi atau tower di halaman Kantor Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menuai protes dikalangan warga sekitar. Warga menilai, Tower Mitratel yang dibangun PT Dayamitra Telekomunikasi merusak estetika dan membahayakan warga.

M. Teguh Mulyana, warga Tugu Selatan menyayangkan kebijakan Pemerintah Desa (Pemdes) Tugu Selatan yang mengizinkan adanya pemasangan tiang tower tersebut.

“Saya melihat tidak pantas aja ada tower di halaman kantor desa, secara estetika juga tidak bagus. Belum lagi kalau roboh nanti bagaimana, warga juga yang akan menjadi korban,” tegasnya kepada Bogorzone.com.

M. Teguh Mulyana mengaku tidak mengetahui perizinan yang sudah dikantongi pihak pengusaha tower, terutama izin dari warga sekitar atau lingkungan.

“Tahunya sudah berdiri aja tower itu,” paparnya.

Ia meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor turun ke lokasi dan mengkroscek semua legalitas perizinan yang sudah ditempuh pihak pengusaha tower. Apakah sudah sesuai aturan dan tidak melanggar estetika, atau memang di izinkan.

“Lahan itukan milik desa bukan perorangan, seperti apa mekanisme nya sampai PT Dayamitra Telekomunikasi bisa membangun tower disitu dan di izinkan,” tegasnya.

Sementara, Camat Cisarua, Bayu Ramawanto menyatakan tidak tahu menahu keberadaan tower yang ada di halaman Kantor Desa Tugu Selatan. Karena, tidak ada pemberitahuan apapun dari kepala desa.

“Saya mengetahui ada tower disitu (desa,red) saat mendampingi Ibu Bupati Bogor meresmikan tempat wisata di Kawasan Gunung Mas,” akunya.

Untuk mengetahui lebih detail, lanjutnya, pihak kecamatan akan memanggil kepala desa dan meminta penjelasan terkait tower tersebut.

“Nanti akan saya tanyakan ke kepala desa,” tukas Bayu.

Data dari surat pernyataan yang dibuat Mitratel nomor : DMT.1978/DVO/ROW-e1000000/XI/2017, bahwa pembangunan menara telekomunikasi berada di Desa Jogjogan, Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, tertanggal 22 November 2017. (ris)