Tanah Proyek Tol Bocimi Bahayakan Pengguna Jalan

Bogorzone.com, Caringin – Tanah bekas ban kendaraan proyek Tol Bocimi yang menempel di ruas Jalan Raya Mayjen HE. Sukma, persisnya didepan kantor Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga. Selain mengotori sepanjang ruas jalan tersebut, tanah yang berserakan itu dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.

Saprudin, penjaga sekolah dasar negeri (SDN) Caringin membenarkan dengan kondisi jalan yang banyak tanah bekas kendaraan barang keluar masuk proyek Tol Bocimi, sangat membahayakan pengguna jalan saat melintas.

“Jalan jadi licin akibat tanah tersebut,” ujarnya kepada Bogorzone.com, Kamis (26/10/2017).

Selain tanah, kata Saprudin, ban kendaraan truk yang mengangkut bahan material mega proyek di wilayah Desa Cimande Hilir itu, terdapat juga bebatuan. Sehingga, bila batu yang besarannya sekepal tangan orang dewasa itu terlindas, kuatir akan kena warga yang sedang berjalan kaki.

“Yang lebih saya kuatirkan lagi, batu itu terlempar ke anak-anak sekolah yang sedang bermain. Nanti saya yang akan disalahkan pihak sekolah,” paparnya.

Saprudin mengaku sudah memberitahukan kepada pihak pelaksana pembangunan proyek Tol Bocimi agar membersihkan tanah-tanah yang menempel dan berserakan di jalan. Namun, dari pihak pelaksana dan pekerja malah tidak mengindahkan.

“Saya jadi kesal. Padahal saya juga mau membersihkan tanah-tanah yang berserakan di jalan itu, asal ada sekop atau alat untuk membersihkannya,” imbuhnya.

Hal senada juga di tegaskan salah seorang penjaga parkir rumah makan di depan pengerjaan Tol Bocimi, persisnya di samping kantor Kecamatan Caringin.

“Sudah pasti bila kendaraan roda dua yang melindas tanah itu, akan tergelincir. Sudah licin, pastinya tanah itu akan menghasilkan polusi udara atau debu,” tukas Angga. (ris)