Connect with us

KABUPATEN BOGOR

Korban Kebakaran di Desa Tangkil Dapat Bantuan dari CSC RAPI

Published

on

Bogorzone.com, Caringin – Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Ugan (55), warga Kampung Bepak RT 06/01 Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat lalu (11/8/2017) pukul 12.30 Wib. Akibat kebakaran ini, satu orang meninggal dunia dan satu orang balita mengalami luka parah serta menghanguskan seisi rumah.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat anak korban sedang melakukan kegiatan literan bensin eceran yang jaraknya tidak jauh dengan tungku di mana Ibu Icah (40) sedang memasak. Api langsung menyambar bensin dan membakar Ibu Icah serta rumah korban. Kobaran api juga menyambar seorang balita anaknya ibu Icah, Rifki (2,5) yang ketika kejadian sedang berada di tengah rumah. 

Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit. Namun setelah mendapat perawatan, Ibu Icah yang tak lain istri Ugan tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia. Sementara Rifki mengalami luka bakar cukup serius pada bagian wajah kanan, badan dan kakinya. Karena alasan biaya, korban Rifki kini hanya bisa dirawat jalan.

Mendengar musibah ini, Lilis Kusmiati (45) salah seorang anggota RAPI TRIPLE-C (JZ10FEV) yang juga salah seorang volunter CSC (Caring & Sharing Community) mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kondisi sebenarnya. 

“Begitu saya tahu, saya bersama suami langsung ke lokasi. Rumahnya hangus tak tersisa dan kondisi kesehatan balita Rifki sangat memperihatinkan. Saya langsung posting infonya di Group WA CSC dan alhamdulillah langsung mendapat tanggapan positif dari Sahabat CSC,” ungkap Lilis.

Berdasarkan info awal tersebut, Kang Irfan salah satu relawan CSC lantas melakukan asessment kebutuhan korban. “Rehabilitasi rumah dan pengobatan balita Rifki yang piatu adalah menjadi prioritas utama,” kata Irfan.

Pada Sabtu (9/9/2017), lebih dari 50 orang CSC RAPI bersama Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Caringin AKP Fitra Zuanda dan perwakilan tokoh masyarakat Caringin Rizki Yasin, lantas mendatangi lokasi kejadian dengan membawa material yang dibutuhkan. Dengan dibantu tukang, mereka langsung melakukan penggantian atap rumah dan kayu-kayu penyangga yang hangus terbakar.

“Dana bantuan rehab rumah korban ini berasal dari sumbangan sosial sahabat CSC yang notabene anggota RAPI, yang secara sukarela mengamanahkan donasi melalui CSC untuk disampaikan kepada korban,” kata Kang Irfan yang memiliki call sign JZ10FAN. 

Sementara itu, Ugan dan keluarganya hanya bisa pasrah dengan kejadian itu dan berterimakasih atas kepedulian CSC. “Saya benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan bantuan seperti ini. Saya udah pasrah. Istri saya meninggal, anak saya luka bakar, rumah hangus, saya bahkan sejak kejadian sudah tidak mau lagi melihat rumah itu karena trauma. Tapi hari ini saya kaget, bahagia dan sedih, ternyata masih ada orang-orang yang peduli dengan musibah yang menimpa kami rakyat kecil biasa,” ungkap Ugan yang terbata-bata dan tak mampu menahan air matanya.

Kapolsek Caringin, AKP Fitra Zuanda juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada rekan-rekan CSC RAPI yang secara sukarela telah membantu warga korban kebakaran di Desa Tangkil ini. “Ini adalah sebuah kegiatan yang patut kita dukung bersama, dan kami jajaran Polsek Caringin siap membantu dan bekerjasama kapan saja,” katanya. Dirinya juga ikut menyerahkan dana sebesar Rp 2 juta kepada Ugan untuk biaya pengobatan balita Rifki.

“Saya sangat senang sekali bisa ikut bergabung dengan CSC dalam kegiatan sosial ini. Saya baru tahu kalo RAPI itu tidak hanya aktif di bidang komunikasi, tapi di bidang sosial juga, saya mau ikut daftar RAPI,” begitu tanggapan pasangan Dewi (50) dan Yasin (52) seorang pengusaha eksportir pohon dan batu mulia yang turut hadir dalam kegiatan rehab rumah dan membantu obat-obatan. (asp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KABUPATEN BOGOR

Wabup Terpilih Iwan Setiawan Minta PWBS Mengawal Pembangunan

Published

on

PWBS melakukan silaturahmi ke Saung Bromelia, Desa Leuwimalang.

Bogorzone.com, Cisarua – Paguyuban Warga Bogor Selatan (PWBS), diminta Wakil Bupati Bogor terpilih, H. Iwan Setiawan untuk ikut mengawal pelaksanaan pembangunan dikepemimpinan nya nanti. Hal itu dikatakan wakil bupati yang berpasangan dengan Hj. Ade Yasin saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bogor tersebut, saat PWBS melakukan silaturahmi ke Saung Bromelia, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, akhir pekan lalu.

H. Iwan Setiawan, saat berbincang-bincang dengan warga yang tergabung kedalam PWBS menegaskan, keberadaan PWBS tentunya dapat dijadikan mitra kerja dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Bogor khususnya wilayah selatan lima tahun kedepan.

“PWBS juga nantinya tidak hanya ikut mengawal proses pembangunan saja, tetapi bisa memberikan masukan dan ajuan dalam perencanaan pembangunan,” ujarnya kepada Bogorzone.com

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor itu pun mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada PWBS. Dimana, saat pelaksanaan Pilkada Bogor lalu, PWBS ikut mendukung Paslon HADIST.

“Kedepan saya akan sediakan sekretariat PWBS agar nantinya bisa dijadikan tempat berkumpul warga selatan,” papar H. Iwan Setiawan.

Sementara, koordinator PWBS, Azet Basuni mengaku senang dengan pernyataan Wabup Bogor terpilih yang akan melibatkan PWBS dalam mengawal pelaksanaan pembangunan wilayah selatan.

“Kami siap membantu mengawal pembangunan di Kabupaten Bogor khususnya wilayah selatan,” tegasnya.

Azet pun menyatakan akan memasukkan Wabup Bogor terpilih menjadi penasehat didalam kepengurusan PWBS. Sehingga, setiap program-program pemerintah selama kepemimpinannya dapat terarah dan berjalan sesuai harapan warga.

“Tentunya kami sangat mendukung penuh setiap program pemerintah kedepan,” tukasnya. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Operasi Nahya dan Abainya Pemkab Bogor Terhadap Rakyatnya

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Kabupaten Bogor yang memiliki APBD Rp6 triliun dan selalu berkoar ingin menjadi kabupaten termaju di Indonesia nampaknya masih salah pengelolaan. Selain masih banyak ditemukan rakyatnya yang bergizi buruk dan miskin, Bupati Bogor dan jajarannya ternyata juga belum mampu meski hanya mengurusi satu orang rakyatnya yang menderita penyakit tumor.

Hal ini seperti dialami Nahya, warga Kampung Leuwihiyem, Desar Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Remaja berusia 17 tahun ini menderita tumor di kepalanya.

Sejak satu tahun yang lalu, putra dari Amsori ini mulai menjalani proses pengobatan Nahya. Dimulai dari tingkat Puskesmas, RSUD Leuwiliang, dari RSUD Leuwiliang mendapat rujukan ke RS PMI Bogor, barulah dari RS PMI Bogor mendapat rujukan ke RS Fatmawati, Jakarta. Proses operasi pengangkatan tumor di kepala Nahya dapat dilaksanakan pada Senin, 9 Juli 2018. Tumor yang sudah ada di kepala Nahya sejak ia kecil kini telah berhasil diangkat.

Namun, ada cerita yang cukup menyedihkan di balik seluruh proses pengobatan Nahya. Rija Lujaman, pemuda asal Kampung Leuwihiyem, Desar Argapura, Kecamatan Cigudeg, yang telah berani memulai untuk membawa Nahya berobat sampai proses operasi Nahya.

Bermodal kartu BPJS PBI, Rijal mulai membawa Nahya berobat didampingi dengan beberapa kawannya. Rijal membentuk Tim Relawan Peduli Nahya. Namun disayangkan, nyaris tak ada bentuk peran bantuan berarti yang dirasakan Nahya dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Pemkab Bogor seperti menutup mata atas apa yang melanda salah satu warganya. Bayangkan saja, hampir selama satu tahun lebih proses pengobatan, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak terlibat secara aktif dalam proses penyembuhan Nahya. Padahal keluarga Nahya serba kekurangan. Jangankan untuk membawanya berobat, untuk makan sehari-haripun sulit,” kata Rijal didampingi sejumlah kader mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ciputat.

Rijal bersama Tim Relawan Peduli Nahya pernah mengajukan proposal dana swadaya untuk membantu proses pengobatan Nahya. Proposal ini mereka ajukan atas dasar rekomendasi dari Pemerintah Kecamatan Cigudeg. Namun, sampai berlangsungnya proses operasi Nahya, Pemkab Bogor belum menindaklanjutinya.

“Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan besar bagi kita. Kemana pemerintah disaat rakyatnya membutuhkan? Apakah rakyat harus mengemis kepada pemerintah? Jadi ini bukan sekadar perkara seseorang yang terkena penyakit, perkara lain ialah bagaimana Pemerintah Kabupaten Bogor mampu mengkoordinasikan instansi-instansi yang berada di bawahnya, agar dapat bekerja secara maksimal,” ungkap Rijal.

“Belajar dari Nahya, penyakit yang tak kunjung diobati membuat ia terpaksa berhenti sekolah karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan. Artinya, pemerintah harus lebih peka, sigap, dan tanggap dalam memaksimalkan jajaran dan instansi yang berada di bawahnya, agar nantinya tidak ada lagi warga yang bernasib sama seperti Nahya,” imbuhnya.(cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

H. Iwan Setiawan Berikan Apresiasi Kepada Empat Walpri

Published

on

Bogorzone.com, Cisarua – Empat pengawal pribadi (Walpri) mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati (Wabup) Bogor terpilih H. Iwan Setiawan, karena sudah mendampinginya selama beberapa bulan atau saat masa kampanye.

Wabup yang berpasangan dengan Hj. Ade Yasin dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor itu menilai, kinerja Walpri sudah maksimal menjalankan kinerjanya. Sehingga, patut diberikan apresiasi.

“Suka dan duka Walpri selama ikut mendampingi saya, banyak sekali dan tidak mungkin bisa saya lupakan. Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para Walpri,” ujarnya saat melakukan kegiatan di Saung Bromelia Hankam, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (9/7) malam.

Dihadapan para istri ke empat Walpri, H. Iwan Setiawan meyakinkan selama mendampinginya, betul-betul menjalankan tugas sesuai perintah lembaganya.

“Jadi ibu, kalau ke empat Walpri ini suka pulang larut malam, memang mendampingi saya kemana pun juga,” papar dihadapan para istri Walpri tersebut.

H. Iwan berharap, silaturahmi tetap terjalin dengan baik bersama Walpri dan keluarganya. Sehingga hubungan persaudaraan terus terjalin dan terbangun dengan baik.

Brigadir Arif Wibowo Suharto, anggota Reskrim Polsek Klapanunggal yang terpilih mendampingi Wabup Bogor, H. Iwan Setiawan mengaku, dirinya tidak kenal dengan H. Iwan Setiawan saat terpilih mendampinginya selama masa kampanye.

“Saya tidak kenal dengan Wabup Bogor, H. Iwan Setiawan walaupun saya pernah tugas di Polsek Ciawi,” jelasnya.

Arif menjelaskan, pada Bulan Februari 2018, awal dirinya ikut mendampingi H. Iwan Setiawan dan diperkenalkan ketiap wilayah yang ada di Kabupaten Bogor.

“Setelah saya ikut mendampingi, ternyata ditiap wilayah itu berbeda-beda, baik wilayah selatan, timur, tengah, utara dan barat. Yang paling rawan atau zona merah itu wilayah barat Kabupaten Bogor, tapi Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik, aman dan sukses,” tukas Arif. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
September 2017
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Trending