Bersebrangan di Pusat, Enam Parpol Bahas Kesepahaman dan Kerjasama Politik

Bogorzone.com, Babakan Madang – Seakan tak terpengaruh dengan panasnya suasana politik di level pusat, enam partai politik yang berseberangan di pusat, malahan mendeklarasikan kerjasama politik dan kesepahaman di tingkat Kabupaten Bogor. Keenam partai tersebut antara lain PPP, Gerindra, PKS, Nasdem, PKB dan Hanura. 

Naskah kesepahaman politik dalam rangka menyongsong pemilihan Bupati Bogor 2018 itu, ditandatangani setelah pertemuan para pimpinan DPC masing-masing partai selama 2 jam lebih di Hotel Lorin Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kamis malam (24/8/17). Suasana pertemuan terlihat penuh keakraban walaupun yang hadir ialah para pimpinan parpol.

Tampak hadir dalam pertemuan itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Hj.Elly Halimah Yasin, Ketua DPC Gerindra H.Iwan Setiawan, Ketua DPC Nasdem H.Albert Pribadi, Ketua DPC Hanura Iswahyudi, Wakil Ketua DPD PKS Wasto Sumarno dan Sekretaris DPC PKB Miftah. Selain itu tampak Sekretaris DPC PPP M Romli dan Anggota Fraksi Gerindra DPRD Suwardi.

“Ya ini pertemuan untuk menyamakan persepsi dalam menyongsong Pilbup 2018. Kita bangun kesepahaman, bahwa kita tidak bisa maju sendiri, tapi harus bersama-sama. Jadi belum ada bahasan soal nama nama cabup dan cawabup yang akan diusung. Makanya kita semua nyambung,” ujar Romli yang didaulat jadi jurubicara kelompok lima ini.

Setelah pertemuan ini, kata Romli, masing-masing DPC Partai akan melaporkan hasil pertemuan ke tingkat Provinsi dan DPP. “Tentu kami semua akan koordinasi dengan pengurus provinsi dan DPP. Kita kan ada mekanisme sebelum ke tahapan serius,” cetus Albert Pribadi.

Namun dari informasi yang diperoleh, nama Ade Yasin diakui para pimpinan parpol sebagai figur kuat yang paling berpeluang diusung jadi calon Bupati Bogor.

“Saya melihat sosok bu Ade Yasin paling tinggi popularitasnya. Ya dalam hal ini Hanura tentu tahu diri, yang paling mungkin kita mengajukan Cawabup,” kata ketua DPC Hanura Iswahyudi.

Sementara, Wasto mengaku, walau belum ada kesimpulan untuk mengusung nama kandidat bupati dan wakil, dirinya optimis kerjasama politik enam parpol ini akan mencapai satu tujuan bila masing- masing parpol mendapat restu dari DPP.

“Makanya, kami dari PKS laporkan dulu pertemuan ini ke pusat. Bila DPP setuju, ya ambil keputusan bersama untuk kebaikan Kabupaten Bogor,” tukas Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor tersebut. (ris)