Dugaan Penyunatan RTLH Dinilai Kades Jambuluwuk Fitnah

Bogorzone.com, Ciawi – Adanya dugaan pemotongan dana bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dinilai fitnah oleh kepala desa (Kades) setempat. Sebab, Pemdes Jambuluwuk tidak merasa memotong atau melakukan penyunatan dana bagi warga tidak mampu untuk memperbaiki rumahnya tersebut.

Kades Jambuluwuk, Ade Hayu mengatakan, pihak desa tidak menyunat dana RTLH seperti yang diberitakan media. Karena, saat dana bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu cair, pihaknya langsung melakukan musyawarah.

“Saat musyawarah itu muncul kesepakatan, warga penerima manfaat secara sukarela ingin memberikan rasa terimakasih nya kepada aparat desa, RT dan RW yang sudah membantu cairnya bantuan tersebut,” ujarnya kepada Bogorzone.com.

Adapun rasa terimakasih warga penerima manfaat, lanjutnya, yakni memberikan uang sebesar Rp.1 juta, dari besaran Rp.10 juta yang diterima untuk dibagikan ke masing-masing RT dan RW serta staf desa.

“Bahkan ada surat pernyataannya juga. Dan kalaupun memang warga tidak setuju, saya berani bertanggung jawab,” papar Ade.

Selain itu, jumlah penerima dana bantuan RTLH di Desa Jambuluwuk, bukan 150 rumah. Tetapi, untuk tahap awal yang saat ini sedang dilakukan pembangunan ditiap rumah warga penerima manfaat, hanya sebanyak 50 rumah.

“Jadi ini sudah fitnah. Datanya saja tidak benar,” jelasnya.

Terkait warga yang memberikan keterangan kepada wartawan berinisial WF, Ade berani bertaruh jika warga penerima di Desa Jambuluwuk yang tersebar dibeberapa RT dan RW, tidak ada nama warga berinisial tersebut.

“Saya jamin, tidak ada yang namanya WF sebagai warga pemenang manfaat atau penerima dana RTLH di Desa Jambuluwuk,” tukasnya. (ris)