Connect with us

KOTA BOGOR

Sepi Tamu, Lokalisasi GS Terancam Bangkrut

Published

on

Bogorzone.com, Megamendung – Tempat prostitusi di Jalan Raya Gadog-Puncak, persisnya berlokasi di Kampung Cibogo, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang lebih terkenal dengan sebutan gang semen (GS), terancam gulung tikar alias bangkrut.

Karaeng, salah seorang pengelola GS mengaku, saat ini kondisi tempat prostitusi yang dikelolanya sudah lama itu tidak lagi banyak peminat atau tamu. Sehingga, wanita-wanita yang menjadi pekerja seks komersil (PSK) di GS, lebih memilih pindah tempat.

“Lihat saja kosan disini, semua pada kosong. Penghuni yang awalnya didominasi para pekerja GS, sekarang sudah pada pergi cari ketempat kerja lain,” akunya kepada Bogorzone.com saat di lokasi kosan wanita GS di Kampung Cibogo, RT 05/03 Desa Cipayung.

Menurut dia, dari jumlah kamar kos sebanyak 36 pintu, yang terisi hanya sekitar 19 kamar. Jumlah sebanyak itu, tidak hanya di huni para wanita yang bekerja sebagai PSK di GS saja, tetapi campur dengan pekerja lainnya.

“Jadi di kosan ini paling hanya beberapa wanita saja yang bekerja di tempat GS, selebihnya ada yang kerja di Alfamart maupun perusahaan lain,” ujarnya.

Hal sama juga di ungkapkan Maman, pengelola GS lainnya yang sudah belasan tahun menjajaki pekerjaan sebagai papih di lokalisasi tersebut.

“Sekarang GS sudah sepi, jadi wanita nya pun sedikit. Tidak seperti dulu yang jumlahnya bisa mencapai puluhan,” papar Maman.

Maman menjelaskan, sedikitnya wanita penghibur di GS, akibat sepinya tamu yang ingin mendapatkan pelayanan ke lokalisasi tersebut. Belum lagi usai di bongkarnya lokasi Kali Jodo Jakarta, bermunculan tempat prostitusi baru.

“Makanya, sejak banyaknya tempat prostitusi baru di Jakarta, banyak wanita disini kerja disana dengan iming-iming gaji besar,” imbuhnya.

Maman pun hanya bisa pasrah saja dengan kondisi tempat mengais rezekinya selama ini yang sudah sepi pengunjung.

“Ya mungkin saya akan mencari pekerjaan lain kalau sampai disini benar-benar bangkrut,” tukasnya. (nto/ded)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Tujuh Pabrik Danone Aqua Dapat Penghargaan dari Gubernur Jabar

Published

on

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Achmad Heryawan menyerahkan penghargaan kepada tujuh Pabrik AQUA yang beroperasi di wilayah Jabar.

Bogorzone.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Achmad Heryawan menyerahkan penghargaan kepada tujuh Pabrik AQUA yang beroperasi di wilayah Jabar. Penghargaan yang diterima Danone-AQUA tersebut, atas konsistensi pihak perusahaan dalam menjalankan program-program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Penyerahan penghargaan juga, bersamaan dengan peresmian bersama proyek-proyek Corporate Sosial Responsibility (CSR) di Jabar yang telah dijalankan sepanjang tahun 2017, bertempat di Bandung pada 17 April 2018.

Adapun penghargaan yang diberikan Gubernur Jabar kepada perwakilan dari tujuh Pabrik AQUA yaitu, dari Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, Cianjur, dan Subang. Selain ketujuh penghargaan tersebut, Danone-AQUA juga menerima penghargaan khusus sebagai perusahaan yang secara konsisten melaksanakan program-program CSR secara berkesinambungan. Penghargaan khsusus tersebut diterima secara langsung oleh VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.

Pada 2013, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan pedoman Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan serta program Kemitraan dan Bina Lingkungan di Jabar. Dengan adanya kebijakan tersebut, 132 perusahaan BUMD, BUMN, dan perusahaan swasta bergabung menjadi mitra CSR Jabar.

Perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra tersebut semakin meningkatkan program CSR, mulai dari pemberian bantuan modal untuk usaha mikro, beasiswa pelatihan, edukasi, peningkatan mutu kesehatan, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jabar memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berkontribusi dan berhasil menjalankan program kegiatan CSR-nya. Sejalan dengan program pemerintah daerah melalui Tim Fasilitas CSR Jabar. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi investasi sosial dari berbagai perusahaan. Saya mengharapkan kita dapat membangun Jabar bersama-sama,” kata Gubernur Jabar, Achmad Heryawan dalam siaran pers nya.

Salah satu perusahaan yang memperoleh penghargaan tersebut adalah pabrik-pabrik Danone-AQUA yang beroperasi di Jabar. Dalam perjalanan 45 tahun, Danone-AQUA tidak hanya memenuhi kebutuhan hidrasi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kondisi sosial dan lingkungan di wilayah tersebut.

Jabar memiliki arti khusus bagi Danone-AQUA, karena kehadiran perusahaan ini di Indonesia adalah di Jabar, yaitu dengan didirikannya pabrik pertama di Bekasi pada 23 Februari 1973. Hingga saat ini ada tujuh pabrik AQUA Grup yang beroperasi di Jabar, yaitu di Bekasi, Citeureup, Ciherang, Mekarsari, Babakan Pari, Cianjur, dan Subang.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan, bahwa pabrik-Danone-AQUA di Jabar menjalankan kegiatan operasionalnya dengan konsep ramah lingkungan.

“Kami menjalankan operasional dengan mendepankan nilai-nilai hak asasi manusia, mempertahankan kualitas, dan menjaga kepatuhan kepada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku. Berbagai inovasi produksi dilakukan untuk menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghematan air, energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vera .

Pabrik Danone-AQUA di Jabar bukan hanya memperhatikan produksi, melainkan juga senantiasa berkomitmen terhadap pengelolaan distribusi produk secara bertanggung jawab dan juga pelestarian lingkungan sekitarnya. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk selalu menyelaraskan keberhasilan bisnis dan kemajuan sosial serta kelestarian lingkungan.

“Kami menjalankan operasional dengan mendepankan nilai-nilai hak asasi manusia, mempertahankan kualitas, dan menjaga kepatuhan kepada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku. Berbagai inovasi produksi dilakukan untuk menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghematan air, energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga daur ulang limbah. Dari situlah dihasilkan produk air minum dalam kemasan yang sehat dan berkualitas yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vera .

Pabrik Danone-AQUA di Jabar bukan hanya memperhatikan produksi, melainkan juga senantiasa berkomitmen terhadap pengelolaan distribusi produk secara bertanggung jawab dan juga pelestarian lingkungan sekitarnya. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk selalu menyelaraskan keberhasilan bisnis dan kemajuan sosial serta kelestarian lingkungan.

“Komitmen kami adalah melanjutkan dan memperbaiki kinerja agar keberadaan kami dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan alam yang dalam hal ini sesuai dengan misi Danone One Planet One Health,” paparnya.

Pada acara ini juga ditampilkan pameran produk dari berbagai kelompok binaan Danone-AQUA di Jawa Barat. Selain itu, materi kampanye “Isi Piringku” juga ikut meramaikan pameran ini. Materi tersebut merupakan hasil kerjasama Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dan Danone Indonesia untuk mendukung pembelajaran pangan dan gizi di tingkat PAUD 4 – 6 tahun. (ris) (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

02SN 2018 Diresmikan Plt Wali Kota Bogor

Published

on

Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman secara resmi membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Bogor.

Bogorzone.com, Bogor – Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman secara resmi membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Bogor, di GOR Pajajaran, Kamis (05/04/18). Event tahunan ini dalam rangka pencarian bibit atlet di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Sebanyak 792, 150 official dengan jumlah 942 peserta atlet dari siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ikut dalam kegiatan O2SN ini.

Plt Walikota Bogor Usmar Hariman mengatakan, melalui O2SN ini berfungsi untuk membentuk keseimbangan mental dan fisik siswa sehingga akan terbentuk siswa yang berkarakter, menjungjung sportifitas, dan juara. Lewat ajang perlombaan ini juga terjalin silaturahmi di antara semua siswa, guru dan kepala sekolah di masing-masing sekolah.

“Kami bangga melihat semangat peserta dan membuat kami jadi merasa optimistis 20 tahun ke depan ada generasi pengganti yang betul-betul memiliki jiwa yang kuat, sehat yang berani jadi diri sendiri dan menjauhi hal-hal negatif,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin, menjelaskan, pada tahun ini cabang olahraga (cabor) yang dilombakan masih sama yakni terdiri dari 11 Cabor. Yakni atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, karate, tenis meja, catur, bola voli, tenis lapang, sepakbola mini, dan sepak takraw khusus SD dan bola basket untuk SMP. “Seluruh cabor ini diikuti 942 peserta yang meliputi 792 atlet ditambah 150 official,” ujarnya.

Fahmi menegaskan, tidak ada perbedaan yang signifikan di O2SN tahun ini, kecuali dari segi pembinaan yang semakin difokuskan. Pembinaan tersebut sudah dilakukan sejak seleksi di tingkat kecamatan hingga terpilih di tingkat kota dan kembali diseleksi untuk menjadi perwakilan Kota Bogor di tingkat Jawa Barat. “Target prestasi di Jawa Barat kami ingin Kota Bogor masuk di lima besar,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, O2SN ini menjadi bagian dari proses pendidikan dalam mengembangkan bakat dan minat. Pasalnya, peserta mempunyai talenta di olahraga yang bisa dikembangkan di masa depan untuk menjadi atlet nasional. Menurutnya, banyak atlet-atlet nasional yang berprestasi lahir dari O2SN.

“Jadi lomba ini selain ingin membuat anak-anak menjadi sehat dengan olahraga, siswa juga yang juara bisa mengikuti jalur prestasi untuk masuk ke SMP, SMA pilihannya,” katanya. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KOTA BOGOR

Korban Kebakaran Bantar Kemang Dapat Bantuan dari Kominitas CSC

Published

on

Komunitas CSC ini memberikan bantuan darurat berupa 16 paket kebutuhan pokok, makanan ringan, termasuk pakaian layak pakai.

Bogorzone.com, Bogor – Insiden kebakaran yang menimpa 19 rumah yang dihuni 113 jiwa di Bantarkemang, Kelurahan Baranangsiang, Kota Bogor, pada Selasa (3/4/2018) subuh, terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Beraneka bantuan pun terus mengalir ke lokasi pengungsian korban di Pondok Pesantren Daarul Uluum.

Termasuk Komunitas Peduli & Berbagi Caring & Sharing Community (CSC) wilayah Jabodetabek. Komunitas yang mayoritas beranggotakan personel Rasio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) ini pun tak ketinggalan memberikan bantuan kepada para korban yang kehilangan semua harta bendanya.

Komunitas CSC ini memberikan bantuan darurat berupa 16 paket kebutuhan pokok, makanan ringan, termasuk pakaian layak pakai. Bantuan diserahkan langsung kepada para korban dan secara simbolis diterima Lurah Baranangsiang Suburudin, Kamis (5/4/2018).

Pembina CSC, Irfan Fauzi Arief, mengharapkan melalui bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban kebakaran. “Kami ini anggotanya lintas sektor, lintas profesi, dan lintas wilayah. Jadi kalau mendengar ada kejadian bencana alam seperti ini kami pasti bergerak. Mudah-mudahan bermanfaat dan meringankan beban para korban,” ungkapnya.

Irfan dalam kegiatan sosial tersebut didampingi pula oleh Ketua RAPI Bogor Timur Penny Setia Permas, Wakil Ketua CSC Nunung Nur Islam, Andika, Ma Doyong, Safrudin, Bunda Rara, dan Idan.

Sementara itu, Lurah Baranangsiang, Suburudin, menegaskan, saat ini Pemkot Bogor melalui Kelurahan Baranangsiang terus memvalidasi data para korban termasuk melakukan sosialisasi program-program penanganan bencana kepara para korban.

“Untuk lokasi kontrakan atau tempat relokasi sudah siap. Selain disewakan kontrakan, para korban juga bisa menempati rusunawa. Sekarang masih dalam proses pendataan administrasi dan menunggu kesepakatan,” katanya.

Suburudin menjelaskan, proses administrasi yang perlu ditempuh itu antara lain harus menyiapkan data dan rekening pemilik kontrakan untuk para korban, di mana bantuan dana dari Pemkot sesuai aturan diserahkan langsung kepada pemilik kontrakan. Selain itu, banyak data dan kartu identitas korban yang hilang seperti KTP, KK, ijazah, dan sejenisnya.

“Alhamdulillah kalau berbagai bentuk bantuan sudah dari mana-mana. Posko bencana, dapur umum sudah ada. Untuk anak-anak sekolah juga kemarin sudah diajak oleh Dinas Pendidikan untuk belanja berbagai macam kebutuhan sekolah, dari sepatu, seragam, buku, tas, dan lain-lain. Untuk jumlah kerugian masih terus dihitung,” jelasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
March 2017
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Trending