Connect with us

KABUPATEN BOGOR

Kadivhumas Mabes Polri : Lidik Dan Tangkap Pelaku Pungli Pembayaran Tol Bocimi

Published

on

Bogor,Kota,Apa,Kabar,Kabupaten,Bogorzone,Kebun,Raya,KRB,Underpass

Bogorzone.com, Cigombong – Adanya dugaan pungutan liar (Pungli) saat pembayaran ganti untung lahan masyarakat untuk pembangunan Mega proyek Tol Bocimi (Bogor, Ciawi, Sukabumi) di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mendapat reaksi dari Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Boy Rafli Amar. Bahkan, perwira tinggi Polri yang sejak 14 April 2016 menjabat sebagai Kadivhumas itu mengimbau, aparat penegak hukum agar menangkap serta menindak tegas para pelaku pungli terhadap masyarakat penerima ganti untung lahan tol tersebut.

“Siapapun yang melakukan pungli, harus ditindak tegas. Lidik dan tangkap pelaku nya,” ujar Boy Rafli Amar kepada Bogorzone.com melalui pesan singkatnya.

Menurutnya, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli), dugaan yang dilakukan banyak melibatkan oknum saat pembayaran pembebasan lahan Tol Bocimi di Desa Wates Jaya, tidak boleh dibiarkan dan harus ditanggapi penegak hukum maupun tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli).

“Pungli masuk kategori pelanggaran hukum dan harus dipidanakan para pelakunya,” tegas Boy Rafli Amar menutup perbincangan.

Mencuatnya dugaan pungli terhadap masyarakat yang menerima uang pembayaran ganti untung pembebasan lahan Tol Bocimi, setelah adanya surat pernyataan yang dikirim ke berbagai media massa. Didalam surat pernyataan itu, masyarakat penerima uang dari pemerintah untuk membayar ganti untung lahan mengaku, diminta uang dengan besaran hingga Rp.50.000.000 oleh oknum pemerintahan desa setempat.
Dalam surat pernyataan yang dibuat, dana tersebut diperuntukan untuk koordinasi kepada oknum pemerintah desa, kecamatan, kepolisian hingga puluhan wartawan.

Mendengar adanya dugaan pungli, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar pun menyayangkan jika benar ada oknum yang melakukan dan meminta sejumlah uang kepada masyarakat penerima pembebasan lahan.

“Bila memang ada oknum yang meminta sejumlah uang kepada masyarakat penerima ganti untung pembayaran lahan, saya sangat menyayangkan dan harus ditindak tegas,” paparnya

Selain itu, Adang menyarankan agar masyarakat yang merasa dirugikan, sebaiknya melaporkan kepihak yang berwenang. Sebab, melalui laporan masyarakat, aparat hukum akan mudah dalam melakukan pengusutan.

“Seharusnya warga juga cepat melaporkan, jika memang pungutan itu benar. Jangan sampai, karena merasa dirugikan akhirnya membuat pernyataan yang tidak jelas dan belum tentu kebenarannya,” imbuh Sekda Kabupaten Bogor. (nto/ded)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KABUPATEN BOGOR

Rumah Pensiunan Koramil Terancam Ambruk Gara-gara Ternak Ayam Bangkok

Published

on

Bangunan rumah milik H.M. Kamso di RT 5/2 Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terancam ambruk.

Bogorzone.com, Ciawi – Bangunan rumah milik H.M. Kamso di RT 5/2 Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terancam ambruk. Kondisi rumahnya sudah terbelah dan retak-retak yang diduga akibat pekerjaan alat berat di lokasi peternakan ayam bangkok milik Sunyoto alias Ipong.

Lokasi peternakan ayam bangkok tersebut persis bersebelahan dengan rumah H.M. Kamso, hanya beberapa meter dari SDN Banjarsari 01 dan dekat Kantor Desa Banjarsari.

H.M Kamso yang ditemui pada Selasa (27/11/2018) siang, langsung menunjukkan kondisi rumahnya. Nampak tembok dan lantai bagian dapur dan kamar serta lantai atas rumahnya sudah belah-belah memanjang di setiap sudut menunggu ambruk. Penguni rumah pun terus dihantui rasa was-was kuatir ambruk tiba-tiba.

“Sebetulnya kejadian ini sudah dua tahun lamanya. Pada waktu itu gara-gara ada alat berat melakukan penggalian dan perataan tanah di peternakan ayam bangkok yang pekerjaannya persis di belakang rumah. Saya sudah beberapa kali komplain dan mengadukan hal ini ke pemilik maupun ke Pemerintah Desa hingga Satpol PP Kecamatan Ciawi. Tapi sampai hari ini tidak ada tanggapan apa-apa. Boro-boro diganti rugi,” ungkap H.M. Kamso.

Pria yang berusia 89 tahun pensiunan TNI dan terakhir bertugas di Koramil Ciawi ini menjelaskan, pertama berdiri perternakan ayam dirinya tidak oernah komplain bahkan ikut menyetujui. “Bahkan saya sebagai tetangga pernah dapat kompensasi Rp200 ribu. Namun gara-gara rumah saya hancur, sejak dua tahun lalu saya protes. Sayangnya tidak pernah digubris oleh pemilik. Warga juga sudah tiga kali mengundang pemilik tapi tak pernah hadir. Dari pihak desa dan Satpol PP kecamatan juga tidak ada tindak lanjut. Selain merusak rumah juga warga merasakan polusi bau,” tegasnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Desa Pandansari Masih Dipimpin Rusli Maksum

Published

on

Rusli Maksum Kembali Pimpin Pandansari.

Bogorzone.com, Bogor – Masyarakat Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, masyoritas masih percaya akan kepemimpinan Rusli Maksum. Hasil perhitungan suara dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Minggu (28/10/2018), Rusli Maksum yang merupakan Calon Kades incumbent tetap unggul.

Rusli Maksum dengan nomor urut 2 mendapatkan suara terbanyak 1.541. Rusli unggul telak dari empat calon lainnya.

Euforia kemenangan tim sukses dan pendukung Rusli Maksum pun tak terbendung saat mengetahui jagoannya unggul. Mereka langsung konvoi mengeruduk kediaman Rusli Maksum.

Ketua Tim Sukses Rusli Maksum, Amir, mengatakan, pemungutan suara berjalan sangat kondusif dan warga sangat antusias dalam melaksanakan Pilkades. “Hal ini terlihat dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), 70 persen datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena jauh sebelumnya panitia selalu mensosialisasikan melalui RT/RW di wilayah masing-masing. Sementara yang tidak sempat datang ke TPS 30% warga mungkin bisa saja yang sedang punya kegiatan kerja di luar daerah,” ungkapnya.

Sementara Rusli Maksum mengungkapkan, keunggulan dirinya berkat kerja sama yang sangat solid dari seluruh tim tanpa terkecuali. “Tentu saja ini merupakan kepercayaan dari masyarakat yang sangat besar. Ke depannya selaku pengemban amanah, demi kemajuan Pandansari saya akan terus meningkatkan pembangunan sesuai aturan yang berlaku dengan skala prioritas,” pungkasnya. (wan)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Pilkades di Kawasan Puncak Mayoritas Masih Diungguli Incumbent

Published

on

Pilkades di Kawasan Puncak Mayoritas Masih Diungguli Incumbent.

Bogorzone.com, Megamendung – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah selatan Kabupaten Bogor sukses dilaksanakan di sejumlah desa pada Minggu (28/10/2018). Di wilayah selatan yang menggelar Pilkades serentak di antaranya Desa Cinagara Kecamatan Caringin, Desa Pandansari Kecamatan Ciawi, dan tiga desa di wilayah Kecamatan Megamendung yaitu Cipayung Girang, Sukaresmi, dan Pasir Angin.

Pantauan di desa-desa di kawasan Puncak yang melaksanakan Pilkades, hasilnya mayoritas masih diungguli oleh calon kades incumbent. Kades yang mencalonkan kembali rata-rata tetap menang dan masih mendapat kepercayaan masyarakatnya.

Di Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung misalnya, incumbent Hj. Srie Budy Sayekti unggul dengan suara tipis. Begitu juga di Desa Pasir Angin, H. Endang Sulaeman unggul dengan suara cukup signifikan. Hanya saja di Desa Sukaresmi, incumbent Baehaki harus menelan pil pahit karena dikalahkan oleh Iim Inrahim yang merupakan Sekretaris Desa Sukaresmi.

Di Desa Pandansari Kecamatan Ciawi juga terjadi hal serupa. Rusli Maksum yang merupakan incumbent unggul dan berdasarkan perhitungan suara mendapatkan suara sebanyak 1.541.

Sementara itu, selama berlangsungnya Pilkades penjagaan ketat dilakukan aparat gabungan termasuk pasukan Brimob.

“Pilkades mulai dari pencoblosan hingga usai penghitungan suara berlangsung aman. Kami berharap, bagi mereka yang kalah harus menerima dengan legowo. Begitu juga, kepada para pemenang harus kembali mempersatukan masyarakat yang sempat mengalami perbedaan pilihan,” ujar Kasie Trantib Megamendung, Iwan Relawan.

Pasca Pilkades, lanjut Iwan, anggota Satpol PP akan terus melaksanakan pemantauan. “Kami tetap siaga, pasca pilkades harus benar-benar kondusif,” pungkasnya. (dang)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Trending