Connect with us

KRIMINALITAS

Polresta Bogor Tangkap Pengedar Narkoba

Published

on

Polresta Bogor ringkus 18 tersangka narkoba | Bogor | Kota | Apa | Kabar | Kabupaten | Bogorzone

Bogorzone.com, Bogor – Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota berhasil menangkap dan mengamankan sedikitnya 18 orang tersangka pengedar dan pemakai narkoba. Para tersangka dan barang buktinya kini diamankan di Mapolresta.

Hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di wilayah Hukum Polresta Bogor Kota dari tanggal 16 hingga 24 November 2016 yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Yuni Purwanti ini, berhasil mengungkap 8 sindikat bandar narkoba dengan jumlah 18 orang tersangka.

Kapolresta Bogor Kota AKBP Suyudi Ario Seto, mengatakan, di antara 18 tersangka terdapat bandar narkoba berinisial ZA yang berusia 29 tahun. Tersangka diamankan bersama tiga kaki tangannya yaitu MIS, EGI, dan, EH.

“Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengungkap lagi oknum Ketua RW di wilayah Kabupaten Bogor tepatnya di daerah Kecamatan Cisarua. Dari situ kedapatan 170 gram ganja atau 19 paket,” katanya.

Selanjutnya, ditangkap pula bandar narkoba MR dan jaringan di Lapas berinisial YW dengan suaminya. “Yang ini masih dalam tahap pengembangan,” imbuhnya.

Bandar yang berikutnya yang berhasil ditangkap adalah saudara Ableh yang mengedarkan 4,8 gram sabu. Pengungkapan berlanjut ke jaringan mahasiwa dan berhasil mengamankan 9 tersangka mahasiswa yang sedang berpesta narkoba jenis ganja di kamar kost. “Dari situ kami mengungkap bandar yang bernama Umar dan Aru salah satu mahasiswa di Kota Bogor,” kata AKBP Suyudi.

Dari satu minggu pengungkapan dengan 18 tersangka ini, berhasil diamankan barang bukti berupa sabu seberat 8,50 gram, ganja seberat 382,30 gram, dan alat komunikasi yang dipergunakan tersangka sebagai alat pendukung transaksi.

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Narkotika Tahun 2009 Pasal 111, 112, dan 114 ayat 1 dengan ancaman pidana serendah-rendahnya enam tahun penjara dan seberat-beratnya 20 tahun penjara. (dns)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KRIMINALITAS

Di Tempat Laundry Disita Setengah Kilo Ganja

Published

on

Ganja | Bogor | Kota | Apa | Kabar | Kabupaten | Bogorzone

Bogorzone.com, Kota Bogor – NA (32), pengedar ganja tak berkutik saat Team Pemburu Narkotika (TPN) Satnarkoba Polresta Bogor Kota menangkapnya di tempat kerjanya Laundry Aulia di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dari tangan NA, petugas berhasil menyita barang bukti narkotika jenis ganja seberat 525 gram. Kondisi barang haram seberat setengah kilogram lebih itu terpecah dalam beberapa kemasan.

Kasatnarkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi mengatakan, kasus ini merupakan pengembangan pengungkapan narkotika jenis ganja sebelumnya dari tersangka berinisial EJ.

“Hasil introgasi tersangka EJ ganja didapat dari NA (DPO) dan mengarah ke lokasi tempat laundry Aulia di Jalan Pahlawan,” tuturnya, Selasa (3/1/2017) malam.

Lebih lanjut dikatakan, saat dilakukan penggerebekan di tempat jasa pencucian pakaian Senin (2/1) sore, NA tengah mengemas barang haram tersebut.

Ganja seberat 525 gram itu sudah dibuat dalam 4 bungkus besar, 4 bungkus kecil dan ditemukan 1 linting ganja di atas meja yang sedianya dipakai sendiri pelaku,” imbuhnya.

Pria kelahiran Cianjur Jawa Barat yang tinggal di Jalan Jabaru RT 02/10 Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor ini kemudian digelandang ke Mapolresta Bogor Kota.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kasus narkotika ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut Satnarkoba,” tandas Yuni. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KRIMINALITAS

Polisi Sita Barang Bukti Tujuh Bungkus Plastik Berisi Sabu

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Jajaran Satnarkoba Polresta Bogor Kota kembali meringkus seorang pemuda penyalahguna narkoba jenis sabu dan ganja, Jumat (11/11/2016). Tersangka atas nama DK (22 tahun), warga Gg. Mesjid RT 04 /04, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti tujuh bungkus plastik klip kecil warna bening masing-masing berisi sabu dengan berat bruto 8.2 gram. Selain itu, satu bungkus plastik klip kecil berisi ganja berat bruto 3.30 gram.

Tersangka ditangkap di Jalan Abesin, Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kronologis penangkapan tersangka berdasarkan laporan informasi dari masyarakat yang resah, bahwa di kawasan Jalan Abesin, Cibogor, sering terjadi tindak pidana narkob. Atas laporan itu, anggota Satnarkoba Polresta Bogor Kota lantas melakukan penyelidikan.

“Tersangka saat ditemui sedang menggunakan kendaraan roda dua merk Honda Beat warna pink. Tersangka sering memperjualbelikan sabu dan langsung kami amankan. Setelah dilakukan penggeledahan, didapat tujuh bungkus plastik klip kecil warna bening yang berisi sabu-sabu dan satu bungkus plastik klip kecil warna bening daun ganja kering yang disimpan di dalam tas selempang yang sedang dipakai tersangka,” kata Kasatnarkoba Polresta Bogor Kota, AKP Yuni Puwanti Kusuma Dewi.

Kepada polisi, tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut hasil membeli dari DA (buron) dengan sistim tempel di daerah Ciomas seharga Rp1,2 juta dan ganja berasal dari RL (buron) yang diberikan oleh RL di rumah tersangka sendiri.

“Saat ini anggota masih mengejar dua DPO dalam pengembangan dan tersangka serta barang bukti diamankan di Polresta Bogor Kota untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka diancam Pasal 114 ayat (1) Pasal 112 ayat (2) Pasal 111 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KRIMINALITAS

Banyak Penculikan Anak, Orang Tua Diminta Waspada Menjaga Anak-Anaknya

Published

on

Bogorzone.com, Bogor – Kasus penculikan anak di Sukabumi mengundang keprihatinan yang sangat mendalam bagi pemerhati hukum yang berprofesi sebagai pengacara dari kantor advokat Bahtera Law Office Consultant, Bahtera Gurning, S.H.,M.H.

“Saya melihat kasus ini kan sudah masuk dalam penanganan kepolisian maka ini pasti sudah menjadi perhatian khusus kepolisian setempat terkait dan harus diungkap tuntas,” kata Bahtera kepada media ini di Bogor, Jumat (4/11/2016).

Seperti diketahui, anak anak di Sukabumi kembali menjadi korban penculikan. Kali ini korbannya 2 orang, masing-masing bernama Hilman Fauzi (11) dan Riko Munandar (8). Beruntung, Hilman berhasil melepaskan diri dari pelaku penculikan meski sempat telantar di Stasiun Kereta Api Cianjur, Minggu (30/10). Sedangkan Riko hingga saat ini masih dalam pencarian.

Dirinya, yakin kepolisian pastinya sedang melakukan tahapan-tahapan yang nantinya bisa mengungkap tuntas motif pelaku dibalik kasus Ini.

Ditanya tentang unsur-unsur pidana penculikan, Bahtera Gurning, S.H.,M.H menjawab bahwa hal itu bisa dilihat di KUHP pasal 328 bunyinya Barang siapa membawa pergi seorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum di bawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lain, atau untuk menempatkan dia dalam keadaan sengsara, diancam karena penculikan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun maka unsur-unsurnya terpapar kurang lebih ada empat, yaitu :

Yang pertama membawa pergi orang dari tempat kediamananya atau tempat tinggalnya sementara. Kedua menjadikan terlantar. Ketiga menempatkan dalam kekuasaannya atau kekuasaan orang lain, yang pastinya unsur terakhir yang keempat yaitu unsur melawan hak.

Tetapi kalau unsur pidana penculikan anak kita bisa melihat juga pasal 330,331 KUHP dan UU Perlindungan anak, didalam pasal 330,331 KUHP unsur pidananya juga yaitu melepaskan anak itu dari kekuasaan yang sah ini dikarenakan yang diculik adalah anak belum cukup umur, dari kekuasaan yang menurut undang undang ditentukan atas dirinya atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu.

Bahtera Gurning juga memberikan masukan khususnya bagi orang tua, yaitu perlunya berhati-hati dalam menjaga anak-anaknya, siapa dan dimana tempat bermainnya, bisa jadi juga kalau orang tua percayakan kepada orang untuk menjaga anak-anak kita, tapi perlu lebih selektif lagi penjagaannya termasuk siapa penjaganya, alamatnya atau identitasnya.

“Hal itu harus diberikan perhatian khusus orang tua secara benar-benar apalagi sekarang banyak kasus-kasus penculikan berujung pada beragam motif-motif kejahatan. (rin)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
November 2016
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Trending