Gaji PHL BPBD Dibawah UMK Kabupaten Bogor

Kota,Apa,Kabar,Kabupaten,Wisata,Kuliner,Icon,Bogor,Bogorzone,Kebun,Raya,KRB,Underpass
Kasubag Umum BPBD Kabupaten Bogor, Fahruloh.

Bogorzone.com, Cibinong – Meski dalam menjalankan tugasnya sangat beresiko tinggi dan selalu menantang bahaya, namun penghasilan para pegawai harian lepas (PHL) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, jauh dari kata layak. Sebab, para pegawai itu hanya mendapatkan gaji sebesar Rp.1.950.000 per bulan dan dibawah upah minimum kerja (UMK) Kabupaten Bogor.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum BPBD Kabupaten Bogor, Fahruloh membenarkan, jika gaji yang diterima para pekerja status PHL di instansinya tidak sampai diangka 2 juta.

“Memang gajih mereka masih jauh dari UMK Kabupaten Bogor yang mencapai angka 3 juta,” ujarnya kepada bogorzone.com di ruangannya.

Menurutnya, BPBD sudah melaporkan persoalan gaji para PHL itu ke Bupati Bogor. Sehingga, tinggal menunggu persetujuan dari bupati saja.

“Kapan gaji PHL naik, kami tidak tahu. Yang jelas kenaikan gaji itu sudah dilaporkan,” papar Fahruloh.

Ia menjelaskan persoalan lain yang ada di BPBD, salah satunya terkait jumlah pegawai. Saat ini, lanjutnya, untuk para pegawai dinilai sangat kekurangan dan perlu dilakukan penambahan.

“Kalau di persentasekan dengan luas wilayah Kabupaten Bogor, BPBD masih kekurangan pegawai setengah dari yang sekarang ada,” jelas Fahruloh.

Untuk pegawai BPBD berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 27 orang, sedangkan pekerja PHL sekitar 50 orang. Jumlah tersebut terpisah dengan tenaga kerja di Damkar yang mencapai 60 tenaga PHL dan 49 PNS.

“Kami berharap agar tahun depan dengan SOTK baru, jumlah pegawai BPBD bertambah. Terlebih tahun depan Damkar terpisah dengan BPBD,” tukas Fahruloh. (ded)