Connect with us

KABUPATEN BOGOR

Antam Buka Akses Jalan Gunung Dahu ke Leuwiliang

Published

on

Kota,Apa,Kabar,Kabupaten,Wisata,Kuliner,Icon,Bogor,Bogorzone,Kebun,Raya,KRB,Underpass

Bogorzone.com, Nanggung – Berpuluh-puluh tahun lamanya warga Kampung Gunung Dahu, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, hidup terisolasi. Kemajuan pembangunan di bumi Tegar Beriman dirasakan sangat lamban oleh mereka.

Kampung Gunung Dahu berada di punggung pegunungan Halimun-Salak. Tanahnya yang subur memberikan keuntungan bagi para petani penggarap dan hasil komoditas pertanian cukup berlimpah.

Namun disayangkan akses jalan menuju lokasi hanya jalan setapak yang cukup terjal di antara tebing tanah dan bibir ngarai. Jalan setapak hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Akses infrastruktur jalan yang buruk membuat warga Gunung Dahu yang mayoritas bekerja di sektor pertanian begitu akrab dengan kemiskinan. Akibat transportasi yang tersumbat, warga Gunung Dahu yang terpencil sulit sejahtera.

Akses jalan di Kampung Gunung Dahu banyak yang masih rusak, berbatu-batu, dan sulit diakses dengan kendaraan roda empat.

Yang lebih ironis, Kampung Gunung Dahu bertetangga dengan Kampung Pabangbon di Kecamatan Leuwiliang yang memiliki akses jalan yang cukup bagus dan memadai.

Beruntung Kepala Desa Bantar Karet, H. Jaro Pepen Sopandi (49 tahun), memiliki inisiatif. Pihaknya lantas menggandeng PT. Antam (Persero) Tbk. UBPE Pongkor untuk mengatasi nasib warganya untuk segera membuka akses jalan.

Pengerjaan proyek jalan ini sendiri dimulai Kamis lalu (24/11/2016). Hingga Senin (28/11/2016), pelebaran jalan dengan menggunakan alat berat masih terus dilakukan. Akses jalan yang dibuka ini nantinya akan menghubungkan Kecamatan Nanggung dan Leuwiliang.

Program ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap pertama akses yang dibangun sepanjang 1 kilometer dengan lebar 8 meter agar dapat dilewati kendaraan roda dua dan roda empat.

Warga Kampung Gunung Dahu juga sangat antusias menyambut pembukaan jalan ini. Anak-anak desa menonton proyek pembukaan jalan. Para petani bagkan ikut membantu berpartisipasi aktif dalam pembukaan akses jalan ini.

Selain itu, beberapa warga yang rumah/tanahnya berhalaman luas rela menghibahkan sebagian tanahnya untuk pengerjaan proyek pembuatan jalan tersebut.

Kepala Desa Bantar Karet, H. Jaro Pepen Sopandi (49), mengungkapkan bahwa musyawarah pembukaan akses jalan ini berlangsung relatif singkat tanpa perdebatan yang panjang. Ia sendiri turun langsung meninjau pengerjaan proyek pada Jumat (25/11/2016).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Antam Pongkor yang telah memberikan bantuannya untuk pembukaan akses jalan Gunung Dahu ke Leuwiliang. Proyek ini diharapkan akan terus memberikan manfaat kepada masyarakat Kampung Dahu pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya,” ujarnya.

Jaro Pepeng menyatakan bahwa akses jalan ini sangat penting terutama untuk membangun jalur distribusi bagi komoditas pertanian sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Proyek ini kelak akan membantu para petani mengangkut hasil tani ke pasar. Pada gilirannya di kemudian hari, jalan ini akan mampu menunjang kemandirian aktivitas ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan warga sekitar PT. Antam (Persero) Tbk. UBPE Pongkor.

Sementara itu, General Manager PT. Antam (Persero) Tbk. UBPE Pongkor, I Gede Gunawan, menegaskan bahwa program yang dilakukan ini sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi masyarakat disekitar wilayah operasi. Di mana hal ini tertuang dalam salah satu Misi Antam 2030 yaitu meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan karyawan serta kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Pertambangan emas Pongkor selama 22 tahun harus diimbangi dengan keberhasilan pembangunan masyarakat sehingga ke depannya masyarakat dapat lebih mandiri dan lebih sejahtera. Antam Pongkor tidak dapat berdiri sendiri dalam membangun daerah sekitar wilayah operasi, untuk itu diperlukan sinergitas yang baik antara stakeholder dalam membangun daerah,” ungkapnya. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

KABUPATEN BOGOR

Hore Tol Bocimi Sudah Bisa Dilalui

Published

on

Bogorzone.com,Ciawi – Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi menjelang hari raya lebaran, dipastikan tidak akan terjadi lagi. Sebab, Tol Bocimi (Bogor, Ciawi, Sukabumi) seksi 1 sepanjang 15,3 KM telah dibukan secara fungsional tanpa tarif pada Jumat (8/6/2018) kemarin siang, tepatnya sejak pukul 13.00 WIB hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1439 hijriah.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada Kamis (7/6/2018), meninjau kondisi Tol Bocimi Seksi I Ciawi-Cigombong.

“Tol Bocimi seksi I dari Ciawi ke Cigombong dengan panjang sekitar 15,3 km ini akan kita fungsikan mulai besok usai Shalat Jumat. Kondisi jalannya sudah mantap dan tengah penyelesaian pemasangan kelengkapan berupa rambu dan marka jalan. Saat ini progres Seksi I telah mencapai 89%,” kata Menteri Basuki.

Untuk mengoptimalkan arus lalu lintas, kendaraan yang diperbolehkan melintas, hanya kendaraan pribadi dengan kecepatan maksimal 40 km per jam. Selain itu juga dilakukan pengaturan dimana untuk tanggal 8-14 Juni 2018, tol fungsional diperuntukan bagi kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi.

“Sedangkan pada hari Idul Fitri, Jumat-Minggu (15-24 Juni 2018) hanya bisa dilewati kendaraan dari arah sebaliknya,” papar Basuki.

Dengan fungsionalnya ruas tol tersebut, akan signifikan mengurangi waktu tempuh Ciawi-Cigombong dari sekitar 1-2 jam menjadi sekitar 20 menit. Selama fungsional, telah disiapkan tiga pintu tol, yakni di pintu Tol Ciawi, kilometer 6+300 Cimande/Caringin, dan kilometer 15+300 Cijeruk/Cigombong.

“Antisipasi kemacetan dilakukan dimana Pintu Tol Caringin akan dibuka jika kepadatan panjang terjadi di pintu tol Cigombong,” ungkap Menteri PUPR tersebut.

Untuk memberikan kenyamanan, lanjut Basuki, pihak pengelola menyediakan tempat perhentian (rest area) sementara bagi pemudik, yakni di kilometer 10+700 yang dilengkapi parkir kendaraan, toilet, dan mushola.

Pembangunan Tol Bocimi dibagi menjadi empat seksi, antara lain Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 km, Seksi II Cigombong- Cibadak 11,9 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 km, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 km.  

“Pembangunannya menggunakan dana investasi badan usaha jalan tol (BUJT)  PT Trans Jabar Toll dengan saham mayoritas dimiliki oleh PT Waskita Toll Road dengan nilai investasi sebesar Rp 15,95 triliun,” jelas Basuki.

Kehadiran Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 54 km ini, sambungnya, dapat menjadi jalan alternatif menuju Jawa Barat bagian Selatan, terutama bagi angkutan logistik yang selama ini harus berhadapan dengan kemacetan pada ruas jalan Ciawi-Cigombong-Cicurug-Cibadak.

Tol Bocimi juga akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang sekitar 67 km bila melalui jalan arteri, dari semula sekitar 5 jam menjadi sekitar 1-2 jam saja.

“Semakin lancarnya konektivitas diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah Sukabumi serta mendukung kawasan wisata di selatan Jawa seperti Pelabuhan Ratu,” tukas Menteri Basuki. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Sekda Lantik Ratusan Pejabat Eselon IV

Published

on

Suasana pelantikan 338 Pejabat Administrasi Pengawas (Eselon IV) di Gedung Tegar Beriman, Selasa (15/4/2018).

Bogorzone.com, Cibinong – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar melantik 338 Pejabat Administrasi Pengawas (Eselon IV) di Gedung Tegar Beriman, Selasa (15/4/2018). Adang ditemanin Kepala BKPP Dadang Irfan dan Inspektur Kabupaten Bogor Kabupaten Bogor Benny Delyuzar.

Dalam sambutannya, Adang berpesan agar para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah jabatan dengan baik dan penuh tanggung jawab, sebagai wujud komitmen untuk memberikan pelayanan publik terbaik.

“Berikan pelayanan yang terbaik agar masyarakat merasakan keberadaan Pemerintah, karena posisi kalian berhadapan langsung dengan masyarakat, dengan peran dan tugas yang berkaitan dengan aspek teknis, perencanaan awal dan kontrol terhadap kinerja pegawai yang berada di dalam tanggung jawab kalian,” ujarnya.

Disamping itu, Adang mengingatkan, dalam kontestasi pilkada yang sedang berlangsung di Kabupaten Bogor, agar para ASN bersikap netral atau tidak berpiihak kepada pasangan calon sesuai dengan yang diamanatkan undang-undang. Dirinya juga meminta para pejabat yang dilantik untuk mensosialisasikan aturan ini kepada pegawai di unit kerjanya masing-masing.

 “Prinsipnya jaga netralitas kita sebagai ASN melalui sikap, ucapan, perbuatan maupun tindakan yang mengarah kepada dukungan ke salah satu calon. Saya ingatkan bahwa sudah ada beberapa pejabat maupun staf di lingkup Pemkab Bogor yang sudah diberikan sanksi. Jadi saya minta sekali lagi, untuk jaga netralitas kalian,” tukas Adang. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KABUPATEN BOGOR

Ganti Untung Lahan Tol Bocimi, Warga Cimande Hilir Minta Keadilan

Published

on

Bogorzone.com, Caringin – Warga Kampung Tenggek, RT 01/2, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, meminta keadilan kepada pemerintah. Hal itu terkait adanya dugaan intimidasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembayaran ganti untung lahan Tol Bocimi.

Apid (30), pemilik lahan yang saat ini belum dilakukan ganti untung PUPR mengatakan, pihaknya merasa terintimidasi oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian PUPR. Sebab, lahan miliknya seluas 164 meter, dibayar tidak sesuai yang diinginkan.

“Kami minta ganti untung lahan yang terkena pembebasan pembangunan Tol Bocimi sebesar Rp.500 juta. Tapi pihak PUPR hanya akan membayar sebesar Rp.351 juta,” ujarnya kepada Bogorzone.com, Senin (7/5/2018) siang.

Menurutnya, permintaan ganti untung lahan berikut bangunan yang sudah ditempati keluarganya selama puluhan tahun itu, sangat berasalan. Karena, dari awal pembebasan lahan untuk mega proyek tol tersebut, dinilai telah terjadi kejanggalan.

“Masa di satu hamparan lahan yang sama, harga ganti untung kepada pemilik berbeda-beda. Bahkan ada yang lebih tinggi harganya daripada lahan milik kami,” papar Apid.

Selain itu, ketidak adilan yang dilakukan pihak PUPR atau tim pembebasan lahan dari pemerintah, saat pihaknya mengajukan keberatan dengan harga yang sudah ditentukan.

Harusnya, lanjut Apid, baik itu pihak pemerintah desa, kecamatan, kabupaten hingga pemerintah pusat, melakukan musyawarah dengan para pemilik lahan yang keberatan.

“Saat ini ada tiga bidang di Desa Cimande Hilir yang lahannya belum dilakukan pembayaran ganti untung. Semuanya termasuk kami ingin ada perubahan harga ganti untung, sayang nya tidak ada upaya musyawarah, malah melakukan konsinyasi,” ungkapnya.

Apid menegaskan, pihaknya tidak akan menyerah dengan permasalahan tersebut. Terlebih, dari awal pihaknya sudah mengajukan keberatan dengan ganti untung yang diberikan pemerintah.

“Kami sebagai warga awam yang tidak tahu hukum, hanya minta keadilan. Ini lahan kami ko, kenapa harus dipaksa di jual tidak sesuai keinginan. Parahnya lagi, kami diminta untuk keluar dari rumah oleh pihak pengadilan negeri (PN) Cibinong sampai tanggal 9 Mei, sedangkan pembayaran ganti untung belum diterima kami,” tukasnya.

Pantauan di lokasi pembangunan Tol Bocimi, dari ketiga bidang lahan yang belum dibayar ganti untung, masih berdiri kokoh bangunan rumah dan ditempati beberapa kepala keluarga (KK). (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
November 2016
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Trending