Connect with us

KAMPUS

Perempuan Anti Korupsi Edukasi Siswa SMAN 4

Published

on

Kota,Apa,Kabar,Kabupaten,Wisata,Kuliner,Icon,Bogor,Bogorzone,Kebun,Raya,KRB,Underpass

Bogor – Komunitas Perempuan Bogor Anti Korupsi (PBAK) memberikan edukasi tentang anti korupsi kepada siswa di sekolah SMA Negeri 4 Bogor. Pembelajaran selama tiga jam disekolah tersebut di mulai dengan pemaparan materi, penayangan film, hingga melakukan permainan terkait anti korupsi.

Ketua Komunitas PBAK Hania Rahma mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sekolah yang transparan, bersih, partisipati dan akuntabel.

“Edukasi anti korupsi ini tidak hanya ditujukan bagi siswa, tetapi bagi guru juga. Hal ini agar sekolah mampu memperbaiki tata kelola administrasinya dengan lebih trasnparan,” kata Hania.

Hania juga menambahkan, bahwa progam ini akan dilakukan ke 32 sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK/MA di Kota Bogor selama satu tahun penuh.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor H. Fahrudin mengatakan, program yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor dengan komunitas PBAK ini untuk mengedukasi sekolah dari mulai siswa hingga dewan guru. Karena bahaya korupsi itu dimulai dari hal sepele dan dimana saja seperti di sekolah. Ia mencontohkan, menyontek yang menjadi kebiasaan dianggap sepele. Padahal hal sepele tersebut memicu tindakan korupsi yang lebih besar dikemudian hari.

“Intinya disini mengedukasi dan melatih siswa menjadi diri sendiri dan percaya dengan dirinya,” jelas Fahrudin.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Wakil Kesiswaan SMAN 4 Kota Bogor Dadi. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus sebagai pembelajaran langsung dari pihak-pihak yang berkompenten dan sangat memahami tentang bahaya korupsi.
Tidak hanya sekadar melalui pembelajaran dikelas saat Mata Pelajaran PPKN, Agama ataupun Budi Pekerti dengan waktu yang terbatas.

“Pendidikan anti korupsi sangat penting bagi siswa yang akan menjadi generasi kedepan sehingga tidak akan salah langkah,” tutur Dadi.

Disela kegiatan siswa kelas XI Yafi Yasya Fadilah mengaku, dirinya sangat senang dengan adanya edukasi anti korupsi dari komunitas PBAK. Apalagi pembelajaran ini bisa mencegah korupsi sejak dini. Membuat seru edukasi ini dikemas menyenangkan ada game anti korupsi.

“Edukasi ini memberikan siswa pengetahuan akan bahaya korupsi sekaligus bisa mencegah terjadinya korupsi di sekolah,” pungkas Yafi. (hrs).


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KAMPUS

Peduli Muslim Rohingya, Ratusan Pelajar SDN Cibogo Gelar Doa Bersama

Published

on

Bogorzone.com, Cigombong – Ratusan pelajar sekolah dasar negeri (SDN) Cibogo, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mengelar doa bersama di halaman sekolah, Sabtu (9/9/2017). Aksi doa dan sholawat nabi itu, dilakukan para siswa-siswi dan guru sebagai bentuk kepedulian terhadap muslim Rohingya di Myanmar.

Yanti Ismawati, guru SDN Cibogo mengatakan, doa dan sholawat bersama yang di lakukan semua siswa-siswi di sekolah nya itu, sebagai bentuk kemanusiaan terhadap warga muslim Rohingya yang mengalami kekejaman.

“Kami disini sangat mengutuk kekejaman yang dialami muslim Rohingya,” ujarnya kepada Bogorzone.com.

Menurutnya, dalam aksi yang di mulai dari pukul 08-10 WIB itu, siswa-siswi maupun guru mendoakan agar warga muslim Rohingya diberikan kekuatan, ketabahan serta selalu dalam lindungan Allah SWT.

“Alhamdulillah, kami juga mengumpulkan uang sumbangan untuk diberikan kepada muslim Rohingya yang saat ini sedang diungsikan di Bangladesh,” papar Yanti.

Usmaulsanti, siswi kelas V SDN Cibogo mengaku prihatin dengan keberadaan muslim di Rohingya Myanmar. Sehingga, semua siswa-siswi​ di sekolah ini mengelar aksi doa bersama sambil bersholawat.

“Mudah-mudahan doa kami semua didengar Allah SWT. Dan semua muslim Rohingya yang sekarang sudah mengungsi di Bangladesh, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani musibah tersebut,” tukasnya. (ris)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KAMPUS

Sistem Zonasi dalam Penerimaan Murid Baru Minim Sosialisasi

Published

on

Bogorzone.com, Caringin – Mulai tahun ajaran baru 2017-2018, penerimaan peserta didik baru (PPDB) di setiap sekolah negeri menerapkan sistem zonasi dan besaran nilai skors calon murid baru. Meski dinilai bagus, namun penerapan sistem ini masih minim sosialisasi.

“Bagus. Niat pemerintah dengan sistem zonasi ini salah satunya untuk menghilangkan status sekolah favorit sehingga ada pemerataan. Selain itu siswa yang tinggal di kecamatan A diharapkan sekolah di kecamatan A. Tapi, saya merasakan sosialisasinya masih minim,” kata Ketua PGRI Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Engkas Kasmawinata.

Lantaran, lanjut Engkas, pada kenyataannya memang di sekolah-sekolah yang dianggap favorit itu sarana prasarana atau fasilitas dan guru-gurunya lebih lengkap.

Selain itu, saat ini jumlah calon siswa tidak sedikit yang lebih dekat jaraknya jika bersekolah ke lokasi sekolah di kecamatan tetangganya. “Misalnya calon siswa tinggal di Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Maka sebetulnya lebih dekat sekolah ke SMA atau SMP Ciawi di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor,” katanya menyontohkan.

Terkait dengan sistem skors yang diterapkan pihak sekolah bagi calon murid baru, kata Engkas, hal ini untuk menyesuaikan dengan jumlah kuota bangku yang tersedia di sekolah tersebut. “Memang tidak menutup kemungkinan sekolah menerima calon siswa dari luar kecamatan kalau nilai skornya tinggi,” imbuh Engkas. (cep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KAMPUS

Pomad Renovasi Gedung SDN 1 Palasari Cileungsi

Published

on

Bogorzone.com, Cileungsi – Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) mengadakan karya bakti dan bakti sosial bertempat di SDN 1 Palasari Cileungsi. Pomad berkesempatan merenovasi sekolah dan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar, pada Kamis (8/6/2017).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti dan Danpuspomad, Mayjen TNI Dedi Iswanto.

Bupati Bogor mengucapkan rasa terima kasih karena telah melakukan rehabilitasi pembangunan SDN 1 Palasari Kecamatan Cileungsi ini, sehingga kondisi sekolah menjadi lebih representatif, baik dalam proses belajar mengajar, maupun bagi pengembangan situasi sosial yang kondusif di sekitarnya.

“Pomad memberi ruang ekspresi kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Ini merupakan salah satu modal penting dalam membangun tatanan sosial yang rukun, damai, sejahtera dan berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, Nurhayanti menyatakan, inisiatif dan partisipasi berbagai pihak untuk membantu upaya rehabilitasi bangunan sekolah, merupakan dukungan yang sangat membesarkan hati dan memberi harapan berkurangnya putus sekolah.

Sehingga, sambung bupati, pada gilirannya mampu mencapai target rata rata lama sekolah 9 tahun atau minimal 8,10 tahun pada tahun 2018 mendatang.

“Partisipasi Pomad dalam merehabilitasi SDN 1 Palasari Cileungsi diharapkan berhasil menguatkan kesadaran, bahwa pembangunan bukan hanya merupakan tugas pemeintah, tetapi kewajiban bersama seluruh komponen masyarakat, termasuk TNI sebagai salah satu unsur pelindung, pembina, pembimbing dan pendorong dalam segala aspek kehidupan maupun penghidupan rakyat,” imbuhnya.

Nurhayanti berharap, seluruh warga SDN 1 Palasari, mulai dari kepala sekolah sampai peserta didik, agar hasil rehabilitasi gedung sekolah ini dipelihara dengan baik dan dapat didayagunakan dalam jangka panjang.

Danpuspomad, Mayjen TNI Dedi Iswanto mengatakan, setiap tahunnya Pomad selalu mengadakan karya bhakti dan bhakti sosial yang bertujuan membantu masyarakat. Dengan begitu, keberadaan TNI ada ditengah-tengah masyarakat.

Dedi mengungkapkan, dipilihnya bidang pendidikan, karena sekolah merupakan sarana yang sangat penting untuk menciptakan generasi penerus bangsa berakhlak mulia dan berkarakter.

“Saya ingin kedepan generasi penerus bangsa ini, berbudi pekerti yang baik agar tercipta generasi emas,” tukasnya. (ded)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
April 2016
M T W T F S S
    May »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Trending